3 Cara Bantu Anak Usia 1 Tahun yang Suka Pukul Kepala Sendiri

3 Cara Bantu Anak Usia 1 Tahun yang Suka Pukul Kepala Sendiri

Table of Contents

Saat anak 1 tahun suka pukul kepala sendiri, banyak orang tua langsung panik dan takut ada yang salah dengan perkembangan si kecil. Padahal, perilaku ini cukup umum terjadi pada bayi dan balita yang sedang belajar mengenali emosi.

Tindakan memukul kepala sendiri sering kali bukan tanda gangguan serius, melainkan cara anak mengekspresikan rasa frustrasi, lelah, atau mencari perhatian.

Penyebab Anak Memukul Kepala Sendiri

Perilaku anak yang suka memukul kepala sendiri bisa membuat orang tua khawatir. Namun sebelum panik, penting memahami alasan di balik tindakan ini. 

Umumnya, perilaku tersebut muncul karena anak belum mampu mengungkapkan perasaan atau sedang mencari cara menenangkan diri. Berikut ini beberapa penyebab umum kenapa anak-anak suka memukul kepalanya sendiri:

1. Belum Bisa Mengungkapkan Emosi dengan Kata-Kata

Di usia sekitar satu tahun, kemampuan bicara anak masih sangat terbatas. Ketika mereka merasa marah, kesal, atau kecewa, anak belum tahu bagaimana menyalurkan perasaan itu dengan cara yang tepat. 

Akibatnya, mereka bisa mengekspresikan emosi melalui tindakan fisik seperti memukul kepala sendiri. Ini adalah bentuk komunikasi nonverbal yang menunjukkan bahwa anak sedang butuh bantuan untuk menenangkan diri.

2. Rasa Frustrasi atau Ingin Perhatian

Anak usia satu tahun mulai memahami konsep “Ingin sesuatu tapi tidak selalu mendapatkannya.” Ketika permintaannya tidak terpenuhi, rasa frustasi bisa muncul. 

Ada juga anak yang memukul kepala sendiri untuk menarik perhatian orang tua, terutama jika sebelumnya perilaku itu berhasil membuat orang tua langsung bereaksi. Jadi, reaksi berlebihan justru bisa memperkuat kebiasaan ini.

3. Stimulasi Berlebih

Beberapa anak sensitif terhadap rangsangan sensorik, seperti suara keras, cahaya terang, atau lingkungan ramai. Saat terlalu banyak stimulasi, anak mungkin merasa tidak nyaman dan menenangkan diri dengan cara memukul kepala. 

Ini merupakan upaya mereka untuk mengontrol rasa tidak nyaman dari dalam tubuhnya.

Baca: 3 Penyebab Kaki Bayi Bengkok dan Kapan Perlu Diwaspadai

Cara Menenangkan Anak yang Suka Memukul Kepala

Setelah memahami penyebabnya, langkah selanjutnya adalah membantu anak menenangkan diri dengan cara yang tepat. Pendekatan yang lembut dan penuh empati sangat penting agar anak merasa aman serta belajar menyalurkan emosinya secara positif.

Berikut beberapa cara simpel menenangkan anak yang sedang emosi atau memukul kepala sendiri:

1. Peluk Anak dan Alihkan Perhatiannya

Pelukan lembut dapat memberikan rasa aman dan membantu menurunkan emosi anak. Setelah itu, coba alihkan perhatiannya ke hal lain yang lebih positif, seperti mainan favorit atau kegiatan yang menenangkan.

2. Gunakan Kata-Kata Lembut

Walau anak belum sepenuhnya memahami kalimat panjang, nada suara lembut dari orang tua sangat berpengaruh. Katakan dengan tenang, “Tidak apa-apa, Ibu tahu kamu kesal,” agar anak merasa dimengerti dan belajar mengenali emosinya.

3. Ciptakan Lingkungan yang Tenang

Jika anak sering mengalami stimulasi berlebihan, coba kurangi kebisingan, cahaya terang, atau aktivitas yang terlalu ramai. Lingkungan yang tenang membantu anak merasa lebih nyaman dan mengurangi dorongan untuk memukul kepala sendiri.

Baca: 7 Cara Efektif Atasi Overstimulasi pada Anak agar Lebih Tenang

Bantu Anak Salurkan Emosi secara Positif

CTA Banner Sparks Sports Academy - Kelas Olahraga

Kebiasaan anak 1 tahun suka pukul kepala sendiri biasanya akan berkurang seiring berkembangnya kemampuan komunikasi dan pengendalian emosi. Namun, orang tua tetap perlu mendampingi dengan penuh empati dan kesabaran.

Untuk membantu anak menyalurkan emosinya dengan cara yang sehat, ajak ia bergabung di kelas sensori anak di Sparks Sports Academy!

Di sini, anak belajar mengenali perasaan dan menenangkan diri melalui permainan lembut dan menyenangkan. Dengan bimbingan yang tepat, anak tumbuh lebih tenang, percaya diri, dan bahagia.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%