Anak Anda tiba-tiba melempar mainan saat marah, berlari tanpa arah di tempat umum, atau menjawab sebelum pertanyaan selesai? Kemungkinan besar, mereka sedang menunjukkan perilaku impulsivity, yaitu tindakan spontan tanpa berpikir panjang. Mengutip WebMD, perilaku impulsif pada anak-anak dan remaja sebenarnya cukup umum dan normal, terutama karena otak masih berkembang. Namun, jika muncul terlalu sering, hal […]
5 Tanda Anak Memiliki Attention-Seeking Behavior
Dalam kehidupan sehari-hari, Anda mungkin pernah bertemu seseorang yang selalu ingin diperhatikan. Mulai dari cara bicara yang dibuat-buat, mencari drama kecil, hingga sering pamer demi mendapatkan respons dari orang di sekitarnya. Perilaku tersebut dikenal dengan istilah attention-seeking behavior. Tentu saja, perilaku ini juga dapat terjadi pada anak dan merupakan bagian dari masa kanak-kanak. Namun, umumnya, […]
Apa Itu Aggressive Behavior? Ciri dan Cara Menanganinya
Melihat anak menunjukkan perilaku agresif seringkali membuat orang tua cemas, bingung, bahkan merasa gagal. Namun, sebelum Anda menyalahkan diri sendiri, sebaiknya pahami bahwa aggressive behavior pada anak bukan sekadar “nakal” atau “sulit diatur”. Lebih dari itu, perilaku agresif muncul karena adanya dorongan emosional yang belum bisa dikelola dengan baik oleh anak. Mereka pun masih belajar […]
5 Cara Mengatasinya Stranger Anxiety pada Anak
Si kecil tiba-tiba menangis, memeluk Anda erat, atau terlihat gelisah ketika bertemu orang asing? Meski membingungkan, sebenarnya kondisi ini sangat umum terjadi dan dikenal dengan istilah stranger anxiety. Agar Anda lebih memahami kondisi ini, mari bahas penyebab, tanda-tanda, dan cara mengatasinya secara praktis! Key Takeways: Apa Itu Stranger Anxiety? Melansir lama Raising Children, stranger anxiety […]
Apa itu Food Jag, Penyebab, dan Cara Menanganinya?
Pernahkah Anda mendapati anak susah menerima makanan baru dan cenderung memilih satu jenis menu secara berulang? Itu namanya food jag, sebuah kondisi di mana anak hanya mau menerima sedikit jenis makanan secara berturut-turut. Sebagai contoh, anak hanya mau makan dengan nasi dan telur kecap selama berhari-hari. Mereka menolak apabila ditawarkan menu lainnya, meskipun makanan tersebut […]
