Kenali Ciri-Ciri, Penyebab, dan 4 Cara Mengatasi Bingput pada Bayi

Kenali Ciri-Ciri, Penyebab, dan 4 Cara Mengatasi Bingput pada Bayi

Table of Contents

Beberapa ibu mungkin pernah mengalami momen panik saat bayi menolak saat akan menyusui. Padahal sebelumnya menyusu lancar, kini bayi justru rewel. menangis, atau hanya mau dot saja. Kondisi ini dinamakan sebagai Bingung Puting atau Bingput

Bingung Puting atau Bingput adalah tindakan penolakan oleh bayi untuk menyusu pada payudara karena ia kesulitan untuk melekat dan menghisap payudara. Ini bisa terjadi karena bayi sudah dikenalkan dengan media menyusu lain seperti dot atau empeng.

Kondisi ini sering ditemui sampai bayi berumur 5 minggu walaupun pada beberapa kasus masih bisa ditemui sampai bayi berusia 5 bulan.

Bingput bisa membuat proses menyusui terasa stres, baik bagi bayi maupun ibu, jika tidak ditangani dengan tepat.

Ciri-Ciri Bayi Bingput

Sebaiknya ibu jangan panik, coba kenali ciri-ciri bayi bingung puting. Biasanya, bayi bingput akan menunjukan perilaku yang cukup khas saat menyusui seperti:

  • Bayi mendorong lidahnya ke atas saat menghisap dan mendorong payudara keluar dari mulutnya.
  • Mulut bayi tidak terbuka lebar malah menguncup, ketika menyusu sering terlepas, dan menjepit puting pada bagian depan mulut berkali-kali seperti bingung.
  • Bayi akan rewal dan mudah marah karena ASI tidak mengalir semudah di botol dot.

Penyebab Bayi Bingput

Menurut Journal of Perinatology, bingung puting terjadi karena orang tua terlalu dini mengenalkan media menyusui seperti empeng dan dot. Bayi harusnya belajar menghisap secara berbeda pada puting. Bentuk empeng atau dot tidak sama dengan puting begitu juga dengan aliran susunya.

Efek dari empeng dan dot dapat menggangu proses menghisap bayi, karena bayi terbiasa mendapat comfort sucking melalui media tersebut. Hal ini akan mengganggu proses pelekatan bayi pada payudara ibu.

Baca juga: 5 Tanda Bayi Kurang ASI dan Cara Mengatasinya

Cara Mengatasi Bayi Bingput

Bingput bukan kondisi permanen dan masih bisa diatasi denga kesabaran dan langkah yang tepat. Berikut beberapa cara mengatasi bayi bingput yang bisa dicoba:

1. Perbaiki Posisi dan Perlekatan

Susui bayi dengan posisi yang tepat agar perlekatan bayi saat menyusui benar. Posisikan kepala bayi sejajar dengan payudara dan mulutnya harus mancakup lebih banyak areola, bukan hanya puting.

2. Inisiasi Skin to Skin Contact

Lakukan kontak kulit ke kulit sesering mungkin untuk mendorong bayi kembali menyusu dari payudara.

3. Batasi Penggunaan Empeng atau Dot

Jika memungkinkan, hentikan penggunaan empeng atau dot sementara waktu untuk membantu bayi kembali beradaptasi dengan menyusu dari payudara.

4. Gunakan Alternatif Lain

Jika bayi memerlukan suplementasi, pertimbangkan penggunaan sendok, cangkir, atau alat bantu laktasi yang memungkinkan bayi tetap menyusu dari payudara. Alternatifnya antara lain:

  • Finger feeding: Metode pemberian susu melalui jari yang dipasang tabung kecil, membantu bayi belajar menghisap dengan benar sebelum kembali ke payudara.
  • Menyusui dengan cangkir: Menggunakan cangkir kecil untuk memberikan susu kepada bayi dapat membantu menghindari Bingput.

Bingput adalah kondisi yang cukup sering dialami bayi dan bisa membuat proses menyusui menjadi menantang. Dengan mengenali ciri-ciri, memahami penyebab, serta mengatasinya dengan tepat, Ibu bisa membantu bayi kembali menyusui langsung dengan nyaman.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%