Kemampuan berhitung menjadi dasar penting perkembangan kognitif anak. Ketika anak mengenal angka lebih awal, logika dan pola pun akan lebih mudah mereka pahami. Lantas, bagaimana cara mengajarkan anak berhitung? Simak untuk proses belajar yang lebih menyenangkan dan membantu anak lebih percaya diri saat masuk sekolah!
Key Takeaways:
- Cara mengajarkan anak berhitung yang tepat dapat membuat proses belajar lebih menyenangkan dan membantu anak memahami angka secara alami.
- Melibatkan permainan, cerita, visual, dan aktivitas harian akan membuat anak lebih cepat menguasai logika angka tanpa terasa dipaksa.
- Dukungan aktivitas fisik dapat membantu meningkatkan fokus, disiplin, dan kemampuan motorik yang ikut memperkuat proses belajar berhitung.
Cara Mengajarkan Anak Berhitung yang Mudah Dicontoh
Mengutip Reynolds di Journal AMCA, anak-anak yang dalam kehidupan sehari-hari mengenal konsep angka dapat mengembangkan kemampuan berpikir, logika, dan problem-solving. Agar lebih jelas, berikut rangkaian cara praktis yang bisa Anda gunakan untuk mendampingi anak belajar angka sejak dini.
1. Memanfaatkan Benda Sehari-hari
Salah satu cara paling sederhana untuk mengajarkan anak berhitung adalah menggunakan benda-benda yang ada di sekitar. Anak belajar lebih cepat ketika melihat dan menyentuh objek nyata.
Misalnya dengan menghitung buah, sendok, mobil-mobilan, atau kancing baju. Aktivitas ini akan membantu anak memahami bahwa angka bukan hanya simbol, tetapi representasi dari jumlah benda.
Dengan membiarkan anak memegang dan memindahkan benda tersebut, mereka dapat belajar konsistensi hitungan, mengenal pola, dan memahami konsep lebih banyak dan lebih sedikit. Ini juga dapat menumbuhkan rasa ingin tahu karena anak melihat langsung hubungan antara angka dan dunia nyata.
2. Belajar Lewat Game Interaktif
Cara mengajarkan anak berhitung berikutnya adalah mengubah proses belajar menjadi permainan. Anak-anak cenderung menyerap informasi lebih cepat ketika mereka merasa sedang bermain, bukan belajar. Permainan seperti puzzle angka, kartu hitung, atau papan berhitung bisa membuat mereka lebih fokus.
Aktivitas interaktif ini bukan hanya mengajarkan angka, tetapi juga melatih kemampuan motorik, konsentrasi, dan penyelesaian masalah. Semakin menyenangkan pengalaman berhitungnya, semakin besar pula kemungkinan anak mengembangkan minat pada matematika sejak dini.
3. Menggunakan Lagu dan Ritme
Anak kecil memiliki ingatan kuat terhadap nada dan ritme. Menurut situs Zero to Three, musik dapat meningkatkan ingatan, pola belajar, dan kemampuan bahasa anak, sehingga lagu angka menjadi metode efektif untuk mengenalkan urutan angka sejak dini.
Lagu seperti “Satu-satu aku sayang Ibu” atau “Ten Little Fingers” dapat membantu anak mengingat angka tanpa sadar. Melalui ritme, anak akan belajar lebih cepat karena musik merangsang area otak yang berkaitan dengan bahasa dan matematika.
4. Mengajak Anak Terlibat Dalam Aktivitas Harian
Cara mengajarkan anak berhitung dapat diterapkan melalui berbagai momen sehari-hari. Ketika memasak, orang tua bisa meminta anak menghitung jumlah telur, sendok tepung, atau potongan bahan. Ketika berbelanja, anak bisa Anda ajak menghitung buah yang masuk ke keranjang.
Aktivitas sehari-hari akan membuat konsep angka terasa relevan. Anak pun tidak merasa sedang belajar, tetapi mereka memahami bahwa berhitung terpakai dalam kehidupan nyata. Kebiasaan kecil ini secara perlahan akan membentuk pondasi logika yang kuat.
5. Gunakan Visual yang Menarik
Anak-anak sangat tertarik pada warna dan bentuk. Oleh karena itu, poster angka, kartu warna-warni, dan buku bergambar menjadi alat efektif dalam mengajarkan konsep hitungan. Visual yang terang juga membantu otak anak memproses informasi lebih cepat dan mengasosiasikan angka dengan gambar tertentu
Ketika visual dan angka Anda padukan, anak akan lebih mudah mengingat dan memahami konsep kuantitas. Metode ini umumnya sangat cocok untuk anak yang senang dengan aktivitas visual maupun seni.
6. Menerapkan Konsep Berhitung Melalui Cerita
Cerita adalah jembatan kuat antara imajinasi dan pembelajaran. Ini juga menjadi cara mengajarkan anak berhitung yang lebih lembut dan menyenangkan. Orang tua bisa menggunakan buku cerita yang melibatkan hitungan, seperti “Ada 3 kelinci berlari…” atau “Pohon ini punya 5 apel merah.”
Metode ini akan membantu anak membayangkan angka secara konkret melalui narasi. Mereka pun dapat belajar berhitung tanpa terpaksa, karena fokus utama tetap pada tokoh dan alur ceritanya.
7. Gunakan Aplikasi Pembelajaran yang Tepat
Di era digital, aplikasi edukasi bisa menjadi pendukung efektif dalam mengajarkan anak berhitung agar pembelajaran terasa lebih menyenangkan. Banyak aplikasi interaktif yang menghadirkan permainan matematika sederhana yang aman dan ramah anak.
Teknologi yang dirancang khusus untuk anak usia dini juga bisa membuat mereka belajar dalam suasana ceria. Namun, pastikan penggunaannya tetap diawasi dan dibatasi agar tidak mengganggu aktivitas fisik maupun interaksi sosial langsung.
Sudah Menemukan Cara Mengajarkan Anak Berhitung yang Tepat?
Berbagai cara mengajarkan anak berhitung dapat diterapkan dengan mudah selama prosesnya dibuat menyenangkan dan penuh eksplorasi. Pendekatan yang ramah, konsisten, dan dekat dengan kehidupan sehari-hari akan membantu anak memahami angka tanpa tekanan dan membuat mereka lebih percaya diri.
Namun, agar perkembangan mereka lebih optimal, penting juga menyeimbangkannya dengan aktivitas fisik yang mendukung daya fokus, karakter, dan motorik. Program di Spark Sports Academy sendiri dapat membantu anak mengembangkan keterampilan tersebut melalui olahraga yang terarah dan menyenangkan.
Lewat lingkungan yang mendukung dengan pendekatan modern, akademi ini menjadi tempat yang tepat untuk membantu anak tumbuh secara holistik. Ayo, daftarkan anak Anda!







