-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Pertumbuhan terhambat merupakan ciri utama anak stunting. Salah satu indikatornya adalah tubuh anak yang kurus dan kerdil karena perkembangannya tidak sesuai tabel tinggi badan anak stunting yang telah ditetapkan oleh World Health Organization (WHO) maupun Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI).
Tumbuh kembang tidak normal ini bisa Anda ketahui hanya dengan melakukan pemeriksaan rutin ke dokter anak atau posyandu. Meski begitu, Anda bisa memahami acuan global yang sering digunakan dalam dunia kesehatan untuk mendeteksi stunting.
Key Takeaways
- Pertumbuhan terhambat, seperti tubuh kurus dan kerdil, adalah ciri utama anak yang mengalami stunting. Sehingga, ibu hamil perlu melakukan pemeriksaan rutin sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun.
- Tinggi ideal anak laki-laki yang berusia 1 tahun berkisar antara 71-78,1 cm dengan berat badan 7,7-10,8 kg. Sementara pada anak perempuan dengan usia sama berkisar antara 68,9-76,6 cm dengan berat badan 7,0-10,1 kg.
- Kondisi gizi buruk kronis membuat pertumbuhan anak tidak sesuai dengan tabel tinggi badan anak stunting yang menjadi acuan para ahli, yakni memiliki tinggi kurang dari 71 cm untuk anak laki-laki berusia 1 tahun. Anak perempuan dengan usia sama dan mengalami stunting memiliki tinggi badan di bawah 68,9 cm.
- Berat badan anak stunting berada di bawah garis normal, yaitu kurang dari 7 kg untuk anak perempuan berusia 1 tahun dan 7,7 kg bagi anak laki-laki dengan usia sama.
Tabel Tinggi Badan Anak Stunting Menurut WHO
World Health Organization (WHO) menjelaskan bahwa stunting terjadi pada anak yang memiliki tinggi badan tidak sesuai usianya atau berada di bawah −2 standar deviasi (SD) dari median. Untuk selengkapnya, berikut ini tabel tinggi badan anak stunting yang bisa Anda pahami sebagai indikator perbedaan dengan kondisi normal.

Tabel Tinggi Badan Anak Laki-laki Stunting dan Normal (Source: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI)
Dari tabel di atas, anak laki-laki usia 1 tahun yang termasuk kategori stunting berada pada kurva tinggi badan antara <-2 sampai -3 SD, yakni sekitar kurang dari 71 cm. Padahal, tinggi ideal merek berada pada kurva garis normal hingga +2, yaitu 71 sampai 78,1 cm.
Sementara pada anak perempuan berusia 1 tahun yang mengalami stunting, tinggi badannya berada di bawah angka 68,9 cm. Ini cukup berbeda dengan anak perempuan yang memiliki tinggi badan normal, yakni sekitar 70-78 cm.
Angka ini akan semakin bertambah seiring dengan bertambahnya usia anak. Supaya lebih jelas, berikut adalah kurva tinggi badan anak perempuan berusia 1 tahun.

Tabel Tinggi Badan Anak Perempuan Stunting dan Normal (Source: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI))
Berat badan juga menjadi faktor utama dalam menentukan stunting pada anak perempuan. Di usia yang menginjak 1 tahun misalnya, berat badan normal seharusnya berkisar antara 7,6 sampai 11,5 kg dengan berat rata-rata 8,9-9 kg.
Namun, pada anak stunting, berat badannya di bawah garis normal, yaitu kurang dari 7 kg. Berikut ini perbedaan berat badan ideal anak perempuan normal dengan anak yang mengalami stunting menurut WHO.

Tabel Berat Badan Anak Perempuan Stunting dan Normal (Source: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI))
Sedangkan pada anak laki-laki dengan usia sama memiliki berat badan normal di angka 7,8 kg dengan rata-rata 9,8 kg. Anak laki-laki dengan rata-rata berat badan tersebut dapat dikatakan sehat karena berada di garis ideal sesuai standar kesehatan.
Berbeda dengan anak yang mengalami stunting, di mana tubuhnya kurus dengan berat badan di bawah standar, yakni kurang dari 7,7 kg. Anda bisa melihat grafik berikut agar lebih memahami perkembangan ideal anak.

Tabel Berat Badan Anak Laki-laki Stunting dan Normal (Source: Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI))
Baca juga: Dampak Stunting pada Perkembangan Fisik dan Kognitif Anak
Perbedaan Stunting dengan Tubuh Pendek Secara Genetik
Setelah melihat tabel tinggi badan anak stunting, Anda perlu mengetahui bahwa ada perbedaan signifikan antara tubuh pendek secara genetik dengan kondisi malnutrisi kronis ini.
Anak yang mengalami stunting memiliki tinggi badan jauh di bawah standar grafik pertumbuhan. Seperti yang kami jelaskan sebelumnya, WHO menetapkan bahwa stunting adalah kondisi gagal tumbuh dengan tinggi badan menurut usia kurang dari -2 SD.
Dengan kata lain, garis -2 SD pada tabel data adalah ambang batas (Z-score) yang membuat anak berada dalam kategori aman. Di bawah itu, bahkan jauh dari garis tersebut, anak akan masuk kategori stunting yang harus segera mendapat pemantauan dan penanganan serius dari tenaga medis.
Selain itu, pertumbuhan anak stunting akan lambat bahkan cenderung menurun. Berat badan anak akan susah naik akibat dari kondisi malnutrisi kronis yang membuat penyerapan nutrisi tidak berjalan optimal.
Stunting juga memengaruhi kemampuan intelektual anak sehingga dapat menurunkan prestasinya di sekolah. Anak jadi susah fokus dan memiliki daya ingat rendah terhadap mata pelajaran. Kemampuan penalaran dan motorik anak tak luput dari dampak stunting yang lambat laun berpengaruh pada masa depannya.
Kondisi ini membuat anak lebih pendiam, lebih mudah sakit, dan menghambat pertumbuhan gigi. Dalam jangka panjang, stunting dapat meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, obesitas, dan diabetes. Hal ini terjadi akibat terganggunya pertumbuhan organ serta menurunnya daya tahan tubuh yang memicu munculnya berbagai penyakit berbahaya.
Yuk, Pahami Tabel Tinggi Badan Anak Stunting dengan Tepat!
Sebagai orang tua, Anda perlu memahami tabel tinggi badan anak stunting yang menjadi acuan kesehatan global. Dengan begitu, Anda dapat mencegah malnutrisi kronis pada anak sejak masa kehamilan hingga menginjak usia 2 tahun. Untuk mendukung pertumbuhan dan kecerdasan buah hati, Anda perlu mengimbangi dengan pendidikan berkualitas dari Sparks Sports Academy.
Bersama tenaga profesional, kami menghadirkan pendidikan dengan metode permainan edukatif yang mengasah kemampuan kognitif-motorik, sosial, bahasa, dan emosional anak untuk mempersiapkan bekal di masa depannya. Ikuti free trial class dan nikmati ekstra diskon dengan fasilitas lengkap!







