Ada kalanya seorang anak mendadak malas atau ogah untuk pergi sekolah. Daripada marah kepada anak dan membuat mereka semakin rewel, akan lebih baik jika Anda mempelajari cara-cara positif untuk mendukung si kecil kembali bersemangat. Lantas, apa saja cara membujuk anak agar mau sekolah? Simak selengkapnya di sini!
Key Takeaways
- Penyebab anak tidak mau sekolah bisa sangat beragam, bisa karena ketidaknyamanan lingkungan, situasi yang buruk, mencari perhatian, bahkan untuk mencari kesenangan di luar sekolah.
- Orang tua sebaiknya menunjukkan empati pada masalah anak, serta memberi nasehat tentang pentingnya sekolah.
- Berdiskusi dengan guru dan ahli psikiater juga sangat disarankan. Jika perlu, orang tua dapat menemani anak pergi sekolah dan memberi pujian atas prestasi mereka.
Cara Membujuk Anak Agar Mau Sekolah
Menurut Setzer & Salzhauer di Jurnal Psikologi UGM, penyebab anak mogok sekolah cukup bervariasi, seperti untuk menghindari suatu objek, situasi tak nyaman, mencari perhatian, dan mengejar kesenangan. Nah, untuk dapat memahami dan mengatasi masalah ini, mari simak cara-cara berikut.
1. Ajak Anak untuk Berbicara Tentang Masalahnya
Melansir Journal National Library of Medicine, mogok sekolah atau school refusal bukan sebuah gangguan emosional, namun dapat menjadi gejala gangguan kecemasan pada anak. Karena itu, setiap orang yang terlibat dalam tumbuh kembang anak, termasuk orang tua harus waspada dan dapat memberikan perhatian.
Jangan biarkan anak memendam pikiran dan perasaannya seorang diri. Ajaklah mereka untuk duduk bersama Anda, kemudian bujuk dia untuk menceritakan apa yang membuatnya tak mau pergi sekolah. Setelah itu, carilah solusi bersama untuk meringankan beban pikiran anak.
2. Tunjukkan Empati dan Kesabaran kepada Anak
Anak yang bersikap rewel dan banyak menangis sebenarnya wajar, apalagi jika menyangkut urusan sekolah. Alih-alih marah dan kesal, akan lebih baik jika Anda menunjukkan rasa empati kepada anak. Cobalah untuk lebih bersabar dan dengarkan keluhan si kecil agar Anda bisa membantunya bersikap lebih dewasa.
3. Nasehatkan Pentingnya Belajar di Sekolah
Mendidik anak tentang pentingnya belajar juga bisa menjadi cara membujuk anak agar mau sekolah. Beri tahu mereka secara perlahan bahwa sekolah mengajarkan nilai-nilai seperti sikap disiplin, tepat waktu, kerja sama, dan kemampuan bersosialisasi. Di mana hal tersebut belum tentu bisa anak pelajari di rumah atau dari internet.
Namun, tetap tunjukkan bahwa Anda tetap memahami dan memvalidasi perasaan cemas atau takut yang anak rasakan. Tunjukkan bahwa Anda ada untuk membantu mereka melawan ketakutan tersebut.
4. Bantu Anak Bersiap untuk Esok Hari
Ketika anak sedang bersiap untuk menghadapi hari pertamanya di sekolah, biasanya akan rasa was-was di hatinya. Demi mencegah anak dari merasa takut untuk datang ke sekolah, coba Anda bantu mereka untuk mempersiapkan semua keperluannya. Misalnya seperti tas, seragam, buku-buku, hingga sepatu.
Anda juga bisa menemani si kecil saat pergi ke sekolah. Ini juga bisa menjadi sumber motivasi baginya agar lebih bersemangat.
5. Latih Anak untuk Bersosialisasi
Rasa malas si kecil untuk pergi sekolah bisa jadi karena dia kurang pandai dalam bersosialisasi dengan teman sebayanya dan membuat anak merasa ditinggalkan. Oleh sebab itu, bantulah anak untuk bisa berkomunikasi dan menjalin persahabatan dengan teman-teman sekelasnya supaya dia tak merasa tertinggal.
6. Berdiskusi dengan Guru di Sekolah
Guru-guru di sekolah tentu akan merasa curiga kepada anak yang mogok sekolah. Anda pun bisa bertukar pendapat dengan guru untuk menemukan solusi yang terbaik. Cara membujuk anak agar mau sekolah ini perlu secepatnya Anda lakukan jika si kecil menolak bersekolah sampai berhari-hari.
7. Minta Bantuan kepada Ahli Psikiater
Mungkin saja si kecil menjadi korban bullying, sehingga dia merasa takut untuk datang ke sekolahnya. Jika memang orang tua tidak mengerti cara terbaik untuk mengatasi persoalan bullying, maka tidak ada salahnya untuk l berkonsultasi dengan ahli psikiater profesional. Sehingga, anak akan tertolong dan ada jalan keluar untuk mengatasinya.
8. Berikan Pujian atas Prestasi Anak
Pujian juga dapat Anda manfaatkan sebagai alat untuk memotivasi si kecil agar dia terus belajar dan bekerja keras di sekolah. Setiap kali anak Anda pulang dengan membawa nilai bagus atau prestasi lainnya, coba luangkan waktu Anda untuk melihat dan memuji hasil kerja kerasnya.
Sudah Tahu Cara Membujuk Anak Agar Mau Sekolah?
Mengetahui alasan mengapa si kecil tidak mau bersekolah dapat Anda gunakan sebagai sarana menyusun strategi untuk menyelesaikan persoalan ini. Ingat! Jangan menunda-nunda dalam mencari solusinya agar performa akademik anak tidak menurun dan mengganggu konsentrasi belajarnya.
Jika ingin memberikan alternatif lain untuk memicu rasa semangat anak, Anda juga bisa memilih Sparks Sports Academy. Sparks Sports Academy siap mendidik anak Anda lewat permainan kreatif dan beragam olahraga menyenangkan.
Adapun kegiatan motoriknya berupa futsal, bela diri, bola basket, hingga balet. Anak-anak akan menerima pendidikan yang memacu kreativitas dan kemampuan motorik mereka. Apakah Anda tertarik untuk menyekolahkan si kecil di Sparks Sports Academy?







