-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Ketika si kecil sudah terlihat ingin berjalan, Mom/Dad bisa memberi alat bantu seperti push walker. Push walker merupakan salah satu alat bantu berjalan yang mengharuskan bayi mendorong alat tersebut untuk bisa berjalan, sehingga melatih otot kaki dan keseimbangan tubuh secara alami.
Push walker memiliki bentuk yang lucu, warna menarik, hingga fitur edukatif. Alat ini sering dianggap solusi praktis untuk mendukung tumbuh kembang motorik si kecil. Di artikel ini Mom/Dad akan memahami usia yang tepat untuk menggunakan push walker, sampai manfaatnya.
Usia Anak yang Cocok Menggunakan Push Walker
Sebelum membeli push walker, Mom/Dad harus mengetahui usia yang cocok untuk menggunakan alat tersebut. Berikut adalah panduannya:
- Usia 6-8 bulan: Bayi mulai belajar duduk dan berdiri dengan bantuan. Pada usia ini tidak cocok untuk menggunakan alat bantu berjalan.
- Usia 9-12 bulan: Ini adalah usia ideal menggunakan alat ini. Bayi sudah bisa berdiri sendiri, menumpu berat badan, dan mencoba melangkah.
- Usia di atas 12 bulan: Alat ini masih bisa digunakan. Tetapi harus dibatasi supaya bayi bisa berjalan secara mandiri.
Baca juga: Kenapa Anak Belum Bisa Berdiri dan Kapan Masih Dibilang Normal
Mengapa Push Walker Baik untuk Bayi?
Push walker baik untuk bayi karena membantu perkembangan motorik bayi. Tak hanya itu, berikut adalah alasan mengapa alat bantu jalan ini baik untuk bayi:
- Membantu dalam pengembangan otot.
- Membantu meningkatkan postur dan keseimbangan bayi.
- Alat bantu jalan ini memungkinkan bayi untuk berjalan ke sana ke mari.
- Membangun kepercayaan diri bayi.
- Merangsang sensori lewat fitur yang ada di alat bantu jalan bayi.
Cara Memilih Push Walker untuk Anak
Mom/Dad harus memperhatikan spesifikasi push walker sebelum membelinya. Berikut adalah cara memilihnya:
1. Stabilitas
Pastikan alat bantu berjalan ini memiliki kestabilan saat bayi berpegangan. Tak hanya itu, alat ini juga harus mudah ditarik dan didorong bayi, memiliki alas yang lebar, dan konstruksi yang kokoh.
Selain itu, pastikan posisi pegangannya lebih rendah dari dada bayi. Pilih juga yang memiliki roda lebar untuk mengurangi risiko jatuh.
2. Fasilitas Mainan Tambahan
Mainan tambahan yang ada di alat ini bisa memotivasi anak untuk belajar berjalan.
3. Keamanan
Pastikan alat ini tidak memiliki bagian yang terlalu kecil atau gampang lepas, terutama di bagian roda dan gagangnya. Mom/Dad juga harus memperhatikan apakah terdapat bagian tajam atau menyulitkan anak saat mendorong.
4. Sesuaikan dengan Tinggi Anak
Alat bantu berjalan ini harus disesuaikan dengan tinggi anak agar anak memegang pegangan tanpa membungkuk atau menjinjit. Dengan tinggi yang pas dapat membantu postur tubuh tetap alami saat berjalan.
5. Rem
Mom/Dad bisa membeli alat bantu berjalan anak yang memiliki rem untk mencegah bayi berjalan terlalu cepat.
Manfaat Push Walker untuk Anak
Penggunaan alat bantu jalan untuk bayi memiliki beberapa manfaat seperti:
- Melatih keterampilan motorik dasar: Bayi bisa melatih otot kaki, koordinasi, dan keseimbangan tubuh dengan alat ini.
- Meningkatkan kepercayaan diri: Ketika bayi bisa menggunakan alat ini, ia akan merasa percaya diri saat berjalan.
- Menstimulasi sensorik: Alat bantu berjalan ini terkadang dilengkapi dengan mainan atau aktivitas yang dapat menstimulasi indra penglihatan, pendengaran, dan peraba bayi.
- Belajar mandiri: Bayi bisa belajar mandiri dan mengeksplor lingkungan sekitar dengan aman.
- Belajar kontrol yang baik: Alat bantu berjalan ini membantu bayi untuk mengontrol tubuhnya dengan baik. Mereka tidak akan merasa “terjebak” karena tetap bisa dilepas saat alat ini terguling atau jatuh.
Push walker bayi bisa menjadi alat yang bermanfaat dalam melatih keterampilan motorik dan meningkatkan kepercayaan diri bayi dalam belajar berjalan. Namun, Mom/Dad juga harus memahami dalam memilih alat yang sesuai dengan usia serta kemampuan bayi. Selalu awasi dan pastikan lingkungan sudah aman untuk bayi yang menggunakan alat ini.







