6 Tahapan Anak Memegang Pensil dan Cara Menstimulasinya

6 Tahapan Anak Memegang Pensil dan Cara Menstimulasinya

Table of Contents

Siapa sih yang tidak ingin anaknya yang masih kecil sudah bisa corat-coret atau bahkan menulis?

Eitsss, tapi tunggu dulu mom, sebetulnya dalam memegang pensil, anak memiliki tahapannya tersendiri. Mulai dari ia mulai menjepit benda kecil menggunakan kelingking hingga mampu menulis sendiri.

Yuk, simak tahapan hingga cara menstimulasi anak hingga bisa memegang pensilnya sendiri!

Tahapan Anak Memegang Pensil

Kemampuan memegang pensil tidak muncul secara instan, melainkan melalui beberapa tahapan perkembangan motorik halus. Setiap fase menunjukkan kematangan otot jari, pergelangan tangan, serta koordinasi mata dan tangan yang semakin baik.

Dilansir dari MyLittleLearner, berikut tahapan memegang pensil pada anak yang perlu diketahui orang tua.

Tahap 1 – Pincer Grip

Pincer grip biasanya mulai terlihat saat bayi berusia sekitar 9-12 bulan. Pada tahap ini, anak menggunakan ibu jari dan telunjuk untuk menjepit benda kecil.

Meskipun belum digunakan untuk menulis, kemampuan ini menjadi fondasi penting dalam tahapan memegang pensil pada anak. Otot jari mulai terlatih untuk gerakan yang lebih presisi.

Tahap 2 – Palmar Supinate Grip

Tahap ini umumnya muncul pada usia 1-2 tahun. Anak memegang krayon atau pensil dengan seluruh genggaman tangan dan posisi ibu jari menghadap ke atas.

Gerakan masih berasal dari bahu dan siku, bukan dari jari. Coretan yang dihasilkan biasanya besar dan belum terkontrol.

Tahap 3 – Digital Pronate Grip

Biasanya terlihat pada usia 2-3 tahun. Anak mulai memegang pensil dengan jari-jari mengarah ke bawah, meskipun masih menggunakan seluruh tangan.

Kontrol mulai meningkat, tetapi gerakan tetap didominasi pergelangan tangan dan lengan. Coretan menjadi lebih terarah dibanding tahap sebelumnya.

Tahap 4 – Quadrupod Grip

Tahap ini umumnya muncul pada usia 3-4 tahun. Anak memegang pensil menggunakan empat jari dengan posisi lebih stabil.

Koordinasi mata dan tangan semakin baik sehingga anak mulai mampu menggambar bentuk sederhana. Kontrol gerakan juga semakin halus.

Tahap 5 – Static Tripod Grip

Biasanya berkembang di usia 4-5 tahun. Anak memegang pensil menggunakan tiga jari, yaitu ibu jari, telunjuk, dan jari tengah.

Namun, pergerakan masih kaku karena berasal dari pergelangan tangan. Anak mulai bisa menulis huruf, meskipun belum terlalu lancar.

Tahap 6 – Dynamic Tripod Grip

Ini merupakan tahap paling matang yang umumnya muncul di usia 5-6 tahun. Posisi tiga jari tetap sama, tetapi gerakan menjadi lebih fleksibel dan berasal dari jari.

Anak mampu menulis lebih rapi dan cepat karena koordinasi motorik halus sudah berkembang optimal. Tahap ini menjadi bentuk ideal dalam tahapan memegang pensil pada anak.

Baca juga: Cara Belajar Menulis Anak TK agar Cepat Mengenal Huruf

Tips Menstimulasi Anak agar Bisa Memegang Pensil

Agar perkembangan motorik halus berjalan optimal, orang tua dapat memberikan stimulasi sederhana di rumah. Berikut beberapa cara yang bisa dilakukan:

  1. Ajak anak bermain playdough atau plastisin untuk melatih kekuatan otot jari.
  2. Gunakan krayon berukuran besar agar lebih mudah digenggam pada tahap awal.
  3. Latih aktivitas menjepit, seperti memindahkan kacang dengan penjepit atau meronce manik-manik.
  4. Sediakan waktu menggambar bebas, tanpa tekanan harus rapi atau sempurna.
  5. Hindari memaksa anak menulis terlalu dini, karena setiap anak memiliki ritme perkembangan berbeda.

Dengan stimulasi yang konsisten dan suasana belajar yang menyenangkan, kemampuan memegang pensil akan berkembang secara alami. Peran orang tua adalah mendampingi, bukan membandingkan, agar anak tumbuh percaya diri dalam proses belajarnya.

Baca juga: 15 Cara Mengajari Anak Membaca dengan Baik dan Efektif

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%