Mom/Dad pasti berharap memiliki anak yang cerdas, cepat tanggap, dan unggul secara akademik. Tetapi, di balik kecerdasan itu, terdapat istilah gifted child syndrome (GSC). Kondisi ini bukan sekadar anak yang pintar sejak lahir, tetapi juga berkaitan dengan tantangan emosional dan sosial yang mereka alami.
Dengan memahami konsep gifted child syndrome, Mom/Dad bisa mempersiapkan pola asuh yang lebih tepat dan seimbang.
Apa itu Gifted Child Syndrome?
Dikutip dari IDAI, gifted child syndrome (GSC) adalah anak yang memiliki kemampuan itelligence gifted (IQ) lebih dari 140 dan memiliki kemampuan atau bakat yang luar biasa pada satu hingga banyak bidang. Anak yang memiliki hal ini sebenarnya memiliki potensi yang tinggi di masa depan.
Anak dengan GSC biasanya sudah terlihat saat mereka masih bayi. Mereka tamak lebih aktif dan siaga. Tak hanya menunjukan kemampuan kognitif, mereka juga lebih peka dalam hal emosional.
Terdapat beberapa masalah dan penyakit yang timbul pada anak GSC, yaitu berbicara terlalu banyak, sulit bekerja sama, keras kepala, dan perfeksionis sehingga sering dijauhi oleh teman sebaya. Pada umumnya, perkembangan emosi-sosial GSC jauh tertinggal dari kemampuan berpikirnya.
Penyebab Gifted Child Syndrome
GSC tidak muncul begitu saja. Menurut jurnal UIN Yogyakarta, terdapat beberapa faktor yang berperan, diantaranya:
- Faktor internal: ini adalah faktor yang muncul pada setiap individu, seperti, minat, motif berprestasi, keberanian mengambil risiko, ulet dan tekun, serta kegigihan dan daya juang.
- Faktor eksternal: ini adalah faktor yang muncul dari segi lingkungan sekitar anak, seperti memaksimalkan segala kesempatan pengembangan diri, sarana dan prasarana, dukungan orang tua atau keluarga, dan pola asuh.
Faktor tersebut harus diketahui sejak awal oleh Mom/Dad agar anak bisa dibimbing sehingga anak bisa mengoptimalkan pengembangan dan bakat yang ada.
Baca juga: Main Character Syndrome: Ketika Anak Menganggap Dirinya Pusat Perhatian
Ciri-Ciri Gifted Child Syndrome
Jika Mom/Dad ingin lebih peka terhadap perkembangan anak sejak dini, berikut adalah beberapa GSC yang umum ditemukan pada anak:
- Kemampuan bahasa di atas rata-rata.
- Sangat penasaran dengan sesuatu.
- Berpikir abstrak.
- Memiliki banyak minat.
- Kemampuan meori dan daya ingat luar biasa.
- Durasi fokus dan perhatian cenderung lama.
- Perfeksionis.
- Sensitif secara emsional.
- Mudah bosan.
Gifted child syndrome adalah istilah anak yang dikaruniai dengan kecerdasan tinggi sekaligus karakteristik emosional dan sosial yang khas. Mom/Dad harus memahami bahwa kecerdasan bukan hanya soal nilai akademik, tetapi juga keseimbangan perkembangan emosi, sosial, dan mental.
Daripada berfokus untuk mengusahakan “anak harus pintar”, Mom/Dad sebaiknya menciptakan lingkungan suportif, penuh kasih sayang, dan memberi ruang eksplorasi. Dengan pendekatan yang tepat, potensi anak akan berkembang secara sehat dan bahagia.






