Sekolah ramah anak (Children Friendly School) telah menjadi pilihan banyak orang tua di masa sekarang. Alasannya karena di sana terdapat ruang yang aman, bebas dari kekerasan, serta mendukung perkembangan fisik, emosional, dan kognitif anak.
Penerapan kebijakan dan praktiknya membantu anak merasa diterima dan dihargai, sehingga membuatnya termotivasi dalam belajar. Melalui model instansi ini, pendidikan bukan sekadar mengajarkan tentang pengetahuan, melainkan membantu karakter serta kesejahteraan anak.
Key Takeaways
- Sekolah ramah anak berfokus pada kesehatan, keamanan, inklusi, dan partisipasi anak selama pembelajaran.
- Manfaat model sekolah ini meliputi peningkatan keterlibatan siswa, perkembangan holistik, dan pengurangan kekerasan.
- Orang tua dan masyarakat memiliki peran penting dalam mendukung model Children Friendly School.
Mengenal Sekolah Ramah Anak
Sekolah ramah anak adalah sebuah konsep pendidikan berdasarkan model Children Friendly School yang dihadirkan UNICEF lalu diadaptasi di Indonesia.
Landasan penerapan sekolah ini di Indonesia tercantum pada Peraturan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Nomor 8 Tahun 2014. Aturan tersebut berkaitan tentang kebijakan sekolah ramah anak sebagai langkah pemberdayaan dan perlindungan anak di sekolah.
Pada konteks nasional, sekolah ramah anak adalah satuan pendidikan (formal, informal, atau non-formal) yang secara sadar memberi jaminan terhadap hak-hak anak, memberi perlindungan dari kekerasan maupun diskriminasi, serta menyediakan lingkungan yang nyaman dan aman.
Dalam penerapannya, sekolah melibatkan guru yang terlatih, kurikulum responsif dan adaptif, fasilitas aman, serta partisipasi aktif dari keluarga maupun masyarakat. Sekolah ini juga menekankan perlindungan hak anak selama dalam pembelajaran dan aktivitas di sekolah.
Ciri-Ciri Sekolah Ramah Anak
Penting untuk Anda pahami bahwa ciri-ciri sekolah yang mensejahterakan siswa bukan hanya terlihat dari fasilitasnya, melainkan budaya dan praktik pendidikan sehari-hari. Melalui beberapa ciri berikut ini, orang tua bisa menilai sejauh mana sekolah mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.
- Kebijakan tertulis mendukung anak: Sekolah yang bermutu mempunyai pedoman dan komitmen secara tertulis mengenai perlindungan anak, pencegahan kekerasan, dan non-diskriminasi.
- Lingkungan fisik aman dan sehat: Fasilitas seperti kelas, toilet, dan area bermain dirancang aman, bersih, aman, dan mendukung aktivitas anak.
- Praktik pembelajaran yang ramah anak: Guru menerapkan metode pengajaran inklusif, menghargai dan mewadahi perbedaan, dan menggunakan disiplin tanpa ada kekerasan.
- Partisipasi anak: Anak-anak mendapat kesempatan untuk menyampaikan pendapat, mengikuti kegiatan sekolah, dan melaporkan masalah.
- Keterlibatan orang tua dan komunitas: Sekolah memiliki kerja sama dengan orang tua maupun lingkungan sekitar dalam menjaga budaya positif untuk perkembangan anak.
- Pengembangan kapasitas guru: Guru mendapat pelatihan secara berkala agar memahami hak anak, menerapkan pembelajaran positif, dan mampu mengelola konflik dengan baik.
Manfaat Sekolah Ramah Anak
Orang tua harus tahu bahwa model sekolah ini memberi dampak yang bukan hanya terkait perilaku anak, melainkan perkembangannya secara jangka panjang. Berikut adalah beberapa kelebihan yang membuat konsep sekolah ramah anak sangat penting untuk diterapkan di Indonesia.
- Perlindungan anak: Sekolah ini dapat menciptakan lingkungan yang anti kekerasan, anti perundungan, dan diskriminasi.
- Keterlibatan dan motivasi anak: Anak yang merasa dihargai akan cenderung lebih percaya diri, aktif mengikuti pembelajaran, dan berani mengemukakan pendapat.
- Pengembangan karakter: Nilai-nilai berupa toleransi, empati, kedisiplinan, dan kerja sama terbentuk lewat interaksi sehari-hari.
- Lingkungan belajar yang sehat dan inklusif: Model sekolah ini menerima anak dari beragam latar belakang, tidak terkecuali anak berkebutuhan khusus.
- Hubungan sekolah dengan keluarga yang kuat: Kolaborasi antara sekolah dan orang tua mampu menciptakan suasana belajar yang menyenangkan dan suportif.
Cara Memilih Sekolah Ramah Anak
Memilih sekolah ramah anak memerlukan perhatian dari berbagai aspek. Tujuannya agar Anda sebagai orang tua benar-benar memastikan anak mendapatkan lingkungan belajar yang aman, suportif, serta sesuai dengan kebutuhan perkembangannya. Berikut ini tipsnya.
1. Periksa Kebijakan terkait Perlindungan Anak
Pastikan sekolah mempunyai aturan secara tertulis tentang anti perundungan, anti kekerasan, dan disiplin positif. Kebijakan tersebut menunjukkan komitmen nyata sekolah dalam menjaga keamanan dan kenyamanan anak.
2. Tinjau Lingkungan Sekolah secara Fisik
Anda bisa melihat kondisi toilet, ruang kelas, area bermain, hingga jalur akses menuju sekolah. Pastikan fasilitasnya bersih, aman, dan terawat yang mana mengindikasikan bahwa sekolah memang peduli terhadap keselamatan anak.
3. Amati Interaksi Guru dan Siswa
Perhatikan apakah guru menerapkan pendekatan yang menghargai pendapat, ramah anak, dan tidak menerapkan hukuman fisik.
4. Evaluasi Keterlibatan Orang Tua
Sekolah secara aktif melibatkan orang tua dalam aktivitas dan keputusan. Hal ini penting untuk menghadirkan biaya belajar yang lebih positif dan terbuka.
Sudah Paham tentang Sekolah Ramah Anak?
Untuk melengkapi pengalaman belajar di sekolah ramah anak, kegiatan fisik yang terstruktur dan aman merupakan faktor penting untuk perkembangan karakter serta kesehatan anak. Spark Sports Academy hadir dengan berbagai aktivitas yang menyenangkan dan mendidik dalam lingkungan yang nyaman dan aman.
Berbagai program Spark Sports Academy akan melatih anak, baik dalam aspek mental, motorik, sampai sosial seperti disiplin, kerja sama tim, maupun rasa percaya diri. Semua kegiatan yang berlangsung memprioritaskan perlindungan, kenyamanan, dan pembentukan karakter.
Dengan memilih Sparks Sports Academy, Anda dapat memberi pengalaman pembelajaran yang berkualitas untuk pertumbuhan holistik anak.
Referensi:






