Inilah 10 Penyebab Anak Nakal yang Tidak Disadari Orang Tua!

Inilah 10 Penyebab Anak Nakal yang Tidak Disadari Orang Tua!

Table of Contents

Orang tua pasti mengeluh jika anaknya sulit diatur, suka membantah, hingga sering tantrum di rumah maupun di luar. Fenomena anak nakal ini dianggap sebagai sifat bawaan yang dipengaruhi oleh lingkungan dan pola asuh. Tanpa disadari, kebiasaan sehari-hari orang tua justru bisa menjadi pemicu anak menjadi nakal.

Penyebab Anak Menjadi Nakal

Mom/Dad harus mengetahui penyebab kenakalan anak sebelum menghadapinya. Hal ini bertujuan mempermudah dalam mengatasi sikap nakalnya.

Berikut adalah beberapa faktor yang menjadi pemicu kenakalan anak:

1. Merasa Tidak Nyaman

Dilansir dari Kids Health, salah satu penyebab anak nakal adalah ia merasa tidak nyaman. Misalnya saat anak berada di lingkungan baru dan sulit beradaptasi. Akibatnya, ia berperilaku buruk seperti marah, rewel, atau mengamuk untuk mengekspresikan keresahan yang dirasakan.

2. Pola Asuh Kurang Tepat

Biasanya, anak menjadi nakal karena memiliki orang tua yang suka mengkritik, terlalu protektif, atau suka melakukan kekerasan di rumah.

3. Anak Merasa Lapar atau Capek

Perkembangan otak anak yang belum sempurna membuat mereka kesulitan mencari tahu masalah pada dirinya. Seperti contoh, saat anak lapar, mereka mengekspresikannya dengan cara gelisah atau marah.

4. Belum Bisa Berkomunikasi dengan Baik

Anak akan kesulitan menyampaikan pesan, apalagi jika tidak sedang diperhatikan. Oleh karena itu, untuk menyampaikan pesannya, kadang anak bisa saja berteriak, menangis, memukul, atau menggigit. Jika sudah melakukan salah satu dari itu, maka cobalah untuk bersabar.

Berikan kasih sayang agar emosinya mereda dan tanyakan baik-baik apa yang diinginkannya.

5. Mencari Perhatian

Anak-anak senang dengan perhatian, baik oleh orang tua atau lingkungan sekitar. Keinginan inilah yang mendorong anak untuk berbuat nakal. Biasanya, anak yang nakal dan sering mencari perhatian adalah anak yang diabaikan orang tuanya karena perceraian, sibuk kerja, atau dijauhi oleh teman-temannya.

Baca juga: 10 Cara Mengatasi Anak Nakal, Orang Tua Wajib Tahu!

6. Memiliki Masalah Medis

Anak menjadi nakal karena dipicu oleh kondisi medis seperti autisme, ADHD, gangguan bipolar, gangguan kecemasan, atau gangguan kompulsif obsesif. Selain itu, anak dengan diseleksia juga sulit belajar dan cenderung mudah frustrasi.

Jika terjadi masalah ini, anak membutuhkan penanganan khusu karena kondisi medisnya.

7. Meniru Perilaku Orang Lain

Anak adalah peniru yang handal. Maka dari itu, sangat penting Mom/Dad mengawasi anak saat sedang bermain atau menonton tayangan televisi

Saat anak mulai meniru hal negatif, Mom/Dad bisa mengehntikannya dan memberi pengertian bahwa hal itu tidak baik dilakukan.

8. Emosi yang Belum Stabil

Anak-anak tidak tahu cara mengendalikan emosinya. Ketika sedang merasa sedih atau kecewa, anak bisa melampiaskannya dengan bertingkah buruk, berteriak, atau bahkan menangis sehingga bisa dianggap sebagai anak nakal.

9. Ingin Merasa bebas Tanpa Aturan

Semakin bertambah usia anak, semakin ingin melakukan kegiatan yang mereka sukai tanpa dibatasi. Ketika diberi batasan oleh orang tua, anak bisa memberontak. Jika terjadi seperti itu, Mom/Dad bisa berbicara serta mendengarkan isi hati dan pikiran anak.

10. Ingin Memperlihatkan Kekuasaannya

Sikap anak yang menentang saat dinasehati orang tua adalah tanda bahwa anak ingin memperlihatkan kekuasaannya. Pada situasi ini, Mom/Dad harus sering berbicara dan berdiskusi baik dengan anak.

Berikan anak pengertian secara perlahan agar anak tidak merasa terintimidasi dan pesan yang disampaikan diterima dengan baik.

Pada dasarnya, anak nakal bukanlah anak yang buruk. Faktor utama penyebab anak menjadi nakal adalah kurangnya perhatian, pola asuh yang keliru, serta mencontoh perilaku lingkungan yang kurang mendukung. Dengan komunikasi yang baik, konsisten, dan memberi contoh positif, kenakalan anak bisa dicegah bahkan diperbaiki sejak dini.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%