-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Memilh waktu yang tepat untuk menegur anak merupakan langkah bijak yang bisa memengaruhi perkembangan emosional dan psikologisnya. Namun, banyak di kalangan Mom/Dad memarahi anak di waktu yang salah, sehingga pesan yang ingin disampaikan justru tidak diterima dengan baik.
Agar pola asuh lebih efektif dan hubungan dengan anak tetap erat, Mom/Dad harus memahami kapan saja waktu yang tidak boleh memarahi anak beserta alasannya.
Waktu yang tidak Boleh Memarahi Anak dan Alasannya
Mom/Dad harus memperhatikan waktu atau momen yang tepat untuk menegur atau memarahi anak. Jangan memarahi anak di waktu yang kurang tepat seperti di bawah ini:
1. Saat Anak Ingin Tidur
Saat anak ingin tidur biasanya lebih sensitif, mudah rewel, dan sulit mengontrol emosi. Jika Mom/Dad tetap memarahinya di waktu ini, anak tidak akan sadar dan memahami kesalahan yang diperbuat. Hal itu karena otak anak sudah lelah sehingga tidak mampu memproses nasihat dengan baik.
2. Saat Anak Bangun Tidur
Pada saat bangun tidur, tubuh anak masih dalam kondisi lemas dan pikirannya belum sepenuhnya sadar sehingga anak membutuhkan waktu untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan sekitar. Jika Mom/Dad langsung memarahi anak di waktu ini, anak akan merasa bingung, tertekan, bahkan kehilangan semangat untuk memulai hari.
3. Saat Sedang Makan
Waktu makan adalah momen penting bagi anak untuk mendapatkan nutrisi dan belajar kebiasaan baik. Jika Mom/Dad memarahi anak saat makan, anak akan kehilangan selera makan dan menciptakan asosiasi negatif terhadap makanan.
Baca juga: 7 Dampak Memarahi Anak yang Bisa Memengaruhi Tumbuh Kembangnya!
4. Memarahi Anak di Depan Umum
Memarahi anak di depan umum seperti saat kumpul keluarga besar atau saat liburan merupakan waktu yang tidak bileh memarahi anak. Anak memiliki harga diri. Jika Mom/Dad memarahi anak di depan banyak orang, anak merasa dipermalukan, bahkan menyimpan dendam. Dampak dari ini biasanya anak menjadi tertutup atau memberontak di kemudian hari.
5. Saat Ingin Berangkat Sekolah
Suasana pagi hari sebelum berangkat sekolah biasanya selalu sibuk dan penuh tekanan bagi anak. Anak dituntut untuk bersiap dengan cepat saat ingin berangkat sekolah. Di waktu ini, sebaiknya Mom/Dad jangan memarahi anak karena nantinya anak merasa cemas, tidak percaya diri, atau bahkan kehilangan fokus belajar di sekolah yang berakibat penurunan akademik.
Mom/Dad harus memahami pentingnya waktu yang tidak boleh memarahi anak untuk membangun pola asuh yang sehat dan penuh empati. Boleh menegur anak, tetapi di waktu yang tepat dan menyampaikannya dengan baik.
Dengan memilih waktu yang tepat, Mom/Dad bisa membantu anak belajar dari kesalahan tanpa merusak rasa percaya diri dan kedekatan emosional. Tujuan dari tegas kepada anak bukan sekdar membuatnya patuh, tetapi membentuk pribadi yang percaya diri dan bertanggung jawab.







