Mungkin tidak sedikit yang meremehkan dampak perselingkuhan orang tua bagi anak, padahal efeknya bisa terasa hingga dewasa. Berdasarkan data dari situs CHADIE, anak yang terpapar perselingkuhan kerap kehilangan rasa aman dan kepercayaan dalam keluarga.Â
Sekitar 75% anak pun dilaporkan masih merasakan pengkhianatan emosional dalam jangka panjang. Kondisi ini dapat memicu stres emosional yang memengaruhi perilaku dan konsentrasi. Jika dibiarkan, dampaknya berisiko untuk berkembang menjadi masalah psikologis. Mari simak penjelasan lengkapnya di bawah ini!
Key Takeaways:
- Perselingkuhan orang tua dapat meninggalkan dalam emosional jangka panjang pada anak dan memengaruhinya seumur hidup.
- Anak akan kehilangan rasa aman dan memiliki krisis kepercayaan karena orang tua yang seharusnya mampu memberikannya justru menjadi perusak.
- Tidak hanya perubahan perilaku, anak juga akan mengalami penurunan prestasi, serta memiliki rasa rendah diri dan kecemasan yang tinggi.
5 Dampak Perselingkuhan Orang Tua bagi Anak
Perselingkuhan orang tua tidak hanya memengaruhi hubungan pasangan, tetapi juga meninggalkan dampak emosional jangka panjang pada anak. Agar dapat memahami bagaimana pengaruh kondisi ini pada perilaku dan masa depan anak, simak penjelasan dampaknya satu per satu berikut ini.
1. Hilangnya Rasa Aman
Perselingkuhan orang tua bisa merusak fondasi utama yang dibutuhkan dalam tumbung kembang anak, yakni rasa aman dalam keluarga. Ketika anak mengetahui adanya penghianatan, mereka tidak hanya kehilangan kepercayaannya terhadap salah satu orang tua, melainkan juga stabilitas keluarga.
Ini terjadi karena sudah pasti akan ada banyak pertengkaran di dalamnya, sehingga apa yang anak dapatkan bukan lagi kehangatan melainkan kerusakan. Rumah yang seharusnya menjadi tempat paling aman justru terasa penuh ketegangan.
Hal tersebut juga didukung oleh pernyataan di Jurnal Psikologi Batanang, di mana keluarga merupakan lingkungan sosial pertama yang membentuk rasa aman dan kestabilan emosional. Ketika keluarga tidak harmonis, seperti akibat perselingkuhan, anak berisiko mengalami stres, rasa tak aman, dan gangguan kemampuan sosial.
2. Krisis Kepercayaan
Salah satu dampak perselingkuhan orang tua bagi anak paling nyata adalah runtuhnya rasa percaya terhadap orang terdekat. Anak belajar memahami dunia melalui perilaku orang tuanya, sehingga ketika mereka menyaksikan kebohongan dan pengkhianatan dalam keluarga, konsep kejujuran dan kesetiaan ikut terguncang.
Figur yang seharusnya menjadi teladan justru menunjukkan bahwa komitmen bisa dilanggar, sehingga anak mulai meragukan makna kepercayaan itu sendiri. Dalam jangka panjang, kondisi ini akan membuat anak lebih berhati-hati dan defensif dalam menjalin hubungan.
Bahkan, melansir HelloSehat, anak akan tumbuh sebagai pribadi yang menyepelekan dan bermain dengan komitmen. Mereka pun cenderung sulit membuka diri, takut dikhianati, atau selalu mencurigai niat orang lain.Â
Padahal, tidak semua orang yang mereka temui pasti melakukan yang sama. Ini adalah bentuk trauma dan hal tersebut bisa menghantui mereka seumur hidup jika tidak mendapat penanganan yang tepat.
3. Stres dan Tekanan Emosional
Situasi keluarga yang penuh konflik akibat perselingkuhan menempatkan anak dalam tekanan emosional yang berat dan berkepanjangan. Anak sering berada dalam posisi yang membingungkan, di mana mereka menyadari adanya masalah serius tetapi tidak memiliki kendali maupun pemahaman yang cukup untuk memprosesnya.
Kondisi ini membuat anak merasa terjebak di tengah konflik orang tua, sehingga muncul perasaan sedih, marah, takut, dan cemas secara bersamaan. Karena minimnya ruang aman untuk mengekspresikan emosi, anak pun cenderung memendam perasaan tersebut sendirian.
Pada akhirnya, tekanan emosional yang terus menumpuk dapat berdampak pada kesehatan mental anak, seperti meningkatnya stres, kecemasan, hingga gangguan suasana hati.
Baca juga: 10 Dampak Serius Akibat Anak Sering Dibentak dan Dipukul
4. Perubahan Perilaku
Dampak perselingkuhan orang tua bagi anak juga sering tercermin melalui perubahan perilaku yang signifikan. Anak yang sebelumnya ceria dan terbuka bisa berubah menjadi lebih pendiam, menarik diri dari lingkungan sekitar, atau kehilangan minat pada aktivitas yang dulu mereka sukai.
Di sisi lain, ada pula anak yang mengekspresikan tekanan emosionalnya melalui sikap mudah marah, membangkang, atau menunjukkan perilaku agresif, baik di rumah maupun di sekolah.
Perubahan perilaku ini merupakan bentuk respons terhadap konflik batin yang tidak mampu mereka ungkapkan secara verbal. Anak belum memiliki kematangan emosional untuk menjelaskan apa yang mereka rasakan, sehingga emosi tersebut muncul dalam bentuk tindakan sebagai bentuk coping mechanism.
5. Penurunan Prestasi Akademik
Dampak perselingkuhan juga akan memengaruhi fokus dan konsentrasi anak. Akibatnya, prestasi akademik dapat mengalami penurunan signifikan. Melansir laman Pvalaw, anak juga kurang memiliki motivasi untuk berprestasi di sekolah, karena mereka merasa usahanya tidak penting dan tidak berarti.
Sebuah penelitian yang disebutkan di laman CatchCheating pun menyebutkan bahwa, anak perempuan yang ayahnya berselingkuh dapat mengalami kesulitan dalam academik, memiliki low self-esteem, dan kecemasan. Hal tersebut juga terlihat dalam hubungan sosial mereka dan dampaknya lebih besar pada anak yang lebih muda.
Sudah Tahu Dampak Perselingkuhan Orang Tua Bagi Anak?
Kesimpulannya, dalam jangka panjang, dampak perselingkuhan orang tua bagi anak dapat mempengaruhi pola perilaku, kepercayaan, dan kesehatan emosional anak. Anak pun membutuhkan lingkungan pendukung agar tidak tumbuh dengan beban psikologis yang berlarut.
Karena itu, selain berusaha menjaga hubungan dengan pasangan, Anda juga dapat mendaftarkan anak di Sparks Sports Academy yang hadir sebagai ruang pengembangan anak melalui olahraga yang menyeimbangkan fisik dan mental.  Sparks Sports Academy juga akan sekaligus membangun karakter dan kepercayaan diri sejak dini melalui aktivitas dan kelas-kelas yang menyenangkan. Mari bantu buah hati Anda tumbuh lebih kuat, percaya diri, dan bahagia. Sparks Sports Academy pun siap menjadi partner terbaik Anda!






