Kebutuhan gizi anak pada masa MPASI sangat penting karena fase ini menentukan arah tumbuh kembang anak. Tubuh anak membutuhkan sumber protein hewani (prohe) untuk membangun sel, menjaga imunitas, dan mendukung perkembangan otak.
Sayangnya, banyak orang tua belum menyadari bahwa pemilihan jenis protein hewani dan takaran yang tepat bisa berdampak besar pada kesehatan anak. Simak artikel ini untuk menemukan solusinya!
Key Takeaways
- Prohe adalah sumber protein hewani yang penting sejak masa MPASI.
- Jenis protein hewani meliputi telur, ikan, daging ayam, daging sapi, hati ayam atau sapi, dan keju.
- Protein hewani berperan penting dalam perkembangan otak, sistem imun, dan massa otot.
Pentingnya Prohe untuk Perkembangan Anak
Prohe adalah singkatan dari protein hewani yang berperan besar dalam tumbuh kembang anak, terutama di masa MPASI. Bahan ini membantu memenuhi kebutuhan gizi harian anak karena menyediakan asam amino lengkap yang sulit tergantikan oleh sumber lainnya.
Tubuh anak membutuhkan jenis protein ini untuk membangun sel baru, menguatkan daya tahan, menunjang perkembangan otak, dan mencegah risiko stunting. Oleh karena itu, protein hewani menjadi bagian penting dalam MPASI sejak anak berusia 6 bulan.
Jenis Prohe yang Cocok untuk MPASI
Ada banyak pilihan sumber protein hewani untuk MPASI yang bisa Anda pilih. Beberapa di antaranya adalah sebagai berikut.
1. Daging Sapi
Daging sapi terkenal kaya protein dan zat besi yang terserap baik oleh tubuh. Kandungan ini membantu pembentukan sel darah merah dan mendukung pertumbuhan anak. Daging sapi juga mengandung vitamin B12 yang baik untuk perkembangan otak dan sistem saraf. Namun, pastikan teksturnya lembut saat diberikan untuk MPASI.
2. Daging Ayam
Setiap 100 gram daging ayam mengandung sekitar 27 gram protein dan zat besi, magnesium, fosfor, serta vitamin penting. Zat besinya mudah diserap tubuh sehingga membantu mencegah anemia. Daging ayam juga mengandung kolin dan vitamin C yang mendukung perkembangan kognitif anak selama masa MPASI.
3. Ikan
Ikan adalah jenis prohe yang mudah Anda temukan di Indonesia dan mengandung protein tinggi, terutama pada ikan tongkol, kakap, tenggiri, kembung, belut, salmon, dan ikan mujair. Sumber makanan ini juga mengandung zat besi, asam folat, kalsium, seng, dan vitamin penting yang membantu tumbuh kembang anak secara menyeluruh.
4. Telur
Telur termasuk sumber protein hewani bertekstur lembut yang mudah diterima oleh bayi. Satu butir telur ayam mengandung sekitar 7 gram protein. Telur juga menyediakan zat besi, lemak sehat, kolin, dan vitamin. Sehingga, memberikan satu telur sehari terbukti dapat membantu pertumbuhan anak.
5. Hati Ayam atau Sapi
Hati ayam dan sapi juga mengandung zat besi dan vitamin A yang sangat tinggi. Zat besinya membantu mencegah anemia, sementara vitamin A mendukung kesehatan mata dan imun anak. Teksturnya mudah dihaluskan sehingga cocok untuk MPASI awal. Pemberiannya juga bisa Anda padukan dengan sayur agar rasanya lebih seimbang.
6. Udang
Udang juga termasuk sumber protein hewani yang bagus untuk MPASI. Beberapa kandungan pentingnya antara lain Omega-3, vitamin B6, vitamin B12, kalsium, selenium, dan zinc.
Baca juga: Pentingnya Bahan Lokal untuk Makanan Pendamping ASI
Takaran Protein Hewani untuk MPASI
Komposisi protein hewani dalam MPASI yang dianjurkan adalah sekitar 10–15% dari total asupan kalori harian. Misalnya, kebutuhan energi harian rata-rata bayi usia 6–8 bulan adalah 200 kkal, maka total kebutuhan prohe adalah sekitar 20–30 kkal per hari. Berikut takaran yang bisa Anda ikuti.
1. Takaran Prohe Harian untuk Usia 6–8 Bulan
Berikut takaran protein hewani untuk anak usia 6–8 bulan:
- Daging Sapi: 26-39 gram (1 potong ukuran sedang).
- Daging Ayam: 30-45 gram (1 potong ukuran sedang).
- Udang: 20-40 gram (4–6 udang ukuran sedang).
- Ikan: 30-45 gram (1/3 potong ukuran sedang).
- Hati Ayam: 20-39 gram (1 potong ukuran sedang).
- Telur Ayam: 1 butir.
2. Takaran Prohe Harian untuk Usia 8–11 Bulan
Berikut takaran protein hewani untuk anak usia 8–11 bulan:
- Udang: 37-55 gram (5–8 udang ukuran sedang).
- Daging Sapi: 39-52 gram (1–1½ potong ukuran sedang).
- Daging Ayam: 40-60 gram (1–1½ potong ukuran sedang).
- Ikan: 45-60 gram (¾ potong ukuran sedang).
- Hati Ayam: 35-50 gram (1–1½ potong ukuran sedang).
- Telur Ayam : 1 – 1½ butir.
3. Takaran Prohe Harian untuk Usia 12–24 Bulan
Berikut takaran protein hewani untuk anak usia 12–24 bulan:
- Daging Sapi: 69–104 gram (2–3 potong ukuran sedang).
- Daging Ayam: 80-120 gram (1–3 potong ukuran sedang).
- Udang: 70–100 gram (10–15 udang ukuran sedang).
- Hati Ayam: 60–90 gram (2–3 potong ukuran sedang).
- Ikan: 80–120 gram (1–1 ½ potong ukuran sedang).
- Telur Ayam: 2–3 butir.
Dukung Tumbuh Kembang Anak bersama Spark Sports Academy
Itulah beberapa pilihan jenis protein hewani atau prohe dan referensi takarannya sesuai usia anak. Namun, untuk mendukung tumbuh kembang anak agar lebih aktif, Anda sebagai orang tua perlu mengenalkan kegiatan fisik yang sesuai usianya.
Sparks Sports Academy menawarkan program olahraga yang aman dan menyenangkan, sehingga anak bisa bergerak lebih percaya diri. Lingkungannya pun didesain ramah anak serta didampingi oleh pelatih yang paham perkembangan fisik dan mental anak.
Yuk, segera daftarkan anak Anda untuk mengikuti kegiatan favoritnya di Sparks Sports Academy!







