Tugas Anak di Rumah: 6 Cara Sederhana Mengajarkan Tanggung Jawab Sejak Dini

Tugas Anak di Rumah: 6 Cara Sederhana Mengajarkan Tanggung Jawab Sejak Dini

Table of Contents

Mom/Dad pasti ingin anaknya tumbuh mandiri dan bertanggung jawab, tapi masih bingung mulainya dari mana? Mom/Dad padahal bisa menerapkan kebiasaan kecil namun efektif seperti memberikan tugas anak di rumah. Tugas itu bukan hanya sekedar membantu orang tua, tetapi juga bisa membentuk karakter anak sejak dini.

Di artikel ini akan membahas kenapa memberikan tugas anak di rumah sangat penting bagi perkembangan sosialnya.

Kenapa Melibatkan Anak Sejak Dini dalam Pekerjaan Rumah Pentig?

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah bukan berarti membebani mereka. Justru anak memiliki hak dan kewajiban di rumah sesuai usia dan kemampuannya. Dengan melibatkan anak sejak dini, bahwa tanggung jawab rumah bukan hanya melibatkan orang tua saja tetapi anak juga.

Selain itu, anak juga memahami aturan, belajar disiplin, serta merasa dihargai karena dipercaya melakukan sesuatu. Kebiasaan ini membantu anak tumbuh dengan rasa memiliki dan kepedulian terhadap lingkungan sekitar.

Manfaat Memberikan Tugas Anak di Rumah

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah bisa menjadi proses belajar dan bermain bagi mereka. Berikut adalah manfaat yang didapat anak saat diberi tugas di rumah:

1. Melatih Rasa Tanggung Jawab

Melibatkan anak untuk mengerjakan tugas rumah merupakan latihan bagi mereka untuk bisa bertanggung jawab sejak dini. Dengan memberikan pekerjaan rumah, anak akan terbiasa melakukan pekerjaan rumah tanpa bantuan orang lain. Hal ini akan menumbuhkan rasa tanggung jawab di dirinya secara perlahan.

2. Menumbuhkan Rasa Percaya Diri

Memberikan tugas rumah bisa membantu anak melihat potensi dirinya sendiri. Menyelesaikan tugas rumah dengan baik bisa membuat anak merasa puas dan bangga terhadap dirinya sendiri. Alhasil rasa percaya diri anak bisa meningkat.

3. Meningkatkan Kemampuan Berkomunikasi

Memberikan pekerjaan rumah bisa melatih kemampuan berkomunikasi anak. Komunikasi tidak hanya berbicara, tetapi melihat kemampuan anak dalam menyampaikan, mengolah, serta menerima pesan dengan tepat.

Anak yang memiliki komunikasi yang baik kedepannya jenderung bisa bersosialisasi dan bekerja sebagai tim. Selain itu, anak bisa menyerap pelajaran sekolah dengan baik.

4. Mempererat Hubungan Orang Tua dan Anak

Tugas rumah yang dibantu anak diharapkan bisa meringankan pekerjaan orang tua. Hal ini dapat memungkinkan orang tua dan anak memiliki waktu bersama lebih lama. Dengan begitu, hubungan mereka bisa makin erat.

Selain itu, ketika anak terbiasa membantu pekerjaan rumah, kemungkinan orang tua menjadi strees mengecil.

5. Melatih Anak untuk Mandiri

Dengan memberi anak tugas rumah seperti mencuci, mengepel, atau memasak, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang mandiri dan juga produktif.

6. Menumbuhkan Rasa Empati

Rasa empati pada anak bisa ditumbuhkan dengan memberinya tugas rumah. Anak yang memiliki rasa empati bisa memahami dan menghargai orang lain, menempatkan diri, serta mengelola emosi dengan baik.

Baca juga: 5 Cara Mendidik Anak Agar Mandiri dan Tidak Cengeng

Contoh Pekerjaan Rumah agar Anak Mandiri

Melibatkan anak dalam pekerjaan rumah sejak dini sangat penting untuk melatih kemandirian dan tanggung jawab. Berikut adalah jenis pekerjaan rumah yang cocok untuk anak:

1. Merapikan Tempat Tidur Sendiri

Pekerjaan sederhana ini akan membantu anak belajar disiplin, konsisten, dan tanggung jawab di sekitar lingkungannnya. Mom/Dad bisa mulai kebiasaan si kecil untuk merapikan selimut, bantal, dan guling setiap bangun tidur.

2. Bereskan Mainan Sendiri

Mom/Dad bisa mengajari anak untuk bertanggung jawab merawat barang-barang miliki si anak seperti mainan. Berikan tugas ke anak untuk selalu membereskan mainannya ketika selesai bermain. Selain melatih kemandirian, halini akan membantu anak mehami konsep kepemilikian dan tanggung jawab kepada sekitar.

3. Taruh Cucian Kotor ke Keranjang

Menaruh cucian kotor ke keranjang juga bisa melatih kebersihan dan kemandirian anak. Mom/Dad bisa mengajari anak bahwa pakaian kotor tidak boleh diletakkkan sembarang supaya kamar tetap bersih dan tidak bau.

Mom/Dad bisa meletakkan laundry bag kecil di dekat kamarnya supaya anak bisa melakukannya.

4. Membantu Menata Meja Makan

Ajak anak untuk membantu menata meja seperti meletakan sendik, garpu, atau serbet. Pekerjaan rumah ini bisa meningkatkan kepercayaan diri dan kemampuan mereka serta mengajari kerja sama keluarga.

Setelah selesai makan, ajarkan anak untuk membersihkan meja guna memahami pentingnya kebersihan.

5. Kembalikan Sepati di Rak

Tugas sederhana seperti mengembalikan sepatu ke rak adalah pekerjaan yang bisa meningkatkan kemandirian pada anak. Sediakan rak sepatu yang mudah dijangkau anak agar mereka bisa melakukannya sendiri tanpa bantuan.

6. Buang Sampah di Tempatnya

Mendidik anak untuk membuang sampah di tempatnya adalah cara efektif melatih rasa tanggung jawab dan kebersihan. Tugas ini juga memberikan pemahaman tentang pentingnya menjaga lingkungan.

Cara Anak Belajar Tanggung Jawab Lewat Tugas Anak di Rumah

Mengajari anak tanggung jawab bisa dimulai dari hal sederhana. Jika anak sudah terbiasa dan paham tentang tanggung jawab, maka dengan sendirinya anak langsung paham konsep ini.

Simak beberapa tips dan cara untuk melatih rasa tanggung jawab anak berikut ini.

1. Berikan Pemahaman Sebab-Akibat

Saat anak melakukan kesalahan, Mom/Dad jangan membentak. Ajak anak berdiskusi dengan tenang tentang kesalahan yang dilakukannya, minta anak mengakui dampaknya, dan ajarkan cara memperbaikinya.

2. Ajari Anak Problem Solving

Mom/Dad bisa memberikan anak pilihan dalam situasi tertentu agar mereka belajar memikirkan risiko dan mengambil keputusan yang tepat sejak dini.

3. Mengenalkan Aturan dan Kosekuensi

Beri tahu kepada anak bahwa setiap tindakan memiliki dampak positif atau negatif. Dengan memahami aturan di rumah atau tempat umum, anak akan lebih berhati-hati dalam bertindak.

4. Menjadi Teladan yang Baik

Karena anak adalah peniru ulungm Mom/Dad harus menunjukan perilaku bertanggung jawab secara nyata agar anak bisa mencontohnya.

5. Menerapkan Rutinitas

Jadwal harian yang teratur membantu anak memahami kewajiban tanpa harus diperintah terus menerus. Dengan ini, anak akan menumbuhkan kemandiriannya sendiri.

6. Memberikan Apresiasi

Berikan pujian atau ucapan terima kasih saat anak berhasil menyelesaikan tugasnya. Hal ini akan memotivasi mereka untuk terus bersikap bertanggung jawab di kemudian hari.

Memberikan tugas anak di rumah adalah cara sederhana namun efektif untuk mengajarkan tanggung jawab, kemandirian, dan disiplin sejak dini. Dengan tugas yang sesuai dengan usianya dan dukungan Mom.Dad, anak akan tumbuh menjadi pribadi yang peduli, mandiri, dan siap menghadapi tantangan kedepanya.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%