Berat Badan Anak Susah Naik, Waspada Weight Faltering!

Berat Badan Anak Susah Naik, Waspada Weight Faltering!

Table of Contents

Pernah merasa bingung karena berat badan si kecil tidak bertambah meski makannya banyak? Weight faltering adalah kondisi saat kenaikan berat badan anak melambat atau bahkan berhenti sama sekali.

Masalah ini bisa disebabkan oleh banyak hal, mulai dari kurang gizi hingga gangguan pencernaan. Yuk, cari tahu apa penyebabnya dan bagaimana cara membantu anak tumbuh sehat kembali!

Apa Itu Weight Faltering?

Weight faltering adalah kondisi ketika berat badan anak tidak bertambah sesuai standar usianya. Situasi ini sering disebut juga faltering growth atau failure to thrive karena pertumbuhan anak tampak melambat atau berhenti. 

Tanda umumnya bisa terlihat dari berat badan yang stagnan selama tiga bulan berturut-turut atau menurun dalam grafik KMS. Jika tidak ditangani sejak dini, kondisi ini dapat menjadi faktor risiko awal terjadinya stunting pada anak.

Penyebab Umum Weight Faltering pada Anak

Tidak semua anak mengalami kenaikan berat badan sesuai usianya, dan penyebabnya bisa sangat beragam. Dengan memahami faktor-faktornya, orang tua dapat segera mengambil langkah yang tepat untuk mengatasinya.

1. Asupan Gizi Tidak Seimbang atau Sulit Makan

Anak bisa kekurangan kalori karena pemberian ASI atau MPASI yang tidak sesuai usia dan kebutuhan gizinya. Kebiasaan makan yang buruk, seperti pilih-pilih makanan atau nafsu makan rendah, juga membuat berat badan sulit naik.

2. Gangguan Pencernaan atau Infeksi Ringan yang Berulang

Weight faltering sering dipicu oleh infeksi yang mengganggu penyerapan nutrisi dan menurunkan nafsu makan anak. Selain itu, faktor genetik atau gangguan hormonal juga dapat memengaruhi pertumbuhan dan metabolisme tubuhnya.

3. Aktivitas Fisik Berlebih tanpa Dukungan Nutrisi Cukup

Anak yang sangat aktif membutuhkan energi lebih banyak dibanding asupan yang diterima setiap hari. Jika tidak diimbangi makanan bergizi, berat badan bisa stagnan meski anak terlihat sehat dan aktif.

4. Penyerapan Nutrisi Tidak Optimal

Weight faltering bisa dipengaruhi oleh ketidakmampuan tubuh anak menyerap nutrisi dari ASI dan MPASI. Kondisi ini biasanya disebabkan oleh alergi yang dialami anak. Untuk mengetahui kondisi kesehatan anak lebih lanjut, orang tua bisa berkonsultasi langsung dengan dokter spesialis anak.

5. Anak Sering Sakit

Anak dengan kekebalan tubuh yang lemah rentan terkena infeksi dan penyakit, sehingg nafsu makan turun. Tubuh perlu banyak kalori untuk melawan infeksi dan penyakit. Jika energi dari kalori tidak tercukupi, berat badan anak akan sulit naik.

Ciri-Ciri Anak Mengalami Weight Faltering

Ciri-ciri dari weight faltering adalah kenaikan berat badan anak sangat lambat atau bahkan tidak sama sekali setelah beberapa bulan. Pada beberapa kasus, weight faltering juga bisa ditandai dengan penurunan berat badan anak secara signifikan.

Orang tua perlu memantau ciri-cirinya lewat Kartu Menuju Sehat (KMS) atau Buku Kesehatan Ibu dan Anak (KIA) yang bisa didapatkan dari layanan kesehatan terdekat. Anak mengalami weight faltering apabila jumlah kenaikan berat badannya tidak mencapai angka berikut ini:

Bayi Laki-Laki

  • Usia 1 bulan: 900 gram.
  • Usia 2 bulan: 900 gram.
  • Usia 3 bulan: 700 gram.
  • Usia 4 bulan: 600 gram.
  • Usia 5 bulan: 400 gram.
  • Usia 6 bulan: 400 gram.
  • Usia 7 bulan: 300 gram.
  • Usia 8 bulan: 200 gram.
  • Usia 9 bulan: 100 gram.
  • Usia 10 bulan: 300 gram.
  • Usia 11 bulan: 200 gram.
  • Usia 12 bulan: 100 gram.
  • Usia 13–18 bulan: 200 gram.
  • Usia 19–24 bulan: 200 gram.

Bayi Perempuan

  • Usia 1 bulan: 800 gram.
  • Usia 2 bulan: 700 gram.
  • Usia 3 bulan: 800 gram.
  • Usia 4 bulan: 500 gram.
  • Usia 5 bulan: 400 gram.
  • Usia 6 bulan: 300 gram.
  • Usia 7 bulan: 300 gram.
  • Usia 8 bulan: 300 gram.
  • Usia 9 bulan: 200 gram.
  • Usia 10 bulan: 200 gram.
  • Usia 11 bulan: 200 gram.
  • Usia 12 bulan: 100 gram.
  • Usia 13–18 bulan: 200 gram.
  • Usia 19–24 bulan: 200 gram.

Cara Mengatasi Weight Faltering Secara Aman

Kenaikan berat badan anak yang lambat bisa diatasi dengan langkah sederhana namun konsisten setiap hari. Kuncinya adalah memperhatikan asupan gizi dan aktivitas agar tubuh anak tumbuh sehat dan seimbang.

1. Perbaiki Gizi dan Nutrisi Anak

Pilih makanan tinggi kalori dan nutrisi seperti daging tanpa lemak, alpukat, keju, dan biji-bijian. Tambahkan mentega, susu, atau cemilan sehat untuk menambah kalori, terutama pada anak yang susah makan.

2. Ciptakan Rutinitas Aktivitas yang Sehat dan Menyenangkan

Weight faltering bisa dicegah dengan menjaga keseimbangan antara makan bergizi dan aktivitas yang teratur. Ajak anak bermain aktif, tidur cukup, dan hindari jadwal makan yang tidak konsisten agar tubuhnya beradaptasi dengan baik.

3. Libatkan Anak dalam Kegiatan Fisik yang Bantu Koordinasi dan Keseimbangan Tubuh

Aktivitas seperti bermain bola, menari, atau bersepeda membantu memperkuat otot dan merangsang nafsu makan anak. Selain menyehatkan, kegiatan fisik juga meningkatkan kepercayaan diri serta menjaga perkembangan motorik tetap optimal.

4. Buat Jadwal Makan yang Teratur

Jadwal makan yang teratur memudahkan orang tua dan anak untuk mengatur porsi dan frekuensi makan. Dengan adanya jadwal makan, anak akan terbantu memnuhi kebutuhan energi harian secara konsisten.

5. Konsultasi ke Dokter

Jika anak tidak mau menyusu atau makan, orang tua harus seger konsultasi dengan dokter anak. Dokter anak memeriksa perubahan grafik pertumbuhan, pola makan, dan kemungkinan kondisi medis. Jika anak teridentifikasi memiliki gangguan penyerapan atau alergi, dokter dapat memberikan rencana penanganan khusus.

CTA Banner Sparks Sports Academy - Kelas Olahraga

Membantu anak menjaga kebugaran dan kekuatan tubuh bisa dimulai dari kegiatan yang menyenangkan dan terarah. Weight faltering dapat dicegah ketika anak aktif bergerak dan tubuhnya mendapat stimulasi fisik yang tepat. 

Di Sparks Sports Academy, tersedia kelas Gymnastic khusus anak usia 1-7 tahun untuk melatih keseimbangan, kelincahan, dan fleksibilitas tubuh. Melalui gerakan yang aman dan penuh keceriaan, anak belajar mengontrol tubuh sekaligus meningkatkan rasa percaya diri.

Setiap sesi dipandu oleh pelatih profesional yang memahami kebutuhan fisik dan perkembangan anak. Temukan jadwal kelas dan informasi lengkapnya langsung di situs resmi Sparks Sports Academy!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%