-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Berkebun memang terlihat seperti aktivitas sederhana, tetapi kegiatan ini memiliki manfaat bagi tumbuh kembang anak. Saat ini banyak dari Mom/Dad sadar kalau aktivitas di luar ruangan seperti berkebun bisa membantu anak berkembag secara fisik, mental, dan emosional.
Berkebun tak hanya sekadar menanam dan menyiram, aktivitas ini bisa sebagai media belajar anak. Dengan berkebun, anak bisa mengenal alam, memahami proses pertumbuhan, hingga belajar bertanggung jawab terhadap sesuatu yang ia rawat. Oleh karena itu, Mom/Dad bisa melakukan berkebun bersama anak sebagai media edukasi baginya.
kalau masih bingung, Mom/Dad bisa membaca artikel ini yang membahas tentang manfaat berkebun untuk anak.
Manfaat Berkebun untuk Anak
Dengan mengajak anak melakukan aktivitas outdoor seperti berkebun, Mom/Dad bisa mengoptimalkan pertumbuhan anak. Berikut beberapa manfaat berkebun untuk anak.
1. Meningkatkan Kemampuan Fisik dan Motorik
Berkebun bisa melatih otot dan koordinasi tubuh anak. Menggali tanah dengan sekop, menyiram air, dan memindahkan pot merupakan contoh kecil yang bisa merangsang motorik dan meningkatkan ketahanan fisik anak.
2. Menstimulasi Sensori
Saat berkebun, anak bisa mengenali dan mengembangkan seluruh inderanya tanpa sadar. Mereka bisa merasakan tekstur tanahm biji, bunga, dan kelopak bunga dengan tangannya. Mereka juga bisa mencium banyak aroma dari tanaman di sekelilingnya.
3. Meningkatkan Kemampuan Kognitif
Menurut jurnal Universitas Muhammadiyah Barru, berkebun menuntut anak untuk mengamati, merencanakan, dan memecahkan masalah. Anak harus memutuskan di mana harus menanam, kapan haru menyiram, dan bagaimana mengatasi hama, yang semuanya melatih pemikiran kritis dan kemampuan kognitif.
Dengan berkebun, anak secara perlahan membangun keterampilan analisa dan logika dasar.
4. Menjaga Kesehatan Mental dan Emosi
Berinteraksi dengan alam lewat berkebun terbukti bisa menenangkan dan mengurangi stres. Lingkungan hijau dapat menurunkan kadar hormon kortisol dan tekanan darah yang menciptakan rasa damai dan relaksasi.
Berdasarkan penelitian Van den Berg & Custers, berkebun memiliki potensi terapeutik dalam mengurangi gejala stres dan depresi.
5. Membiasakan Pola Makan Sehat
Menurut penelitian Morris & Zidenberg-Cherr, anak yang terlibat dalam proses menanam sayuran dan buah-buahan cenderung ingin mengonsumsi hasil berkebunnya. Hal ini membentuk pola makan sehat pada anak karena anak memiliki preferensinya sendiri, sehingga meningkatkan konsumsi buah dan sayuran.
Baca juga: 10 Kegiatan Fisik Motorik Anak TK yang Seru dan Bermanfaat!
6. Mempertajam Ingatan Anak
Proses berkebun memerlukan perhatian dan kesabaran. Anak harus fokus pada tugas-tugas yang detail seperti menanam benih atau mencari hama. Aktivitas ini jika berulang kali dilakukan dapat meningkatkan rentang perhatian dan kemampuan fokus pada anak, sehingga ingatan anak semakin tajam.
7. Belajar Keterampilan Bertahan Hidup
Berkebun bisa mengajarkan anak untuk menanam, bekerja keras, berkomunikasi, hingga peduli terhadap lingkungan. Pengetahuan ini penting karena membantu anak memahami sumber makanan yang dikonsumsi setiap hari. Selain itu, anak nantinya akan menyadari bahwa manusia sangat bergantung pada alam.
8. Belajar Bertanggung Jawab
Menanam tumbuhan memerlukan proses yang cukup lama untuk bisa berbuah dan perlu perawatan setiap hari. Saat anak sedang berkebun, secara tidak langsung anak belajar bertanggung jawab terhadap tanaman yang ditanam dari awal hingga berbuah.
9. Mengenal Tanaman dan Buah
Berkebun adalah momen yang tepat untuk memperkenalkan jenis tanaman, sayur, dan buah kepada anak. Mereka tidak hanya melihatnya di buku atau gadget, tetapi bisa melihat langsung tanaman dapat tumbuh.
Hal ini juga membuat anak lebih menghargai makanan yang mereka konsumsi dan membangun ketertarikan untuk mempelajari berbagai jenis tanaman.
10. Mengajarkan Pentingnya Menjaga Lingkungan
Mengajari anak untuk menjaga lingkungan bisa lewat berkebun. Hal ini dapat membangun rasa apresiasi anak terhadap alam dan lingkungan. Mereka belajar menghargai keindahan dan membentuk kebiasaan untuk menjaga alam. Dengan menjaga kehidupan alam anak secara langsung akan menumbuhkan rasa empati ke sesama makhluk hidup.
Manfaat berkebun untuk anak sangatlah banyak. Mulai dari meningkatkan kemampuan fisik, membantu anak belajar tanggung jawab, sampai menumbuhkan kepedulian terhadap lingkungan. Oleh karena itu, tidak ada salahnya mengajak anak berkebun. Selain menyenangkan, aktivitas ini bisa menjadi media sederhana untuk anak belajar hal baru.






