Mom-dad ada beberapa tanda sudah waktunya anak mendapatkan latihan untuk ke kamar mandi atau toilet training. Salah satu tandanya adalah anak sudah bisa mengenali keinginannya untuk buang air kecil atau besar.
Tetapi, di beberapa kasus, anak belum siap melakukannya karena faktor kekuatan fisiknya yang masih belum bisa berdiri seimbang. Ditambah lagi ukuran kloset kamar mandi yang memang didesain untuk ukuran dewasa, sehingga perlu adanya alat bantu bagi anak.
Daftar Alat Bantu Toilet Training
Berikut ini beberapa alat bantu untuk men-support anak melakukan toilet training.
Potty
Pernah melihat si kecil ragu saat harus duduk di kloset besar? Yup, itu memang tidak didesain untuk si kecil, sehingga pasti timbul rasa ragu pada anak. Disinilah peran dari Potty. Ukurannya yang kecil dan pas untuk anak, membuatnya nyaman digunakan oleh si kecil.
Toilet Seat Reducer
Jika mom-dad tidak ingin anak menggunakan potty dan ingin anak mengenal kamar mandi yang ada di rumah, toilet seat reducer bisa menjadi solusi. Alat ini dirancang untuk digunakan oleh anak dengan diameter lubang yang lebih kecil dan pas untuk si kecil.
Step Tool
Tangga atau step tool kadang juga diperlukan ketika mom-dad ingin melakukan toilet training untuk si kecil menaiki kloset. Selain mengajarkan toilet training, step tool juga bisa melatih kekuatan otot anak lebih baik lagi.
Training Pants
Saat melakukan toilet training, biasanya dibarengi dengan kesiapan si kecil untuk melepas popok dan beralih ke celana. Training pants sangat cocok sebagai transisi dari popok ke celana.
Dengan lapisan penyerap yang mampu menahan tetesan urin dan memberikan sensasi basah ke si kecil. Sensasi itulah yang bisa bantu si kecil menyadari kapan waktunya ke kamar mandi.
Waterproof Bed Pad
Tidak dipungkiri terkadang anak masih perlu berlatih agar bisa mengenali kapan waktunya ke kamar mandi, sehingga perlu waterproof bed pad agar anak tidak mengompol di kasur. Berat banget ga sih bun bawa kasur ke luar rumah buat di jemur.
Sabun dan Handuk untuk Anak
Setelah melakukan buang air kecil atau besar, si kecil juga perlu dilatih untuk melakukan kebersihan juga. Mom-dad bisa menyediakan sabun dan handuk khusus anak di dalam kamar mandi sembari mengajari menggunakannya.
Stiker Pencapaian
Mom-dad ini yang sering dilupakan, yaitu memberi selamat ke anak atas apa yang telah mereka pelajari. Stiker yang bisa anak tempel atau magnet bergambar bisa menjadi stimulus mereka untuk melakukan toilet training dengan benar.
Mom-dad, toilet training tidak bisa dilakukan dalam waktu singkat. Perkembangan si kecil butuh waktu dan konsistensi yang terus menerus. Terkadang, ada kasus anak masih kesulitan untuk menaiki tangga untuk naik ke kloset. Untuk itu kesiapan terhadap otot-otot anak menjadi yang utama sebelum melakukan toilet training.

Salah satu cara untuk menguatkan otot anak adalah dengan Gymnastic khusus untuk anak. Mulai dari merangkak, melompat, hingga memanjat akan diajarkan di Gymnastic.
Mom-dad bisa mencoba kelas Gymnastic untuk anak dari Sparks Sports Academy yang menghadirkan kelas gymnastic untuk anak mulai usia 1 tahun. Sparks Sports Academy juga sudah tersedia di berbagai tempat seperti Jakarta, Bogor, Depok, Tangerang, Bekasi, hingga Surabaya. Yuk, daftar kelasnya sekarang juga!







