Mengutip jurnal Proceedings, strict parenting dapat membuat anak menjadi insecure, mengontrol emosi, hingga masalah psikologis. Lantas, bagaimana cara mengatasi strict parents agar anak tidak selamanya terjebak dalam kubangan stres dan depresi? Mari simak selengkapnya lewat artikel berikut ini!
Key Takeaways
- Strict parents adalah tipe pola asuh di mana orang tua cenderung bersikap otoriter, dominatif, dan memberikan pengawasan ketat sebagai bentuk perlindungan.
- Dalam hal komunikasi dengan orang tua, anak-anak bisa mencoba untuk berbicara dengan jujur dan menjelaskan perasaan mereka dengan tenang.
- Anak-anak perlu bersikap sabar, fokus kepada positive thinking, serta mencari kesempatan di waktu luang.
Cara Mengatasi Strict Parents
Melansir jurnal SABANA, pola asuh strict parents kerap bersifat dominatif dengan pengawasan yang sangat ketat. Jika anak banyak berbohong dan melawan dengan keras, hubungan dengan orang tua bisa memanas dan masalah semakin besar. Lantas, bagaimana cara yang paling baik? Berikut cara yang bisa dicoba!
1. Cari Tahu Alasan Kekangan Orang Tua
Jangan menghakimi, karena sikap ketat orang tua justru biasanya merupakan bentuk kasih sayang dan kepedulian. Meskipun orang tua bersikap kaku dan banyak memberi perintah, semua perilaku tersebut pasti memiliki tujuan dan alasannya tersendiri.
Karena itu, anak sebaiknya harus berani bertanya mengapa orang tua menetapkan aturan tersebut. Anak juga harus mau mendengarkan dan mengerti sudut pandang orang tua. Tujuannya agar mereka bisa memahami apa yang sebetulnya orang tua harapkan.
2. Tumbuhkan Sikap Bertanggung Jawab
Perilaku malas-malasan hanya akan membuat orang tua semakin tidak senang. Karena itu, menumbuhkan sikap bertanggung jawab, disiplin, dan berwatak teguh akan menjadi jalan terbaik.
Ini adalah tanda bahwa anak siap untuk memenuhi perintah orang tua dan memahami konsekuensi. Sehingga, ada kemungkinan anak akan diberikan kebebasan lebih banyak.
3. Dapatkan Rasa Percaya dari Orangtua
Kebiasaan berbohong untuk menghindari hukuman memang biasa dilakukan anak-anak. Namun, hal ini hanya akan membuat orang tua menjadi cepat curiga. Karena itu, cara mengatasi strict parents paling wajib adalah berhenti berbohong dan lebih banyak bersikap jujur.
Mintalah izin jika memang menginginkan sesuatu atau ingin perlu keluar secara jujur. Tunjukkan bahwa hal yang membuat orang tua takut dan kecewa tidak akan pernah terjadi. Tujuannya agar orang tua mau memberi kepercayaan dan hubungan pun menjadi lebih harmonis.
4. Jelaskan Perasaan Secara Tenang dan Logis
Anak-anak seharusnya tak merasa gugup untuk menyampaikan opini dan perasaan mereka kendati orang tuanya banyak memerintah dan tak pernah memuji. Coba jelaskan apa yang ada di benak mereka secara tenang, penuh hormat, dan menggunakan akal sehat supaya orang tua mau mendengar.
5. Berkomunikasi Secara Jujur
Berbicara jujur dan terbuka pasti dapat menghilangkan semua kesalah-pahaman dan melancarkan arus komunikasi antara orang tua dan anak-anak. Cara mengatasi strict parents ini tergolong efektif untuk membantu orang tua mengerti sudut pandang anak, selama anak bertutur kata yang sopan.
6. Miliki Dukungan
Setiap anak biasanya memiliki minimal satu teman atau orang terdekat lain yang dapat mereka manfaatkan sebagai support atau pembela di masa-masa susah. Ini bisa menjadi sarana mencari dukungan emosional atau nasehat jika mereka tak dapat melunakkan hati orang tua.
7. Cari Waktu Senggang untuk Diri Sendiri
Secara umum, orang tua otoriter tidak sama dengan orang tua toxic. Mereka biasanya mungkin memberi waktu istirahat selama anak tidak terlalu banyak bersantai. Anak-anak pun dapat memanfaatkan waktu senggang ini untuk menyegarkan pikiran, membuat resolusi masa depan, atau menemukan motivasi hidup yang hilang.
8. Luangkan Waktu Bersama
Tidak hanya me time untuk diri sendiri, menghabiskan waktu bersama keluarga inti juga dapat menjadi cara mengatasi strict parents. Cobalah untuk bersama-sama menghabiskan waktu luang sebanyak mungkin. Misalnya berjalan-jalan di luar rumah sambil bercerita dengan perasaan yang bebas.
Suasana yang hangat serta harmonis ini tentu akan membuat mood anak dan orang tua bisa lebih baik dan pikiran lebih jernih. Ini juga akan menjadi kesempatan bagi keduanya untuk bisa memperbaiki diri dan saling memahami demi kebaikan bersama.
Baca juga: 7 Alasan Strict Parents Suka Mengatur Anak Secara Berlebihan
Mengerti Bagaimana Cara Mengatasi Strict Parents?
Mungkin orang tua bisa saja merasa bahwa dirinya paling benar, tetapi jangan sampai anak merasa terperangkap dan tak punya masa depan. Cobalah untuk secara perlahan mendekatkan diri pada orang tua serta ciptakan lingkungan yang hangat, penuh perhatian, saling menghormati, dan saling percaya.
Selain itu, bagi orang tua yang ingin anak tumbuh cerdas dan aktif dalam lingkungan yang supportive, Sparks Sports Academy adalah jawabannya. Tidak hanya dapat bertemu teman sebaya untuk mendukung kemampuan sosialisasinya, terdapat instruktur profesional yang akan selalu siap mendampingi si kecil.
Mulai dari olahraga, dence, sensori, anak bisa belajar dan bermain dengan cara menyenangkan. Anda pun bisa daftar free trial class lebih dulu sebagai pengenalan. Ayo, book sekarang dan jangan sampai ketinggalan!







