Ikuti 10 Cara Mengajarkan Anak Puasa Sejak Dini

Ikuti 10 Cara Mengajarkan Anak Puasa Sejak Dini

Table of Contents

Berpuasa adalah kewajiban yang harus dipenuhi oleh umat muslim di bulan Ramadan. Mengajari anak untuk berpuasa sejak dini adalah langkah yang baik untuk membiasakan mereka melakukan rutinitas ibadah ini. Berpuasa bisa membuat anak belajar nilai agama, kesabaran, dan empati.

Namun, bagaimana cara mengajarkan anak puasa tanpa harus merasa tertekan? Simak pembahasannya di artikel ini.

Cara Mengajarkan Anak Puasa dengan Cara yang Tepat

Mengajarkan anak berpuasa baiknya dilakukan secara bertahap dan disesuaikan dengan kondisi fisik dan mental anak. Berikut adalah beberapa cara mengajarkan anak puasa yang bisa diterapkan di rumah:

1. Mulai dengan Puasa Setengah Hari

Puasa setengah hari adalah puasa yang dimulai sejak terbit fajar dan berakhir pada waktu Dzuhur atau tengah hari. Hal ini bisa menjadi cara efektif untuk mengenalkan anak tentang berpuasa secara perlahan. Jika sudah terbiasa, anak akan belajar menghargai ibadah berpuasa tanpa harus terbebani.

2. Berikan Pemahaman tentang Puasa

Mom/Dad bisa memberikan pemahaman secara singkat dan jelas tentang mengapa umat islam harus berpuasa di bulan Ramadan. Gunakan bahasa yang sesuai dengan anak agar mudah dipahami.

3. Pilih Usia yang Tepat untuk Memulai

Anak disarankan untuk belajar berpuasa pada umur 6-7 tahun, tetapi hal ini perlu disesuaikan dengan kemampuan anak. Hal ini bisa terjadi di usia yang lebih muda tergantung kesiapan orang tua dan anak. Oleh karena itu, Mom/Dad bisa menanamkan motivasi pada anak, tidak memberi tekanan sehingga anak bisa berpuasa tanpa paksaan.

4. Berikan Contoh Berpuasa ke Anak

Mom/Dad bisa memberikan contoh ke anak bahwa sedang berpuasa. Ketika Mom/Dad berpuasa, pasti anak akan bertanya dan bisa menjawabnya dengan menceritakan pengalaman berpuasa dan bagaimana cara menjalankannya.

5. Siapkan Makanan Favorit Anak untuk Berbuka

Mom/Dad bisa menyiapkan makana favorit anak sebagai bentuk motivasi dan penghargaan kepada mereka karena mau belajar berpuasa. Bila perlu, ajak anak memilih menu berbuka sekaligus menyiapkannya. Dengan demikian, anak akan termotivasi untuk menyelesaikan ibadah puasanya pada hari itu.

6. Berikan Asupan Bergizi saat Sahur dan Berbuka

Asupan saat sahur dan berbuka sangat penting dalam berpuasa, khususnya anak-anak. Mom/Dad bisa memberikan makanan kaya serat dan protein agar kenyang lebih lama. Hindari memaksa anak makan berlebihan agar tidak mengalami gangguan pencernaan.

7. Lakukan Aktivitas Menyenangkan saat Puasa

Melakukan aktivitas yang menyenangkan bersama anak bisa membuat anak melupakan rasa lapar dan haus saat berpuasa. Mom/Dad bisa menonton film atau bermain bersama anak.

Baca juga: Kegiatan Ramadhan Anak TK, Cari Tahu 12 Contohnya!

8. Ajarkan Kesabaran dan Pengendalian Diri ke Anak

Mom/Dad bisa mengajarkan anak untuk bisa menahan diri dari amarah, berkata kasar, atau berbuat buruk ke orang lain. Anak akan belajar bahwa puasa tidak hanya menahan lapar dan haus, melainkan melatih diri sendiri.

9. Dengarkan Keluhan Anak saat Berpuasa

Jika anak merasa tidak kuat menahan lapar dan haus saat berpuasa, Mom/Dad bisa mendengarkan keluhannya. Mom/Dad harus bersifat fleksibel saat anak belajar puasa.

10. Beri Apresiasi ke Anak

Beri anak apresiasi jika sudah bisa berpuasa, baik itu puasa penuh atau puasa setengah hari. Mom/Dad bisa memberi apresiasi berupa hadiah agar anak bersemangat untuk berpuasa dari waktu ke waktu.

Cara mengajarkan anak puasa perlu kesabaran, konsistensi, dan pendekatan yang menyenangkan agar anak memahami makna puasa tanpa harus terbebani. Dengan langkah yang tepat, puasa bisa menjadi pengalaman berharga yang akan dikenang anak hingga dewasa.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%