Piramida Sensori: Tahapan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Piramida Sensori: Tahapan Penting untuk Tumbuh Kembang Anak

Table of Contents

Dalam dunia yang penuh rangsangan dari gadget, TV, hingga lingkungan sosial yang kompleks, kemampuan anak untuk mengatur sensasi dan respon secara adaptif menjadi semakin penting. Karena itu, orang tua harus belajar untuk  memahami proses tumbuh kembang anak, yakni lewat piramida sensori atau pyramid of learning.

Pyramid of learning memetakan tahapan perkembangan anak mulai dari dasar yang paling sederhana hingga keterampilan kompleks yang dibutuhkan dalam kehidupan sehari-hari. Ingin tahu lebih lanjut tentang konsep belajar pyramid of learning untuk anak? Simak selengkapnya di bawah ini!

Key Takeways:

  • Piramida sensori adalah fondasi tumbuh kembang anak, dimulai dari kemampuan sensorik dasar sebelum anak mampu belajar dan bersosialisasi dengan optimal.
  • Orang tua berperan besar dalam menyediakan stimulasi sensori yang tepat, melalui aktivitas harian dan pemilihan program yang sesuai
  • Program olahraga dan aktivitas terstruktur dapat mendukung pyramid of learning secara menyeluruh, membantu anak berkembang optimal secara fisik, kognitif, dan sosial-emosional.

Apa Itu Piramida Sensori?

Melansir Develop Learn Grow, lonsep ini mulai dikembangkan pada tahun 1991 oleh terapis okupasi Kathleen Taylor dan pendidik khusus Maryann Trott. Mereka menyadari bahwa jika seorang anak kesulitan dalam memproses input sensori, hal ini akan memengaruhi keterampilan dalam menjalani kehidupan sehari-hari. 

Secara sederhana, piramida sensori adalah gambaran visual yang menunjukkan bagaimana kemampuan dasar anak, terutama yang terkait dengan sistem sensorik. Konsep ini juga bisa menjadi acuan belajar untuk keterampilan yang lebih kompleks, seperti belajar, berbicara, dan berinteraksi dengan orang lain. 

Dasar piramida ini mencakup kemampuan sensorik yang harus terstimulasi dengan baik. Sebab, ini menjadi “lantai pertama” sebelum anak bisa berkembang ke keterampilan motorik, koordinasi, dan kemudian ke kemampuan kognitif dan sosial. 

Anda bisa bayangkan piramida sebagai sebuah rumah. Jika fondasinya kuat, rumah akan berdiri kokoh. Begitu pula dengan anak, fondasi sensori yang kuat membantu mereka lebih mudah mengatur tubuh, fokus di sekolah, serta mengekspresikan dirinya dengan lancar. 

Mengapa Dasar Sensori Itu Penting?

Sebelum anak mulai membaca, menulis, atau berhitung, otak dan sistem sarafnya harus siap memproses berbagai informasi yang masuk dari lingkungan sekitar. Proses ini disebut proses sensori, yaitu kemampuan tubuh untuk menerima sensasi (seperti sentuhan, gerak, suara, dan visual) lalu menginterpretasikannya dengan benar. 

Contohnya, ketika anak bermain ayunan, tubuhnya merasakan perubahan posisi dan keseimbangan (vestibular). Ketika mereka memegang pasir, sensasi tersebut membantu mereka belajar tentang tekstur dan tekanan (taktil). Semua sensasi ini saling terhubung dan membentuk cara anak merespons dan berinteraksi dengan dunia. 

Kurangnya stimulasi pada tahapan ini seringkali berdampak pada kesulitan anak untuk fokus di sekolah, koordinasi buruk, atau masalah perilaku. Sebab, otak belum terlatih memproses masukan sensori secara efektif.

Tahapan dalam Piramida Sensori

Berikut ini adalah tahapan pyramid of learning, terstruktur dari bawah ke atas dengan beberapa tingkatan utama.

1. Sistem Sensorik dan Sistem Saraf

Ini adalah lapisan paling penting karena menjadi dasar utama. Sistem saraf pusat (otak dan sumsum tulang belakang) menerima informasi dari berbagai indra. Anak yang menerima stimulasi sensori yang cukup akan lebih siap mengembangkan kemampuan motorik dan kognitif selanjutnya. 

2. Sensorimotor (Koordinasi Sensori dan Motorik)

Setelah sensasi dasar diproses dengan baik, kemampuan motorik anak seperti keseimbangan, kontrol tubuh, dan koordinasi tangan-mata akan berkembang. Ini terlihat ketika anak mulai bisa jongkok, lompat, atau menulis dengan lebih baik. 

3. Motor Persepsual

Di level piramida sensori ini, kemampuan anak untuk memahami ruang dan gerakan semakin meningkat. Misalnya, kemampuan memperkirakan jarak, orientasi visual, dan gerak halus yang diperlukan untuk menulis dan menggambar lebih lancar. 

4. Kognitif 

Pada puncak piramida terdapat keterampilan seperti pemecahan masalah, bahasa, perhatian, dan regulasi emosi. Ini adalah “hasil akhir” dari bagaimana sensasi, gerakan, dan pengalaman sejak dini diproses dan diintegrasikan oleh otak. 

Baca juga: 10 Permainan Sensori Anak yang Bisa Dilakukan di Rumah

Mengapa Piramida Sensori Relevan untuk Orang Tua saat Ini?

Orang tua tentu harus memahami tahapan tumbuh kembang anak agar mereka mampu berkembang secara maksimal. Dalam konsep ini, ketika fondasi sensori tidak kuat, anak bisa merasa mudah terganggu hingga tampak kurang percaya diri saat bermain bersama teman sebaya. 

Terlebih untuk anak usia balita hingga sekolah dasar. Di mana stimulasi yang tepat tidak hanya membuat mereka lebih cepat belajar angka atau huruf, tetapi juga membentuk dasar kuat bagi perkembangan mereka. Terutama dalam mengatur emosi, keterampilan sosial, dan kemampuan mengatasi tantangan dalam lingkungan sekolah dan rumah. 

Dengan memahami piramida ini, orang tua bisa lebih peka terhadap kebutuhan tumbuh kembang anak Anda dan memberi mereka aktivitas yang tidak hanya menyenangkan tetapi juga edukatif. Sehingga, keterampilan fisik, kognitif, dan sosial-emosional mereka berkembang dengan seimbang.

Sudah Memahami Apa Itu Piramida Sensori?

Setelah memahaminya, Anda bisa mulai membuat program bermain dan belajar yang mendukung tumbuh kembang anak sesuai tahapan piramida dan usianya. Namun, sebagai orang tua, Anda tentu menginginkan program yang secara nyata membantu tumbuh kembang anak. Di sinilah Spark Sports Academy hadir sebagai solusi praktis. 

Program di Spark Sports Academy sendiri menggabungkan aktivitas fisik terstruktur dan stimulasi sensori yang sesuai dengan tahapan piramida. Melalui permainan, olahraga, dan kegiatan interaktif yang tepat usia, anak tidak hanya aktif secara fisik, tetapi juga akan terlatih mengatur gerakan, fokus, koordinasi, dan interaksi.

Sparks Sports Academy pun memahami bahwa setiap anak itu unik, dan dengan pendekatan yang ramah serta berbasis perkembangan, setiap sesi latihan menjadi pengalaman belajar yang menyenangkan. Tertarik mendaftarkan anak? Info lebih lanjut, kunjungi situs Sparks Sports Academy!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%