3 Penyebab Bayi Suka Menjambak Rambut Sendiri dan Cara Mengatasinya

3 Penyebab Bayi Suka Menjambak Rambut Sendiri dan Cara Mengatasinya

Table of Contents

Melihat anak bayi suka jambak rambut sendiri tentu membuat banyak orang tua panik atau bingung. Apakah ini tanda stres, kebiasaan buruk, atau gangguan tertentu? Faktanya, perilaku menjambak rambut pada bayi adalah hal yang cukup umum dan sering kali tidak berbahaya. 

Sebagian besar bayi melakukannya karena rasa penasaran terhadap tubuh mereka sendiri, terutama saat mulai mengenali bagian kepala dan rambut.

Penyebab Bayi Menarik Rambut Sendiri

Sebelum khawatir berlebihan, penting bagi orang tua memahami alasan di balik perilaku ini. Menarik rambut sendiri pada bayi bukan selalu tanda stres, melainkan bisa menjadi bagian dari proses tumbuh kembang yang alami dan penuh rasa ingin tahu.

Berikut beberapa penyebab kenapa bayi suka menarik rambut sendiri yang perlu Anda ketahui:

1. Rasa Penasaran terhadap Tubuhnya

Pada usia beberapa bulan, bayi mulai mengeksplorasi tubuhnya sendiri, dari jari tangan, kaki, hingga rambut. Menarik rambut bisa menjadi cara mereka mengenali sensasi baru yang muncul. 

Jadi, ketika anak bayi suka jambak rambut sendiri, ini sering kali hanya bagian dari proses eksplorasi alami yang tidak perlu dikhawatirkan.

2. Reaksi Saat Bosan atau Lelah

Sama seperti orang dewasa yang bisa memainkan rambut saat bosan, bayi juga bisa melakukan hal serupa. Saat merasa jenuh, lelah, atau mengantuk, sebagian bayi menjambak rambut sebagai bentuk kebiasaan untuk menenangkan diri. 

Biasanya, perilaku ini muncul menjelang waktu tidur atau ketika bayi tidak mendapatkan cukup stimulasi.

3. Butuh Stimulasi Sensori Tambahan

Bayi yang sedang berkembang pesat memiliki rasa ingin tahu tinggi terhadap rangsangan di sekitarnya. Rambut memiliki tekstur yang unik dan menarik untuk disentuh, sehingga mereka tertarik memainkannya berulang kali. 

Pada beberapa bayi dengan kebutuhan sensori lebih tinggi, tindakan ini bisa menjadi cara untuk mendapatkan sensasi yang menenangkan.

Cara Mengatasinya di Rumah

Setelah mengetahui penyebabnya, langkah selanjutnya adalah membantu bayi agar tidak terus menarik rambutnya. Dengan pendekatan yang lembut dan konsisten, orang tua bisa mengalihkan kebiasaan ini menjadi aktivitas yang lebih aman dan menenangkan di rumah.

1. Beri Mainan Lembut untuk Dialihkan

Saat bayi mulai menarik rambutnya, berikan mainan lembut seperti boneka kain atau teether bertekstur halus. 

Mainan ini bisa menjadi alternatif yang aman untuk menyalurkan rasa penasaran tanpa melukai diri sendiri. Pastikan benda yang diberikan bersih dan sesuai usia bayi.

2. Ciptakan Rutinitas Tidur yang Nyaman

Bila kebiasaan menjambak rambut muncul ketika bayi mengantuk, coba perbaiki rutinitas tidurnya. Suasana kamar yang tenang, cahaya redup, dan musik lembut bisa membantu bayi lebih cepat rileks tanpa harus mencari cara lain untuk menenangkan diri.

3. Jangan Menegur dengan Keras

Menghardik atau menegur bayi justru bisa membuatnya kaget dan semakin bingung. Sebaliknya, tanggapi dengan lembut. 

Pegang tangannya dengan pelan sambil mengatakan, “Sayang, jangan tarik rambutnya, nanti sakit,” agar bayi mulai memahami bahwa tindakan tersebut tidak nyaman.

Kebiasaan anak bayi suka jambak rambut sendiri umumnya akan hilang seiring dengan bertambahnya usia dan kemampuan motoriknya. Orang tua cukup mendampingi dengan sabar dan memberikan stimulasi positif.

Untuk membantu bayi menyalurkan rasa ingin tahu dan sensasinya dengan cara yang lebih sehat, ikuti kelas Sensori di Sparks Sports Academy! 

Program ini dirancang khusus untuk membantu bayi mengenali pancaindra dengan aman dan menyenangkan melalui permainan lembut. Dengan stimulasi yang tepat, bayi tumbuh lebih tenang, seimbang, dan bahagia.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%