-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Kotoran telinga (serumen) yang berwarna cokelat kekuningan sebenarnya bermanfaat untuk melindungi kesehatan telinga dari debu atau partikel asing yang mencoba masuk ke dalam. Namun, jika terlalu menumpuk, ini bisa mengganggu kenyamanan anak. Maka dari itu, setiap orang tua perlu tahu cara membersihkan telinga anak yang aman.
Takutnya, jika Anda mengabaikan perawatan telinga, kotoran yang berlebihan akan mengganggu pendengaran hingga menyebabkan bau, gatal, dan infeksi telinga pada si kecil. Selain itu, kebersihan telinga anak masih menjadi tanggung jawab orang tua karena mereka belum mampu membersihkannya secara mandiri.
Key takeaways:
- Telinga anak sebenarnya tidak perlu dibersihkan secara khusus karena kotorannya bisa keluar secara alami.Â
- Jika kotoran dirasa mengganggu, orang tua bisa membersihkannya dengan kain lap hangat, obat tetes telinga, baby oil, dan meminta bantuan dokter spesialis THT.Â
- Saat membersihkan telinga si kecil, hindari memasukkan benda ke dalam telinga seperti cotton bud karena bisa mendorong kotoran makin dalam.Â
Cara Membersihkan Telinga Anak yang Tepat
Sebenarnya, kotoran telinga yang mengering bisa keluar secara alami sehingga Anda tidak perlu melakukan tindakan pembersihan khusus. Meski begitu, simak cara merawat kebersihan telinga anak berikut apabila sewaktu-waktu kotorannya mengganggu kenyamanan si kecil.
1. Mengelap dengan Kain Basah
Langkah aman membersihkan telinga anak bagian luar adalah dengan mengelapnya menggunakan kain lembut yang dibasahi air hangat. Siapkan kain bersih dan air hangat suam-suam kuku, kemudian celup kain dan peras hingga tidak ada air yang menetes.
Setelah itu, usap dengan lembut kain tersebut di sekitar luar telinga dengan hati-hati agar tidak ada tetesan air yang masuk ke dalam. Pastikan jangkau pula bagian lipatan di belakang telinga yang rentan menjadi tempat kotoran menumpuk. Lakukan ini saat anak mandi sambil membersihkan anggota tubuh lainnya.
2. Menggunakan Hidrogen Peroksida atau Debrox
Mengutip Halodoc, hidrogen peroksida atau debrox adalah contoh kandungan obat pembersih telinga yang bisa Anda dapatkan melalui apotek untuk membantu melunakkan kotoran yang menumpuk di telinga. Bentuknya berupa obat tetes yang bisa Anda gunakan dengan meneteskan cairan obat tersebut ke liang telinga anak.Â
Pastikan membaca aturan pemakaian, seperti dosisnya, secara cermat pada deskripsi obat. Namun, jika Anda tidak yakin menggunakan obat tetes telinga ini, sebaiknya berkonsultasi dengan dokter terkait cara penggunaannya agar tidak lebih meyakinkan.
3. Memanfaatkan Baby Oil atau Minyak Zaitun
Cara membersihkan telinga anak berikutnya adalah dengan memanfaatkan baby oil atau minyak zaitun. Kedua bahan ini terbilang relatif aman digunakan selama anak tidak mempunyai alergi terhadap minyak ini. Anda bisa meneteskan sedikit minyak ke liang telinga untuk membantu melunakkan kotoran yang kering agar bisa keluar sendiri.
Selain itu, lebih aman jika Anda menggunakan minyak ini untuk membersihkan sekitar daun telinga atau bagian luar. Kelemahannya, bahan ini memerlukan waktu yang cukup lama hingga kotoran bisa lunak, sehingga perlu lebih bersabar selama pemakaiannya.
Baca juga: Normal atau Bahaya? Kenali Alasan Bayi Garuk Telinga Terus
4. Memiringkan Kepala Anak Setelah Mandi
Tips untuk membersihkan telinga si kecil dengan cara alami yang aman adalah memiringkan kepalanya ke kanan dan kiri secara bergantian setelah mandi. Tujuannya agar sisa air dan kotoran yang terdapat dalam telinga bisa keluar dengan sendirinya.
Lalu, Anda juga perlu mengeringkan area telinga anak setelah mandi supaya tidak lembap karena bisa memicu pertumbuhan jamur atau bakteri. Pakai kain bersih yang lembut dan usap dengan halus. Hindari menggosok terlalu keras karena bisa menyakiti kulit anak.
5. Meminta Bantuan Profesional
Jika dirasa sulit membersihkan kotoran telinga anak sendiri, Anda bisa meminta bantuan profesional atau dokter spesialis THT (Telinga Hidung Tenggorokan) di rumah sakit terdekat.
Dokter spesialis lebih mampu mengatasi kotoran yang menumpuk dengan bantuan alat khusus untuk menyedot dan menarik keluar kotoran. Selain itu, dokter juga bisa memberikan resep obat tetes khusus telinga beserta panduan cara menggunakannya di rumah. Dengan begitu, Anda bisa melakukannya dengan aman.
Apa yang Harus Dihindari Saat Membersihkan Telinga Anak?
Setelah mengetahui berbagai metode yang aman untuk membersihkan telinga anak, Anda juga perlu memperhatikan hal-hal yang sebaiknya dihindari karena bisa memperparah kebersihan telinga.
Salah satunya adalah dengan tidak memasukkan benda apa pun ke dalam lubang telinga, termasuk cotton bud. Benda ini hanya akan mendorong kotoran semakin dalam daripada mengeluarkannya. Hanya manfaatkan cotton bud untuk membersihkan bagian daun telinga.
Baca juga: 8 Ciri-Ciri Anak Kurus Tapi Sehat, Orang Tua Wajib Tahu
Sudah Tahu Cara Membersihkan Telinga Anak?
Cara-cara yang bisa Anda terapkan untuk menjaga kebersihan telinga si kecil bisa dengan sesederhana mengelap telinga dengan kain basah hingga meminta bantuan ke profesional. Telinga yang bersih akan meningkatkan kenyamanan anak selama beraktivitas.
Selain menjaga kebersihan anak, Anda juga bisa mendukung tumbuh kembang fisik, kognitif, dan sosial-emosional dengan mendaftarkan mereka ke Sparks Sports Academy. Tersedia beragam pilihan kelas olahraga seperti basket, futsal, hingga multi sports yang bisa Anda cocokkan sesuai dengan minat anak.







