Mitos Bayi Menangis Tengah Malam, Karena Gangguan Gaib?

Mitos Bayi Menangis Tengah Malam, Karena Gangguan Gaib?

Table of Contents

Pernah merasa bingung atau cemas ketika bayi menangis tiba-tiba di tengah malam? Banyak orang tua bahkan mengaitkannya dengan hal mistis. Menariknya, tangisan ini bisa mengindikasikan beberapa hal. Yuk, kenali lebih dalam dan jangan langsung percaya mitos bayi menangis tengah malam agar Anda bisa tahu keinginan si kecil!

Key Takeaways:

  • Tangisan di malam hari bukan pertanda mistis, melainkan cara alami bayi berkomunikasi dan beradaptasi dengan lingkungannya.
  • Mitos bayi menangis tengah malam sering muncul karena kurangnya pemahaman terhadap kebutuhan bayi.
  • Sentuhan, dekapan, dan perhatian orang tua akan jauh lebih efektif menenangkan bayi dibanding metode mekanis.

Mitos Bayi Menangis Tengah Malam

Fenomena bayi yang menangis saat malam hari sudah ada sejak dulu. Karena sering terjadi dan sulit menjelaskan, masyarakat zaman dulu pun menafsirkannya tanpa ada landasan ilmiah, seperti menganggap ada gangguan dari makhluk halus. Itulah yang membuat mitos bayi menangis tengah malam bertahan hingga sekarang.

Sebetulnya, anggapan tersebut muncul karena banyak orang tua dulu belum memahami apa yang sebenarnya terjadi pada bayi ketika mereka menangis tanpa henti di malam hari. Ketika sang ibu belum tahu apa penyebab tangisannya, muncullah penjelasan dari orang tua atau kerabat yang mengaitkannya dengan hal mistis.

Cerita tersebut pun akhirnya diwariskan turun-temurun. Padahal, mitos bayi menangis di malam hari memiliki penjelasan ilmiah yang jauh lebih masuk akal. Mengutip NPR, menurut Harvard University Evolutionary Biologist, Katherine Hinde, tangisan bayi di malam hari merupakan bentuk naluri alami yang terbentuk sejak zaman manusia purba.

Bayi menangis agar ibunya tetap terjaga dan memberi perhatian lebih, bahkan menunda kehamilan berikutnya karena tubuh sang ibu terlalu lelah untuk berovulasi. Meski terdengar unik, teori ini menjelaskan bagaimana tangisan malam hari menjadi bagian dari mekanisme alami untuk bertahan hidup, bukan karena hal gaib.

Penyebab Bayi Menangis Tengah Malam

Sekarang Anda tidak perlu terlalu takut atau khawatir dengan mitos bayi menangis tengah malam. Namun, cobalh untuk memahami arti sebenarnya dari bayi menangis di malam hari berikut ini.

1. Kolik

Salah satu pemicu bayi menangis di malam hari adalah kolik. Kondisi ini biasanya muncul di usia 3-6 minggu dan membuat bayi menangis lama tanpa alasan yang jelas. 

Menurut jurnal penelitian National Library of Medicine tentang infantile colic, kondisi ini bukan penyakit berbahaya, melainkan akibat sistem pencernaan yang belum matang sepenuhnya. Gas yang menumpuk membuat perut terasa tidak nyaman, sehingga bayi menjadi rewel.

2. Lapar

Tangisan malam hari seringkali menandakan bayi merasa lapar. Bayi yang baru lahir memiliki lambung kecil, jadi ia perlu menyusu lebih sering. Gerakan mengisap jari atau bibir menjadi tanda ia butuh makan. Ketika rasa lapar ini datang di tengah malam, tangisan pun menjadi cara bayi meminta perhatian.

3. Popok Basah

Popok yang penuh atau basah bisa membuat bayi terbangun dan merasa tidak nyaman. Sensasi lembab pada kulitnya inilah yang membuatnya rewel. Oleh karena itu, alih-alih percaya tentang mitos bayi menangis tengah malam, Anda lebih baik mengecek dan mengganti popok sebelum tidur untuk mencegah anak menangis.

4. Kelelahan

Setelah seharian menerima begitu banyak rangsangan baru dari dunia luar, bayi bisa merasa lelah dan akhirnya rewel di malam hari. Otaknya masih belajar menyesuaikan diri dengan berbagai suara dan cahaya. Rasa lelah ini akan membuatnya menangis sebelum akhirnya tertidur kembali.

5. Ingin Bergerak

Bayi yang berbaring terlalu lama bisa merasa bosan atau tidak nyaman. Tangisannya menjadi isyarat bahwa ia ingin digendong atau diayun sebentar. Perasaan hangat di pelukan orang tua pun mampu menenangkan emosinya dengan cepat.

Cara Mengatasi Bayi Menangis Tengah Malam

Menangani tangisan anak di malam hari tentu butuh ketenangan dan kesabaran. Setelah memastikan mitos bayi menangis tengah malam tidak benar dan tahu penyebab aslinya, Anda bisa mencoba langkah-langkah berikut.

  • Tunggu sebentar sebelum menghampiri, karena kadang tangisan itu hanya tanda bayi sedang berusaha tidur kembali.
  • Periksa posisi tidurnya, pastikan tubuhnya tidak terjepit atau terhalang selimut.
  • Usap lembut punggung atau perutnya sambil berbicara dengan suara pelan.
  • Bungkus bayi dengan kain lembut (swaddling) untuk memberi rasa aman seperti di dalam rahim.
  • Gunakan sleep sack jika ia sudah aktif bergerak agar tetap hangat tanpa risiko terselimuti berlebihan.
  • Atur suhu kamar sekitar 20-22°C agar ia bisa tidur lebih nyaman.

Jika bayi masih rewel, Anda bisa memeluknya sebentar sambil mengayunnya secara perlahan. Penelitian National Library of Medicine pun menunjukkan bahwa gerakan lembut dan sentuhan hangat dari orang tua membantu menenangkan detak jantung dan menurunkan rasa gelisah pada bayi.

Masih Percaya dengan Mitos Bayi Menangis Tengah Malam?

Dari berbagai penelitian, mitos bayi menangis tengah malam tidak benar dan merupakan pengaruh dari faktor biologis serta emosional, bukan hal mistis seperti yang banyak orang yakini. Ketenangan, sentuhan hangat, serta stimulasi yang tepat pun menjadi cara untuk menenangkan bayi dan membantu perkembangannya. 

Berbicara tentang anak, jika ingin mendukung pertumbuhannya secara maksimal, Anda bisa mengandalkan Spark Sports Academy. Spark Sports Academy percaya bahwa setiap anak memiliki potensi yang tumbuh melalui stimulasi fisik dan sosial yang positif.

Karena itu, melalui berbagai kelas seperti Gymnastic, Sensory & Phonics, Multisport, hingga Dance, anak akan diajak bergerak aktif sambil mengenali diri mereka sendiri. Ayo, book Free Trial di Spark Sports Academy, temukan pengalaman belajar yang menyenangkan untuk si kecil!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%