-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Asap vape pada zaman sekarang dianggap lebih aman dibanding rokok konvensional. Namun, anggapan ini mulai dipertanyakan seiring banyaknya anak-anak terpapar asap vape di lingkungan sekitar. Banyak orang tua tidak tahu kalau asap vape yang terhirup dapat berdampak pada kesehatan anak secara tidak langusng.
Hal itu terjadi karena anak belum memiliki sistem pernapasan yang matang. Paparan zat kimia dari asap vape bisa menimbulkan risiko kesehatan jangka pendek hingga jangka panjang. Oleh karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami bahaya vape untuk anak.
Apa itu Vaping?
Dikutip dari Kemenkes, vaping adalah aktifitas menghirup uap yang dihasilkan dari pemanasan liquid hingga menghasilkan aerosol atau uap melalui media rokok elektrik.
Berbeda dengan rokok konvensional, vape tidak menghasilkan asap dari pembakaran. Namun, uap yang dihasilkan tetap menganding berbagai zat kimia yang bisa terhirup oleh orang sekitar, termasuk anak-anak.
Apa yang Terkandung dalam Asap Vape?
Uap air yang disebut aerosol yang dihirup dan dihembuskan oleh pengguna vape dapat mengandung zat berbahaya seperti:
- nikotin,
- partikel ultrafine yang dapat dihirup jauh ke dalam paru-paru,
- perasa seperti diacetyl, bahan kimia yang terkait dengan penyakit paru-paru serius,
- senyawa organik yang mudah menguap,
- bahan kimia penyebab kanker,
- logam berat seperti nikel, timah, dan timbal.
Apa yang Terjadi jika Menghirup Vape?
Menurut Illinois Posion Center, Saat anak menghirup vape secara tidak sengaja, partikel kimia langsung masuk ke saluran pernapasan. Karena sistem pernapasan anak masih berkembang, zat ini sangat berbahaya dan lebih mudah terserap ke dalam tubuh.
Hal ini menyebabkan anak mengalami muntah, keringat berlebih, mudah lelah, tubuh gemetar, pusing, hingga kejang. Tak hanya itu, uap vape juga bisa mengiritasi jika terkena mata.
Baca juga: Orang Tua Wajib Tahu! Kenali Bahaya Asap Rokok bagi Anak Sejak Dini
Apa Saja Bahaya Asap Vape untuk Anak?
Orang yang tidak sengaja menghirup uap vape, khususnya anak-anak, memang dampaknya tidak langsung terjadi. Tetapi, tidak menutup kemungkinan mengalami risiko kesehatan. Berikut adalah bahaya asap vape untuk anak:
1. Perkembangan Otak Melambat Akibat Nikotin
Anak yang memiliki orang tua yang melakukan vaping, dan tidak sengaja menghirup uap yang mengandung nikotin, anak kemungkinan akan mengalami pengaruh negatif pada daya ingat, penurunan konsentrasi, tidak bisa mengendalikan diri, hingga perubahan suasana hati.
Hal itu juga bisa membuat anak kecanduan sesuatu yang mengandung nikotin saat mereka besar nanti.
2. Gangguan pada Paru-Paru
Anak yang terlalu sering terpapar uap vape, mungkin saja dengan cepat mengalami kelainan pada paru-parunya. Hal itu dapat merusak sel paru-paru dan mengurangi ketahanan organ tersebut dari serangan penyakit. Oleh sebab itu, jika paru-paru anak lemah maka akan mudah terserang penyakit.
3. Gangguan Pernapasan
Partikel logam pada vape bisa membuat anak menjadi mudah batuk, gangguan pernapasan, atau bahkan menunjukan tanda-tanda keracunan nikotin.
4. Menurunkan Daya Tahan Tubuh
Zat kimia yang terkandung dalam vape bisa melemahka sistem imun anak jika tidak sengaja menghirupnya. Akibatnya, anak lebih mudah sakit, seperti flu, batuk berkepanjangan, hingga infeksi saluran pernapasan.
5. Meningkatkan Risiko Alergi dan Iritasi
Uap vape bisa memicu iritasi pada mata, hidung, dan tenggorokan anak. Pada anak yang sensitif, paparan ini juga bisa memperparah alergi atau eksim.
Cara Mencegah Bahaya Asap Vape untuk Anak
Cara terbaik untuk melindingi anak dari bahaya vape adalah dengan tidak merokok atau menggunakan vape di dekat mereka. Selain itu, jika orang tua anak tidak bisa lepas dari vape, sebaiknya setelah melakukannya segeralah mencuci tangan, mandi, dan ganti baju terlebih dahulu sebelum berdekatan dengan anak, sehingga anak tidak terpapar bahaya vape baik kandungan maupun uap yang dihasilkan.
Meski dianggap lebih aman, uap vape ternyata menyimpan risiko bagi kesehatan anak. Kandungan zat kimia di dalamnya bisa mengganggu pertumbuhan paru-paru hingga penurunan perkembangan otak anak.
Memahami bahaya asap vape untuk anak adalah langkah awal bagi orang tua untuk menciptakan lingkungan yang sehat, bersih, dan aman. Dengan pencegahan yang tepat, anak bisa tumbuh optimal tanpa risiko paparan zat berbahaya dari asap vape.







