Tidur yang berkualitas merupakan salah satu kunci penting untuk tumbuh kembang anak. Namun kenyataannya, masih banyak orang tua yang menghadapi tantangan anaknya sulit tidur atau membutuhkan bantuan tertentu agar bisa terlelap. Kondisi ini berhubungan dengan sleep association (asosiasi tidur) atau kebiasaan anak untuk tidur.
Asosiasi tidur yang positif bisa menciptakan rutinitas tidur lebih berkualitas, begitu juga sebaliknya. Untuk itu, penting bagi orang tua memahami cara efektif menciptakan kebiasaan tidur positif pada anak demi mendukung kualitas tidur yang optimal bagi tumbuh kembang mereka. Artikel ini akan menguraikan pengertian hingga langkah-langkah membangun asosiasi tidur yang sehat.
Key takeaway:
- Sleep association sangat mempengaruhi kualitas tidur mereka.
- Asosiasi tidur yang positif membantu anak tidur lebih mandiri, tenang, dan konsisten sepanjang malam.
- Cara menciptakan asosiasi tidur positif yaitu membangun rutinitas tidur yang konsisten, lingkungan tidur nyaman, serta penggunaan baby-controlled sleep associations.
Apa Itu Sleep Association?
Mengutip dari Kids Health, asosiasi tidur merupakan suatu kondisi di mana anak terbiasa tidur dengan bantuan objek atau aktivitas tertentu. Aktivitas ini bisa berupa disusui, diayun, dan/atau ditepuk untuk tidur. Orang tua perlu menciptakan asosiasi tidur yang positif supaya anak tak melulu bergantung pada sesuatu agar dapat tertidur.
Kapan Asosiasi Tidur Dimulai?
Mengetahui waktu dimulainya asosiasi tidur anak sangat berguna untuk orang tua yang ingin membentuk kebiasaan tidur sehat pada anak mereka. Anak pada umumnya mulai mengembangkan sleep associationpositif ataupun negatif pada usia sekitar 3-4 bulan.
Ini karena pada usia ini, anak sudah mulai sadar pada lingkungan sekitarnya dan mulai mengembangkan memori yang berhubungan dengan bagaimana cara mereka tidur. Jadi, jika Anda ingin membentuk asosiasi tidur positif pada anak, bisa dimulai dari usia tersebut.
Jenis-Jenis Sleep Associations
Untuk mempermudah proses membentuk kebiasaan tidur positif pada anak, Anda juga perlu tahu jenis-jenisnya asosiasi sebagai bahan referensi. Secara umum, asosiasi tidur bisa dikategorikan menjadi 2 kelompok, yakni sebagai berikut.
1. Baby-Controlled Sleep Associations
Ini adalah hal-hal atau alat yang anak gunakan sendiri untuk membantu mereka tertidur. Jenis asosiasi ini biasanya memudahkan anak tidur mandiri tanpa bantuan orang tua. Contohnya antara lain:
- Memeluk boneka atau mainan kesayangan.
- Menggunakan bedong (untuk bayi < 4-5 bulan).
- Menggunakan empeng (untuk bayi usia 7-8 bulan).
- Mengisap jari atau jempol.
2. Parent-Controlled Sleep Associations
Ini adalah asosiasi tidur yang melibatkan peranan orang tua. Jenis asosiasi ini umumnya akan membuat anak kesulitan untuk tidur mandiri, sehingga sebaiknya Anda pastikan untuk tidak melakukannya dalam jangka waktu lama. Contohnya bisa berupa:
- Menyusui atau memberi makan anak hingga tertidur.
- Mengayun anak.
- Menepuk lembut untuk menenangkan.
- Mengeluarkan suara “shh” terus-menerus.
- Menggendong atau memeluk sampai tertidur.
- Co-sleeping (tidur bersama).
- Orang tua hadir di ruangan sampai anak tertidur.
Cara Menciptakan Asosiasi Tidur yang Positif
Asosiasi tidur terbilang positif apabila dapat membantu anak tidur dengan mandiri, tenang, dan konsisten tanpa ketergantungan pada bantuan orang lain. Melansir dari Raising Children Network, Anda bisa membentuk kebiasaan tidur yang baik pada anak dalam beberapa waktu tergantung pada pendekatan yang Anda gunakan dan temperamen anak.
Dalam hal ini, Anda bisa coba beberapa tips berikut untuk membentuk asosiasi tidur positif pada anak.
- Terapkan rutinitas sebelum tidur yang konsisten seperti mandi hangat, memakai piyama, membaca buku, atau mendengarkan musik lembut.
- Gunakan baby-controlled sleep associations, misalnya boneka kesayangan atau empeng.
- Amati tanda-tanda mengantuk dan tidurkan anak sebelum ia terlalu lelah. Hindari menggendong anak saat tidur, karena tetap menggendongnya tidak akan membuat anak belajar tidur mandiri.
- Jika anak sudah terlanjur memiliki asosiasi negatif, mulai hilangkan secara perlahan. Misalnya, anak suka ditepuk dada atau punggungnya ketika tidur, maka bisa diubah dengan mengurangi waktu tepukan secara perlahan hingga bayi terbiasa tidur sendiri.
- Jika anak menangis, berhentilah sejenak sebelum segera menenangkannya. Terkadang, anak dapat menenangkan dirinya sendiri.
- Untuk bayi, pastikan orang tua memisahkan waktu tidur dengan menyusui.
- Batasi stimulasi sebelum tidur, termasuk penggunaan gadget atau aktivitas yang terlalu aktif.
Sparka Sports Academy: Solusi Tepat Meningkatkan Kualitas Tidur Anak
Membentuk sleep association yang positif merupakan langkah penting dalam membantu anak memiliki kebiasaan tidur yang mandiri dan berkualitas. Selain karena asosiasi tidur yang positif, kualitas tidur juga sangat berkaitan dengan aktivitas fisik dan stimulasi yang tepat.
Sparks Sports Academy hadir sebagai pusat edukasi untuk anak yang menawarkan berbagai aktivitas fisik dengan pendekatan yang terarah dan menyenangkan. Pilihan kelasnya pun yang beragam, mulai dari gymnastic, dance hingga multisport.
Selain itu, kami juga menawarkan berbagai aktivitas seru, mulai dari language communication, social-emotional, cognitive, fine motor hingga gross motor skills yang berguna untuk menstimulasi indra anak secara optimal serta mendukung perkembangan maksimalnya.
Untuk saat ini, program kami sudah tersedia di beberapa tempat, mulai dari Tanjung Duren, Kelapa Gading, Depok, BSD, hingga Bogor. Menariknya, jadwal kelasnya bisa disesuaikan dengan jadwal orang tua, sehingga Anda bisa lebih mudah mengatur waktu tanpa mengganggu rutinitas harian, termasuk jadwal tidur anak. Untuk informasi selanjutnya, kunjungi Sparks Sports Academy sekarang!







