10 Rekomendasi Kartun Anak Beserta Tips Memilih Kartun yang Aman dan Edukatif

10 Rekomendasi Kartun Anak Beserta Tips Memilih Kartun yang Aman dan Edukatif

Table of Contents

Warna cerah, musik ceria, dan karakter yang lucu di layar tv atau gadget sangat mudah disukai oleh anak-anak. Tidak heran kalau kartun anak menjadi tontonan favorit mereka. Tapi, pernah tidak Mom/Dad terlintas dipikiran bahwa “apakah semua kartun benar-benar aman dan cocok untuk usia anak kita?”

Faktanya, tidak semua kartun dapat dikonsumsi oleh anak. Ada yang terlihat “ramah”, tapi ternyata mengandung konten yang kurang sesuai jika ditonton tanpa pendamping. Supaya tidak bingung dan salah pilih tontonan anak, Mom/Dad bisa mulai memahami cara memilih kartun anak yang tepat.

Tips Memilih Kartun Anak yang Aman dan Edukatif

Mom/Dad perlu mengingat bahwa tidak semua kartun cocok untuk anak, meskipun secara visual lucu dan penuh warna. Jika anak menonton kartun tanpa dibimbing, anak bisa meniru perilaku negatif yang ada di artun tersebut.

Berikut beberapa tips memilih kartun anak yang aman ditonton:

1. Pilih Sesuai dengan Usia Anak

Orang tua biasanya sudah mengenalkan film kartun untuk anak sejak usia 16 bulan sampai di atas satu tahun. Pada rentang usia ini, anak kecil sudah memperlihatkan ketertarikan terhadap gerak, warna, suara, dan berbagai macam gambar yang terlihat di depan matanya meski belum sepenuhnya jelas.

Namun, memilih kartun atau film harus sesuaiusianya. pastikan pilih film kartun anak dengan rating SU (Semua Umur) untuk kartun lokal dan G (General Audience) untuk kartun internasional.

Daftar Rating film kartun televisi untuk anak adalah:

  • SU (semua kalangan di atas usia 2 tahun)
  • P (anak usia prasekolah 2-6 tahun)
  • A (anak usia 7-12 tahun)

Kebanyakan kartun yang tayang di televisi memilki rating di atas. Mom/Dad bisa lihat kategori siaran TV tersebut di sudut kanan atau kiri layar kaca.

2. Pilih Tema Kartun yang Mengedukasi Anak

Mom/Dad bisa memilih kartun anak yang menghibur, tapi jangan lupa harus ada aspek edukasinya. Setelah memperhatikan rating, Mom/Dad harus memperhatikan kontennya.

  • Untuk anak 1-2 tahun, pilih kartun dengan gambar yang simpel, eperti bola yang bergerak, atau huruf alphabet bergerak dengan iringan lagu. Musik dan tarian akan menstimulasi anak untuk menggerakkan tubuhnya, yang juga sekaligus melatih motorik kasar anak.
  • Di atas 2-4 tahun, pilih kartun yang bisa mengajak mereka menghafal alphabet, menyebut angka, mengajarkan kosa kata baru, atau menebebak gambar hewan atau warna.
  • Usia 6-12 tahun, Mom/Dad bisa memberikan kartun yang lebih interaktif. Kartun interaktif akan membuka kesempatan buat anak bermain tanya jawab meski lewat layar kaca.

Secara umum, Mom/Dad boleh mengenalkan kartun yang berisi moral untuk mengajarkan anak bersosialisasi dengan sesama teman dan bersikap baik kepada orang yang lebih tua. Oleh karena itu, selain bermain dan menonton kartun, anak bisa mendapatkan pelajaran berharga untuk kedepannya.

10 Rekomendasi Kartun Anak

Berikut beberapa rekomendasi kartun anak yang populer, aman, dan punya nilai edukatif:

1. Tayo The Little Bus

Anak-anak pasti tidak asing dengan kartun Tayp The Little Bus. Kartun yang berasal dari Korea Selatan ini dapat menumbuhkan pengehatuahn anak tentang jenis kendaraan dan lalu lintas. Disamping itu, kartun ini juga mengajarkan anak-anak tentang keramahan dan pengalaman-pengalaman sosial melalui karakternya

2. Curious George

Kartun yang memiliki karakter seekor monyet lucu dan pria bertopi kuning ini bisa membuat anak menambah pengetahuan tentang hal dasar seperti jenis-jenis warna, mengenal angka, cara berhitung, dan mengenal bentuk. Karakter George yang mempunyai rasa ingin tau tinggi bisa menjadi conth bagi anak-anak yang punya rasa penasaran tinggi dan ingin belajar lebih.

3. Sofia The First

Kalau Mom/Dad memiliki anak perempuan pasti akan menyukai kartun ini. Sofia The First mengisahkan seorang putri yang suka berbagi nilai-nilai sosial di kehidupan sehari-harinya. Karakter Sofia bisa dijadikan sebagai contoh kepada anak untuk bersikap baik dan menjadi orang yang cerdas dalam bertindak.

4. Arthur

Kartun Arthur sangat direkomendasikan untuk anak usia 5 tahun. Kartun Arthur membahas tentang hubungan sosial, seperti berdiskusi dengan saudara, yang dikemas dengan sederhana. Kartun ini juga membicarakan tentang kecemasan anak dan cara megatasinya dengan kreatif. Anak bisa mengambil ilmu tentang menjalin pertemanan serta cara mengatasi ketakutan.

5. Sid The Science Kid

Kartun ini bisa menjadi media bagi anak untuk menyukai sains sejak dini. Sid The Science Kid adalah kartun yang mengajarkan cara untuk bersemangat dalam belajar dan menemukan hal-hal baru di dunia dan di sekitar kita. Kartun ini cocok untuk anak empat tahun karena terdapat musik serta humor di dalamnya.

Baca juga: 4 Tips Memilih Lagu Anak-Anak yang Cocok untuk Tumbuh Kembang Sang Buah Hati

6. Kung Fu Panda

Kartun ini memiliki karakter utama seekor panda bernama Po yang lucu dan menggemasan. Kung Fu Panda bercerita tentang Po yang memiliki kemauan yang luar biasa untuk menjadi sosok yang terbaik. Hal ini bisa menjadi pembelajaran bagi anak untuk bersungguh-sungguh dalam menggapai cita-cita. Ketika anak memiliki cita-cita, maka Mom/Dad harus mendukung apa yang ingin ditujunya

7.Finding Nemo

Finding Nemo bercerita tentang clownfish overprotective bernama Marlin bersama Dory, melakukan pencarian anaknya yang hilang bernama Nemo. Nemo hilang dikarenakan tidak menuruti perkataan ayahnya. Setelah menonton kartun ini, Mom/Dad dapat menjelaskan kepada sang buah hati kalau kasih sayang orang tua takkan terhingga sepanjang masa. Selain itu, Mom/Dad juga bisa mengajarkan untuk mendengarkan nasihan yang baik dari orang tua.

8. Toy Story

Film kartun produksi Pixar Studios ini mengisahkan tentang Woody dan teman-temannya yang merupakan mainan miliki seorang anak bernama Andy. Woody dan teman-temannya sangat disayangi Andy dan selalu dimainkan setiap saat. Hal itu membuat mereka bahagia, namun mereka merasa sedih ketika Andy mengabaikan mainannya.

Di film kartun ini anak-anak bisa belajar tentang pentingnya merawat dan punya rasa tanggung jawab terhadap barang yang dimiliki. Anak juga bisa diajarkan untuk disiplin, merapikan kembail mainannya setelah selesai bermain.

9. Frozen

Film kartun yang digemari anak-anak perempuan ini mengisahkan tentang Elsa dan Anna, putri-putri dari kerjaan bernama Arandelle. Elsa kecil ternyata memiliki sihir yang bisa mengubah apapun menjadi es. Dengan sihirnya tersebut, Elsa melukai adiknya sendiri dan tidak mau bertemu dengan siapa pun selain orang tuanya.

Kartun ini bisa memberi pelajaran kepada anak tentang memberi dukungan dan saling mengasihi kepada saudara, saling terbuka atas permasalahan, dan jangan malu untuk meminta bantuan orang lain.

10. The Lion King

Dalam film ini mengisahkan Simba, seorang singa muda yang harus menghadapi tantangn besar untuk bisa mengambil takhtanya yang sah sebagai raja hutan melanjutkan ayahnya. Di lihat dari perjuangannya, Mom/Dan bisa membimbing anak untuk belajar bertanggung jawab, menjadi berani, dan bisa belajar dari kesalahan masa lalu untuk membangun masa depan yang lebih baik.

Kartun anak bisa menjadi sarana hiburan dan edukasi yang menyenangkan, asal dipilih dengan tepat dan didampingi oleh orang tua. Dengan pengawasan yang baik, anak tidak hanya mendapatkan kesenangan, tetapi belajar mengambil nilai-nilai positif yang berguna untuk tumbuh kembangnya.

Selain memilih tontonan yang tepat, Mom/Dad bisa menyeimbangkan waktu layar dengan aktivitas fisik dan sosial yang mendukung perkembangan anak. Jika Mom/Dad ingin anak lebih aktif, percaya diri, dan berkembang secara motorik maupun sosial, Mom/Dad bisa mempertimbangkan program anak di Sparks Sports Academy.

Kenali program yang cocok, seru, dan edukatif untuk anak usia dini untuk tumbuh kembang si kecil secara optimal!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%