Sedang mengendarai mobil atau bus menuju tempat wisata, namun tiba-tiba anak mengalami mabuk perjalanan sampai rewel dan tidak nyaman?
Waduh, pastinya Anda ikut bingung, ya? Yuk pelajari cara mengatasi anak mabuk perjalanan agar segera membaik dan bisa menikmati liburan dengan menyenangkan.
Penyebab Anak Mabuk Perjalanan
Sebelum masuk ke cara mengatasi anak mabuk perjalanan, kita pahami dulu penyebabnya agar Anda bisa mencegahnya.
1. Sistem Keseimbangan Tubuh Belum Matang
Mabuk perjalanan biasanya dialami oleh anak berusia 2-12 tahun. Kondisi tersebut dapat terjadi karena terjadinya rangsangan pergerakan yang berlebihan pada organ keseimbangan.
Informasi yang diterima oleh otak dari mata berbeda. Bagian mata melihat lingkungan yang stabil, sementara pada telinga bagian dalam merasakan adanya gerakan.
Inilah yang menyebabkan otak menjadi bingung sehingga kemudian memicu mual. Apabila sistem vestibular yang bertugas untuk menjaga keseimbangan mengalami disfungsi dapat menyebabkan mabuk perjalanan lebih rentan.
2. Makan Berlebihan Sebelum Berangkat
Makan sebelum melakukan perjalanan memang baik, tetapi jangan terlalu berlebihan. Makan secukupnya saja sekitar 1-2 jam sebelum perjalanan dimulai. Jangan menyuapi anak makan terlalu kenyang.
3. Fokus Terlalu Lama Pada Layar Gadget
Ketika anak Anda bermain gadget di perjalanan, akan membuat otak, telinga, dan mata kacau ketika mencerna informasi. Sehingga menimbulkan rasa pusing dan mual. Lebih baik biarkan anak istirahat alih-alih bermain gadget.
Baca: 3 Cara Efektif Mengajarkan Anak Mulai Membaca dengan Baik
Cara Mengatasinya dengan Aman
Untuk mengatasinya, Anda bisa menerapkan tips cara mengatasi anak mabuk perjalanan berikut ini:
1. Pastikan Anak Duduk di Posisi Stabil
Cara mengatasi anak mabuk perjalanan yang pertama adalah memastikan anak duduk pada posisi yang stabil. Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia atau IDAI, posisi paling aman untuk anak agar tidak mabuk perjalanan adalah pada barisan tengah atau depan.
Kursi bagian tengah memberikan anak keleluasaan untuk memandang lingkungan luar dan sensasi terguncang akan berkurang.
2. Hindari Makanan Berat Saat Berangkat
Pastikan anak tidak makan terlalu berat sebelum berangkat. Makanan berat yang dimaksud adalah berminyak dan dalam porsi besar.
Makanan tersebut dapat memicu mual pada anak. Jadi jika anak harus makan terlebih dahulu, lakukan beberapa jam sebelumnya. Setelah itu, anak boleh makan tapi yang ringan-ringan saja.
Kondisi tersebut berlaku untuk perjalanan jauh. Jika perjalanannya dekat, lebih baik makan ketika sampai di tempat tujuan.
3. Ajak Anak Bernapas Dalam dan Rileks
Arahkan anak untuk menarik napasnya dalam-dalam lewat hidung. Setelah itu tahan napas selama beberapa detik, dan hembuskan pelan-pelan lewat mulut.
Teknik tersebut akan membantu anak menjadi lebih rileks karena sistem saraf lebih tenang, rasa panik yang berkurang, dan mengurangi mual.
4. Atur Sirkulasi Udara dengan Benar
Sirkulasi udara yang kurang baik juga bisa menyebabkan anak mabuk perjalanan. Oleh karena itu, pastikan sirkulasi udara kendaraan Anda sudah baik.
Pastikan juga udara di dalam mobil bersih dan tidak ada aroma menyengat. Anda bisa membersihkan mobil secara teratur untuk mencegah aroma menyengat tersebut.
5. Melakukan Perjalanan Pada Jam Tidur Anak
Apabila memang memungkinkan, Anda bisa melakukan perjalanan pada jam-jam anak akan tidur. Sehingga ketika sedang dalam perjalanan anak tidak banyak melakukan kegiatan sehingga mengurangi rasa mual dan pusingnya.
Baca: 7 Manfaat Renang untuk Anak dan Usia Mulainya
Cegah Mabuk Perjalanan Lewat Gymnastic

Untuk menghindari kondisi yang lebih parah, Anda bisa menerapkan cara mengatasi anak mabuk perjalanan dengan melatih keseimbangan dan kontrol tubuh anak lewat kelas Gymnastic di Sparks Sports Academy!
Gerakan dasar di kelas ini akan membantu sistem sensorik anak menjadi lebih stabil. Yuk segera daftarkan buah hati Anda!







