-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Orang tua dengan anak hiperaktif atau memiliki ADHD (Attention Deficit Hyperactivity Disorder) memang membutuhkan kesabaran lebih. Ada kalanya tingkah laku anak terasa sangat menjengkelkan dan menguras emosi. Namun, sebenarnya ada beberapa cara mengatasi anak hiperaktif yang cukup sederhana. Apa saja? Yuk, simak!
Key Takeaways
- Meski ADHD dan hiperaktif adalah dua kondisi yang berbeda, hiperaktif merupakan perilaku yang umumnya ada pada anak dengan ADHD.
- Dalam mengatasi hiperaktivitas atau ADHD, orang tua dapat menyusun jadwal kegiatan setiap hari dan mengajak anak untuk merapikan barang-barang mereka.
- Mengatur pola makan anak agar gizinya seimbang dan mengajak anak untuk berolahraga juga akan sangat membantu.
Contoh Cara Mengatasi Anak Hiperaktif
Melansir HelloSehat, ADHD dan hiperaktif adalah dua kondisi yang berbeda, namun hiperaktif merupakan bentuk perilaku yang umumnya ada pada anak dengan ADHD. Karena membutuhkan perhatian khusus, berikut cara menangani anak hiperaktif​ atau ADHD yang bisa orang tua coba terapkan sehari-hari.
1. Susun Jadwal Kegiatan Sehari-Hari
Mengutip UC Health, rutinitas rutin yang terjadwal, seperti waktu tidur, bangun, dan makan dapat memberikan benefit untuk semua orang, berapapun usia atau apapun diagnosisnya. Karena itu, Anda bisa menyusun jadwal sehari-hari untuk mengajarkan mereka sikap disiplin serta mengurangi kegelisahan dan anxiety pada anak.
Anda pun bisa memberikan beberapa aturan yang konsisten, sehingga anak bisa mengikuti tanpa kebingungan. Misalnya, setelah makan, letakkan piring kotor di wastafel. Atau, setelah pulang sekolah, kerjakan PR lebih dulu sebelum bisa bermain.
2. Jauhkan Benda-Benda yang Mengganggu
Anak hiperaktif umumnya sangat mudah untuk terdistraksi. Karena itu, Anda bisa mencoba untuk menjauhkan mereka dari benda-benda tertentu yang mengganggu konsentrasi. Contohnya adalah gadget, TV, hingga mainan yang bersuara.
Anda bisa matikan atau letakkan barang-barang tersebut di luar ruangan, jauh dari jangkauan anak. Ini akan sangat membantu, terutama saat anak sedang belajar atau mengerjakan tugas. Sehingga, konsentrasi anak tidak rusak atau teralihkan.
3. Ajari Anak untuk Merapikan Barang-Barangnya
Anak kecil yang suka membiarkan barang-barangnya berantakan itu wajar, namun lebih baik jika Anda mengajarkan mereka untuk merapikan barang dan mainannya sendiri. Cara mengatasi anak hiperaktif ini penting, sebab anak hiperaktif atau yang memiliki ADHD cenderung mudah lupa jika mereka meninggalkan barang tidak pada tempatnya.
4. Pola Makan Anak Harus Seimbang
Banyak orang mengira bahwa gula dapat membuat perilaku anak hiperaktif atau ADHD semakin memburuk. Namun, sebenarnya belum ada penelitian yang mampu membuktikan pernyataan tersebut. Justru, jika anak sampai kekurangan gula dan mengalami penurunan kadar gula tiba-tiba, mereka akan cenderung rewel.
Karena itu, Anda hanya menyeimbangkan gizi si kecil dan memberikan mereka makanan manis secukupnya saja. Anda juga wajib memberikan anak buah, sayur, dan protein agar kebutuhan tubuhnya terpenuhi, sehingga mereka tidak kekurangan energi.
Baca juga: Ciri-Ciri Anak Aktif dan Perbedaannya dengan Anak Hiperaktif
5. Buat Pilihan yang Terbatas untuk Anak
Anak-anak pengidap ADHD cenderung mudah teralihkan perhatiannya oleh pilihan yang terlalu banyak. Karena itu, salah satu cara mengatasi anak hiperaktif adalah dengan membatasi pilihan yang boleh anak ambil pada suatu waktu.
Contohnya, seperti menetapkan jika anak hanya boleh memilih permen coklat atau vanila, tidak dengan permen yang lain. Selain itu, menurut Mayo Clinic, arahan atau perintah yang simpel juga dapat membantu anak dalam melakukan kegiatan atau pilihan sehari-hari.Â
6. Ajak Berolahraga Secara Rutin
Karena anak-anak hiperaktif seringkali banyak bergerak, ada baiknya jika Anda mengajak mereka untuk berolahraga setidaknya tiga kali seminggu. Tujuannya agar anak dapat menyalurkan energinya ke hal yang positif dan bermanfaat.
Cara menghadapi anak hiperaktif ini bisa Anda siasati dalam bentuk jogging pagi, senam di halaman rumah, bersepeda, hingga bermain sepak bola.
7. Utamakan Sikap Tegas, Bukan Marah
Kebanyakan orang tua terbiasa marah apabila mereka berhadapan dengan anak-anak hiperaktif. Padahal, sikap ini berisiko membuat anak lebih banyak memberontak dan semakin buruk perilakunya. Anda memang harus tegas untuk mengarahkan dan mencegah anak dari berbuat salah, namun jangan memarahi dan menghakimi.
Sudah Tahu Cara Mengatasi Anak Hiperaktif yang Baik?
Orang tua harus mampu menumbuhkan sikap sabar dan disiplin dalam membesarkan anak-anak hiperaktif atau yang mengidap ADHD. Anak yang seperti ini bukannya bodoh atau nakal, mereka hanya membutuhkan pola asuh dan pendidikan yang menstimulasi otak. Nah, untuk membantu usaha Anda, daftarkan anak ke Sparks Sports Academy.
Program-program di Sparks Sports Academy sangat bagus untuk membantu anak menerapkan sikap disiplin, tanggung jawab, kerja sama, dan mandiri. Anak juga bisa menyalurkan energinya ke berbagai kegiatan seru, seperti olahraga hingga dansa.
Bahkan, anak dapat belajar bersosialisasi karena mereka bisa bertemu dengan banyak teman sebaya. Anda pun tidak perlu khawatir, karena sudah ada instruktur berpengalaman yang akan membimbing anak. Ayo, dukung anak tumbuh optimal di lingkungan yang positif dan suportif hanya di Sparks Sports Academy!







