Manfaat Direct Breastfeeding dan Tips Aman Melakukannya

Manfaat Direct Breastfeeding dan Tips Aman Melakukannya

Table of Contents

Pernahkah Anda merasa semakin dekat dengan si kecil setiap kali menyusuinya langsung? Banyak ibu merasakan momen itu sebagai waktu paling hangat dalam hari-harinya. Bukan sekadar memberi nutrisi penting bagi bayi, direct breastfeeding akan membantu tubuh Anda bekerja lebih seimbang dan membangun ikatan emosional.

Artikel ini mengajak Anda mengenal manfaat dan memberi langkah praktis agar sesi menyusui langsung terasa lebih nyaman dan menyenangkan.

Key Takeaways

  • Direct breastfeeding (DBF) adalah metode menyusui langsung dari payudara tanpa alat perantara apapun.
  • Manfaat DBF sangat luas, yaitu bisa memberi nutrisi optimal untuk bayi, menciptakan ikatan emosional kuat, menstimulasi ASI, proteksi kesehatan, dan proses menyusui yang lebih mudah.
  • Untuk melakukannya, cari posisi yang nyaman, pastikan perlekatan benar, kontak skin-to-skin, dan konsistensi dalam menyusui.

Apa Itu Direct Breastfeeding?

Direct breastfeeding (DBF) adalah metode menyusui di mana bayi mengisap langsung dari payudara ibu, tanpa alat bantu seperti botol atau dot. Isapan langsung ini memberi stimulasi alami pada payudara dan membantu tubuh ibu mengatur produksi ASI sesuai kebutuhan bayi.

Manfaat Direct Breastfeeding bagi Ibu dan Bayi

DBF adalah salah satu cara penting untuk memberikan nutrisi terbaik bagi bayi. Metode ini juga membawa banyak manfaat kesehatan dan emosional untuk ibu dan bayi. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.

1. Nutrisi Bayi Terpenuhi

DBF memberikan ASI secara langsung, yang mana kaya akan nutrisi penting untuk mendukung pertumbuhan dan kesehatan bayi. Kolostrum, cairan awal payudara setelah melahirkan, mengandung antibodi yang membantu bayi melawan infeksi. ASI juga penuh vitamin, mineral, dan lemak sehat yang mendukung perkembangan optimal bayi.

2. Ikatan Emosional Ibu dan Bayi

Menyusui secara langsung menciptakan kontak skin-to-skin (kulit ke kulit) yang intens antara ibu dan bayi. Kontak ini memberikan rasa hangat sekaligus merangsang hormon oksitosin. Hormon ini memperkuat ikatan batin antara ibu dan bayi, menciptakan rasa aman, nyaman, dan kasih sayang.

3. Merangsang Produksi ASI

Saat bayi menyusu langsung pada ibu, stimulasi pada kelenjar susu lebih maksimal. Gerakan mengisap bayi akan membantu meningkatkan produksi ASI sesuai kebutuhan serta menjaga pasokan tetap cukup dan seimbang.

4. Mengurangi Risiko Kematian Bayi Mendadak

Praktik direct breastfeeding juga dapat menurunkan risiko Sindrom Kematian Bayi Mendadak (Sudden Infant Death Syndrome/SIDS) karena bayi menyusu lebih sering, terutama pada malam hari. Sehingga, bayi lebih sering terbangun dan lebih aman selama tidur.

5. Menurunkan Risiko Penyakit Kronis

ASI eksklusif juga dapat membantu bayi membangun sistem imun yang kuat, yang mana dapat menurunkan risiko penyakit kronis seperti obesitas, diabetes, dan penyakit jantung saat dewasa.

6. Mendukung Kesehatan Pencernaan

ASI mengandung probiotik alami yang mendukung pertumbuhan bakteri baik di saluran pencernaan bayi, membantu mencegah diare, sembelit, dan gangguan pencernaan lainnya.

7. Lebih Praktis

Direct breastfeeding memungkinkan ibu menyusui kapan saja sesuai kebutuhan bayi tanpa memerlukan botol, dot, atau persiapan tambahan. Hal ini memudahkan ibu merespons tanda lapar bayi dengan cepat dan mengurangi kerepotan dalam penyediaan susu.

8. Manfaat Tambahan untuk Ibu

Selain bermanfaat untuk bayi, DBF membantu ibu pulih pasca-persalinan melalui stimulasi hormon oksitosin. Kondisi ini juga dapat mengurangi risiko pendarahan, menurunkan risiko kanker payudara dan ovarium, serta mencegah masalah seperti mastitis dengan menjaga saluran ASI tetap lancar.

Tips Melakukan Direct Breastfeeding dengan Baik

Berikut ini beberapa langkah penting agar proses DBF berjalan secara tepat dan nyaman untuk ibu dan bayi.

  • Pilih posisi ibu dan bayi yang nyaman, misalnya duduk atau berbaring, dengan kepala bayi ditopang dan perut menempel ke ibu.
  • Pastikan bibir bayi terbuka lebar dan menutupi sebagian besar areola untuk isapan yang efektif.
  • Sentuhkan puting ke bibir atau hidung bayi agar bayi membuka mulut dan mulai menyusu.
  • Lakukan sesering mungkin, terutama minggu-minggu awal kehidupan bayi untuk memastikan nutrisinya terpenuhi.
  • Rutin lakukan skin-to-skin untuk memperlancar ASI dan memperkuat ikatan emosional ibu dan bayi.
  • Jaga kebersihan dengan cuci tangan dan bersihkan payudara sebelum menyusui untuk mencegah infeksi.
  • Jangan gunakan dot atau empeng selama masa ASI eksklusif, kecuali atas rekomendasi dokter.
  • Bila menemui kesulitan atau nyeri pada payudara, segera konsultasikan ke tenaga medis atau konsultan laktasi terpercaya.

Bangun Kebersamaan dengan Anak bersama Spark Sports Academy

Direct breastfeeding memberi banyak dampak baik bagi kesehatan dan kedekatan Anda dengan si kecil. Cara ini membantu bayi tumbuh lebih kuat dan membuat Anda lebih percaya diri dalam merawatnya. Dengan langkah yang tepat, proses menyusu langsung bisa terasa lebih ringan dan menyenangkan setiap hari.

Jika Anda ingin tumbuh kembang anak berjalan secara optimal, Spark Sports Academy bisa menjadi pilihan yang tepat. Spark Sports Academy menawarkan program latihan yang dirancang agar anak usia 1-7 tahun bisa beraktivitas fisik dengan aman dan efektif. Yuk, temukan salah satu program favorit sesuai tumbuh kembang anak dan daftar sekarang di sini!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%