6 Penyebab Anak Tidur Gelisah di Malam Hari, Jangan Abai!

6 Penyebab Anak Tidur Gelisah di Malam Hari, Jangan Abai!

Table of Contents

Kenapa anak susah tidur di malam hari padahal sudah seharian penuh ia berkegiatan? Penyebab anak tidur gelisah di malam hari sebenarnya sangatlah beragam. Orang tua pun tidak bisa membiarkannya karena dapat berakibat buruk pada kesehatan fisik dan mental anak. Yuk, pahami berbagai alasannya agar Anda bisa cari jalan keluarnya!

Key takeaways: 

  • Gelisah saat tidur merupakan salah satu bagian dari proses tumbuh kembang anak yang dipengaruhi oleh faktor fisiologis maupun psikologis. 
  • Ciri anak tidur gelisah di malam hari sering ditunjukkan melalui kondisi anak yang sering terbangun tiba-tiba, menangis, rewel, dan menunjukkan tanda tidak nyaman.
  • Penyebab anak tidur gelisah cukup beragam, mulai dari adanya rasa tidak nyaman, rasa takut, hingga karena adanya trauma. 

Penyebab Anak Tidur Gelisah di Malam Hari 

Melansir HelpGuide, anak membutuhkan waktu tidur lebih panjang dari orang dewasa, 12-16 jam di usia 4-12 bulan, 11-14 jam di usia 1-2 tahun, 10-13 jam di usia 3-5 tahun, dan 9-12 jan di usia 6-12 tahun. Jika hal tersebut tak terpenuhi, pengaruhnya akan sangat besar pada mental dan perilaku. Lantas, apa yang membuat anak tidur gelisah?  

1. Rasa Tidak Nyaman 

Anak yang gelisah bisa saja dipicu oleh rasa tidak nyaman pada tubuh. Rasa tidak nyaman ini pun dapat berasal dari rasa lapar atau haus, tumbuh gigi, popok yang basah dan penuh, dan suhu kamar yang terlalu panas atau dingin. 

Gatal atau adanya iritasi pada kulit karena gigitan serangga, ruam popok, dan masalah pada kulit lainnya pun dapat menjadi alasan. Karena itu, Anda sebaiknya coba periksa tubuh anak secara menyeluruh untuk melihat penyebab pastinya.

2. Proses Tumbuh Kembang dan Regresi Tidur Bayi 

Penyebab anak tidur gelisah di malam hari lainnya adalah karena tumbuh kembang serta regresi tidur, dan ini cukup normal terjadi. Bayi berusia 4 sampai 8 bulan memang sering kali mengalami proses regresi tidur. Namun, melansir Alodokter, sleep regression juga dapat terjadi pada anak usia 2 tahun.

Hal tersebut terjadi karena perkembangan otak atau penguasaan kemampuan motorik baru, seperti berguling, merangkak, atau berdiri. Akibatnya, anak ingin terus berlatih kemampuan barunya bahkan hingga malam hari. Anda pun bisa mencoba mematikan lampu atau menepuk-nepuk tubuhnya dengan lembut untuk menenangkan mereka.

3. Merasa Tidak Aman atau Takut

Anak juga akan lebih gelisah saat mereka merasa tidak aman atau takut untuk tidur sendirian. Perasaan tidak aman biasanya muncul saat anak merasa dirinya berada di lingkungan asing, entah itu di rumah baru atau di tempat yang tidak ia kenal. 

Sedangkan rasa takut untuk tidur sendirian biasanya terjadi pada anak yang mulai tidur di kamar sendiri tanpa orang tua temani. Cara mengatasi anak susah tidur karena masalah di atas adalah dengan tidak memburu-buru anak. 

Mulailah secara perlahan dengan pancingan, seperti dengan memberikan banyak boneka atau menghias ruangan. Anda juga bisa membacakan dongeng pengantar tidur yang menarik agar anak lebih rileks. 

Baca juga: Anak Susah Tidur Malam – Alasan, Penyebab, dan Cara Atasinya

4. Takut dengan Kegelapan 

Selain takut berpisah dengan orang tua, kondisi kamar yang gelap juga dapat memunculkan perasaan gelisah pada anak ketika ia tidur di malam hari. Perasaan takut akan gelap memang normal terjadi pada anak-anak.

Sebab, saat kondisi gelap, imajinasi anak menjadi meningkat. Mereka pun belum bisa membedakan antara khayalan dan kenyataan, sehingga mudah terpancing dengan hal-hal mengerikan yang identik dengan kegelapan. Anda pun bisa memberikan lampu tidur dan biarkan pintu terbuka sedikit untuk membuat anak lebih merasa aman. 

5. Stres

Meski masih kecil, penyebab anak tidur gelisah di malam hari juga bisa karena stres. Stres pada anak bisa terjadi karena ada masalah di sekolah atau rumah. Mungkin karena anak kesulitan mengikuti pelajaran, bermasalah dengan teman, perundungan, memiliki adik baru, kebiasaan tidur yang berubah, atau orang tua bertengkar.

Jika sudah seperti ini, Anda sebaiknya meluangkan waktu untuk memahami isi pikiran anak. Coba tanyakan secara perlahan tenang apa yang mereka pikirkan selama ini atau apakah ada hal yang mengganggu sebelum memutuskan untuk mencari jalan keluar.

6. Mengalami Mimpi Buruk 

Melansir Kids Health, mimpi buruk adalah bentuk dari bagaimana anak-anak memproses pikiran dan perasaan serta mengatasi kekhawatiran dan kegelisahannya. Ketika anak bangun karena mimpi buruk, tentu normal jika mereka merasa takut dan gelisah karena gambaran akan mimpi tersebut masih baru dan terlihat nyata.

Meski tidak bisa mencegah mimpi buruk terjadi, Anda bisa membantu si kecil dengan cara membuat tempat tidur yang nyaman untuk anak. Selain itu, pastikan anak tidak melihat hal-hal yang menyeramkan sebelum tidur. Serta bantu anak memahami bahwa mimpi bukan hal yang nyata dan hal tersebut tidak akan menyakiti mereka.

Sudah Tahu Penyebab Anak Tidur Gelisah di Malam Hari?

Kesimpulannya, jika anak Anda terlihat gelisah dan sulit tidur di malam hari, coba perhatikan kondisi fisik dan mentalnya lebih dulu. Karena penyebab anak tidur gelisah di malam hari sangatlah beragam dan cara mengatasinya pun berbeda-beda. Namun, Anda juga bisa mencoba untuk mendorong anak untuk melakukan aktivitas fisik.

Mengapa? Sebab aktivitas fisik yang teratur dapat membantu anak tidur lebih nyenyak dan meningkatkan durasinya. Anda pun bisa mendaftarkan anak di Sparks Sports Academy, tempat yang tepat untuk anak dapat mengeksplorasi berbagai positif sesuai dengan usianya secara lebih terarah dan teratur. 

Mulai dari olahraga, balet, dance, dan masih banyak lagi. Anak dapat beraktivitas di lingkungan suportif dan bertemu banyak teman baru. Kegiatan ini pun akan membantu anak tumbuh lebih aktif, percaya diri, bertanggung jawab, dan mandiri. Ayo, pastikan anak Anda tumbuh optimal di tempat terbaik!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%