Pentingnya Gut Brain Axis Pada Tumbuh Kembang Anak

Pentingnya Gut Brain Axis Pada Tumbuh Kembang Anak

Table of Contents

Tahukah Anda bahwa sistem pencernaan berperan besar pada fungsi otak dan suasana hati anak? Menurut Frontiers in Integrative Neuroscience, otak dan usus memiliki jalur komunikasi yang dikenal dengan istilah gut brain axis (GBA) dan dapat saling memengaruhi kinerja satu sama lain. 

Produk dari komunikasi keduanya berdampak pada sistem kekebalan tubuh dan kesehatan mental pada anak. Cari tahu lebih dalam tentang sistem krusial ini untuk mendukung proses tumbuh kembang yang lebih menyeluruh.

Key takeaways:

  • Kesehatan bakteri usus dapat secara langsung memengaruhi suasana hati serta kesehatan mental anak.
  • GBA yang tidak sehat sering kali menjadi akar masalah gangguan tidur dan kecemasan pada anak.

Mengenal Mekanisme Gut-Brain Axis pada Anak

Secara biologis, gut brain axis melibatkan koordinasi yang rumit antara sistem saraf, endokrin, dan imun. Saluran pencernaan sering disebut sebagai “otak kedua” karena mengandung jutaan neuron yang berkomunikasi langsung dengan otak melalui saraf vagus.

Saraf vagus bertindak sebagai jalan tol informasi utama yang mengirimkan sinyal dari mikrobiota usus ke batang otak. Secara umum, komunikasi ini terjadi melalui saraf dan sinyal kimia (sistem imun dan hormon).

Nah, ketidakseimbangan pada mikrobiota usus dapat mengirimkan sinyal yang memicu kecemasan, stres, atau depresi, bahkan obesitas, seperti yang dijelaskan laman The Cleveland Clinic.

Pengaruh GBA terhadap Kognitif dan Emosional

Pernahkah Anda melihat anak mendadak sakit perut atau merasa mual saat merasa cemas sebelum ujian? Kondisi tersebut merupakan contoh nyata gut brain axis

Dalam kasus ini, hubungan timbal balik antara mikrobiota dalam saluran pencernaan (usus) dan GBA menunjukkan bahwa stres psikologis dapat mengubah komposisi bakteri usus, dan bakteri usus yang buruk dapat memperburuk respons stres anak.

Mengutip dari laman American Psychological Association, sejumlah penelitian mengemukakan bahwa mikroba usus sudah memiliki peran pada program pembentukan otak segera setelah anak lahir. 

Berbagai studi ilmiah dan penelitian lainnya menunjukkan bahwa mikrobiota usus yang sehat mendukung plastisitas sinaptik, yaitu kemampuan otak untuk membentuk koneksi baru. 

Sementara itu, gangguan pada sumbu ini selama masa kanak-kanak dapat memicu respons peradangan sistemik yang menghambat perkembangan kognitif optimal secara berkelanjutan. 

Artinya kesehatan mikrobiota usus berperan penting untuk perkembangan memori yang anak butuhkan dalam tumbuh kembang dan proses belajar. Dengan kata lain, kesehatan sistem GBA memiliki dampak pada kinerja akademis anak di sekolah.

Dampak GBA Tidak Sehat pada Kesehatan Mental dan Umum

Sistem gut brain axis yang terganggu dapat memicu berbagai masalah kesehatan pada anak, mulai dari gangguan emosional hingga penurunan fungsi fisiologis secara menyeluruh.

1. Gangguan Kecemasan dan Depresi

Ketidakseimbangan bakteri usus mengganggu produksi serotonin dan dopamin, membuat anak lebih rentan terhadap perubahan suasana hati ekstrem.

2. Isu Kognitif dan ADHD

Peradangan pada usus dapat menembus sawar otak dan memengaruhi area prefrontal yang mengatur konsentrasi anak.

3. Gangguan Tidur dan Kelelahan

Lantaran usus memengaruhi produksi melatonin, GBA yang buruk dapat menyebabkan anak sulit tidur nyenyak. Kualitas istirahat yang rendah akhirnya menyebabkan kelelahan fisik dan mental saat beraktivitas.

3. Penurunan Imunitas dan Alergi

Mengingat sebagian besar sistem imun berpusat di usus, kondisi dysbiosis pada jalur GBA dapat mengganggu respons pertahanan tubuh. Ketidakseimbangan bakteri ini memicu reaksi imun yang tidak beraturan, sehingga meningkatkan risiko infeksi berulang serta memicu perkembangan alergi atau eksim akibat kegagalan sinyal komunikasi antara sistem pencernaan dan otak.

4. Gangguan Fungsional Pencernaan

IBS atau nyeri perut fungsional menjadi manifestasi kondisi otak yang memperkuat sinyal nyeri secara berlebihan meskipun secara klinis tidak ditemukan luka fisik pada organ pencernaan.

Baca juga: Manfaat Probiotik untuk Anak, Investasi Kesehatan Sejak Dini!

Tips Praktis Menjaga Keseimbangan Sistem Gut Brain Axis

Untuk memastikan GBA berfungsi optimal bagi tumbuh kembang anak, orang tua perlu melakukan langkah-langkah strategis berbasis nutrisi dan gaya hidup sehat untuk memastikan variasi mikrobiota usus yang lebih sehat. 

1. Diversifikasi Konsumsi Prebiotik dan Probiotik 

Anak-anak membutuhkan asupan serat dari buah-buahan dan sayuran sebagai makanan bakteri baik (prebiotik). Selain itu, makanan fermentasi tradisional seperti tempe atau yogurt dapat menambah populasi bakteri menguntungkan. Keragaman mikrobiota yang tinggi berkorelasi positif dengan kesehatan mental yang lebih baik.

2. Aktivitas Fisik secara Teratur 

Olahraga memiliki pengaruh pada usus seperti halnya pada otot tubuh. Aktivitas fisik meningkatkan produksi asam lemak rantai pendek (SCFA) di usus yang berfungsi melindungi integritas lapisan usus dan mendukung kesehatan otak. Dengan kata lain, aktivitas fisik rutin mampu memodifikasi profil mikrobioma menjadi lebih sehat.

3. Menghindari Antibiotik yang Tidak Perlu 

Penggunaan antibiotik yang berlebihan pada anak dapat menyapu bersih bakteri baik. Jika memang diperlukan, pastikan penggunaannya diikuti dengan pemulihan flora usus pasca-pengobatan agar jalur komunikasi antara perut dan otak tidak terputus secara permanen.

4. Manajemen Stres dan Tidur 

Tidur yang cukup sangat penting bagi sinkronisasi gut brain axis. Gangguan tidur dapat mengacaukan ritme sirkadian mikrobiota, yang kemudian berdampak pada fokus anak di siang hari.

Investasi Sehat dari Dalam Perut

Kesehatan dan tumbuh kembang optimal pada anak mencakup menjaga keseimbangan ekosistem internal yang mendukung kesehatan mental, fisik, dan kecerdasan mereka. Memahami bahwa saluran cerna dalam perut dan otak anak bekerja sebagai satu kesatuan tim dapat memberikan perspektif baru dalam pengasuhan.

Dengan menjaga pola makan yang kaya nutrisi dan mendukung aktivitas fisik, Anda sedang membangun pondasi kuat bagi masa depan anak melalui optimalisasi sistem gut brain axis

Upayakan kesehatan anak secara holistik dengan memanfaatkan berbagai pilihan aktivitas fisik dan olahraga untuk anak dari Sparks Sports Academy. Kurikulum kami terbagi berdasarkan kelompok usia dengan 8 pilihan jenis kelas yang mencakup aktivitas fisik, kinetik, dan sensori  untuk mendukung tumbuh kembang sesuai kebutuhan setiap anak.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%