Pentingnya Ritme Jadwal Makan Anak

Pentingnya Ritme Jadwal Makan Anak

Table of Contents

Jadwal makan anak merupakan salah satu kunci penting dalam membentuk pola makan sehat sejak dini. Dengan jadwal makan yang teraturm anak dapat mengenali rasa lapar dan kenyang, memiliki kebiasaan makan yang baik, serta mednapatkan asupan nutrisi yang cukup untuk tumbuh kembangnya. Dengan membuat jadwal makan yang teratur, anak bisa mengurangi kebiasaan ngemil berlebihan dan membuat waktu makan menjadi lebih terstruktur setiap hari.

Kenapa Jadwal Makan Anak Harus Teratur?

Menurut Ikatan Dokter Anak Indonesia, jadwal makan anak yang teratur penting karena membangun regulasi rasa lapar dan kenyang anak. Regulasi ini penting agar anak mampu menyadari rasa lapar dan kenyang yang timbul pada dirinya. Waktu rata-rata pengosongan lambung pada anak normal adalah 50 persen dan memerlukan waktu 100 menit untuk mencerna makanan padat dan 75 menit untuk mencerna makanan cair.

Salah satu upaya membangun regulasi rasa lapar dan kenyang anak adalah mengatur jadwal makan yang dikaitkan dengan masa pengosongan lambung. Dalam sehari, anak makan 3 kali sehari, 1-2 kali camilan, dan ASI/susu 2-3 kali. keberhasilan pemberian makanan pada anak, khususnya batita adalah memberi anak makan saat anak merasa lapar.

Contoh Jadwal Makan Anak

Berikut contoh jadwal makan anak yang bisa jadi referensi Mom/Dad sesuai dengan IDAI.

WaktuKegiatan
06.00Susu / ASI
08.00Sarapan
10.00Camilan sehat
12.00Makan siang
14.00Susu / ASI
16.00Camilan sehat
18.00Makan malam
21.00Susu sebelum tidur

Pola ini membantu anak mendapatkan energi yang cukup tanpa membuat perut terlalu penuh.

Baca juga: Cara Hitung Kebutuhan Kalori Harian Anak Berdasarkan Usia

Atutan Makan

Selain makan yang teratur, Mom/Dad juga perlu menerapkan beberapa aturan makan agar kebiasaan makan anak terbentuk dengan baik.

  • Teratur setiap hari: Usahakan anak makan pada waktu yang sama setiap hari. Rutinitas ini membantu tubuh anak mengenali kapan waktunya lapar.
  • Makan sambil duduk: Biasakan anak makan sambil duduk di meja makan. Hal ini membantu anak fokus pada makanan dan mengurangi risiko tersedak.
  • Jangan sambil main HP atau menonton: Distraksi dari gadget bisa membuat anak tidak fokus saat makan dan sulit merasa kenyang.
  • Maksimal 30 menit waktu makan: Jika anak belum selesai makan setelah 30 menit, sebaiknya waktu makan diakhiri. Durasi makan yang terlalu lama justru membuat anak kehilangan fokus saat makan.
  • Beri jeda 2-3 jam antara makan utama dan camilan: Jeda waktu ini penting agar anak benar-benar merasa lapar saat waktu makan berikutnya tiba.

Jadwal makan anak yang teratur sangat penting untuk membentuk kebiasaan makan sehat sejak dini. Dengan pola makan yang terstruktur, anak belajar mengenalo rasa lapar dan kenyang, mendapatkan nutrisi cukup, serta memiliki energi yang stabil setiap hari. Mom/Dad bisa menerapkan pola 3 kali makan utama dan 1-2 kali camilan dengan aturan makan yang konsisten agar anak terbiasa dengan rutinitas makan yang sehat

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%