Di Indonesia, stunting menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian khusus dari seluruh lapisan masyarakat. Pasalnya, dalam jangka panjang, dampak stunting sangatlah besar yang membuat masa depan anak terenggut, mulai dari menghambat pertumbuhan fisik, mengganggu kesehatan, hingga menurunkan kecerdasan otak.
Oleh karena itu, sosialisasi masif tentang bahaya stunting sekaligus penanganan tepat sangat penting dilakukan agar tumbuh kembang anak optimal sesuai masa perkembangannya. Penasaran apa saja bahaya stunting bagi perkembangan anak dalam jangka panjang? Simak penjelasannya di bawah ini.
Key Takeaways
- Stunting merupakan kondisi gagal tumbuh yang menyerang sistem kekebalan tubuh dan otak anak, sehingga pertumbuhannya tidak optimal sesuai usianya.
- Dampak stunting sangatlah serius apabila Anda sebagai orang tua tidak melakukan pencegahan sejak dini, mulai dari pertumbuhan fisik yang terhambat, gangguan kesehatan, hingga menurunkan kecerdasan intelektual anak.
- Meski begitu, bahaya stunting bisa Anda cegah sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun dengan memberikan asupan gizi seimbang sesuai standar nasional dan melakukan pemeriksaan rutin ke posyandu terdekat.
6 Dampak Stunting terhadap Perkembangan Anak
Berikut ini beberapa dampak stunting yang dapat mengganggu perkembangan anak di masa mendatang.
1. Bertubuh Pendek dan Kurus
Salah satu bahaya stunting adalah membuat tubuh anak tidak berkembang secara optimal sesuai seusianya. Umumnya, anak yang mengalami stunting memiliki tubuh kurus dan pendek di bawah rata-rata.
Kondisi ini juga memengaruhi kulit, kuku, dan rambut kering dan mudah patah akibat kekurangan gizi kronis yang mengganggu pertumbuhannya. Namun, meski tubuh pendek dan kurus menjadi indikator masalah gizi kronis, tetapi Tim Percepatan Pencegahan Anak Kerdil/Stunting (TP2AK) Republik Indonesia menyebutkan bahwa kondisi ini belum tentu termasuk ciri-ciri stunting.
Hal ini karena fisik pendek bisa saja terjadi karena faktor keturunan meski jumlahnya sedikit dalam suatu populasi. Karena itu, Anda sebagai orang tua perlu memeriksa kondisi anak secara rutin untuk mendeteksi dini potensi stunting.
2. Intelektual di Bawah Rata-Rata
Kekurangan gizi kronis juga berdampak besar pada perkembangan otak anak selama dua tahun pertama kehidupannya. Akibatnya, anak menjadi sulit menerima pelajaran di sekolah dan menurunkan IQ mereka hingga berada di bawah rata-rata.
Kondisi ini terjadi karena adanya gangguan struktur saraf dan koneksi antar sel pada otak secara permanen yang dapat menghambat kemampuan kognitif dan motorik anak. Kemampuan anak dalam berpikir, mengingat, memahami bahasa, dan memecahkan masalah menjadi terganggu sehingga berpengaruh pada masa depan.
3. Anak Mudah Sakit
Dampak stunting juga membuat anak lebih mudah terserang penyakit seperti diare, Infeksi Saluran Pernapasan Akut (ISPA), TBC, dan campak karena sistem kekebalan tubuh melemah.
Dalam jangka panjang, stunting bahkan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti penyakit jantung, stroke, kanker, obesitas, dan diabetes. Kondisi ini terjadi akibat terganggunya pertumbuhan organ serta menurunnya daya tahan tubuh yang memicu munculnya berbagai penyakit berbahaya.
Baca juga: Cegah Stunting pada Anak Sejak Dini dengan Cara Ini
4. Gangguan Kesehatan Mental
Jurnal BMJ Nutrition, Prevention, and Health (2021) menerangkan bahwa gangguan kesehatan mental erat kaitannya dengan kecukupan gizi yang anak terima selama dalam kandungan.
Anak yang mendapat asupan bernutrisi dari sayuran, buah-buahan, karbohidrat, dan protein lengkap memiliki skor kesehatan mental lebih tinggi daripada anak yang tidak mendapatkannya. Stunting juga membuat perkembangan mental anak menjadi terlambat, meningkatkan risiko depresi, serta gangguan kecemasan ketika dewasa.
5. Gangguan Reproduksi
Selain gangguan mental, dampak stunting bisa mengganggu sistem reproduksi pada anak perempuan. Ketika memasuki usia dewasa, mereka berpotensi mengalami keterlambatan menstruasi pertama dan risiko komplikasi obstetrik (kandungan) yang lebih besar.
Ini terjadi karena stunting dapat mengganggu keseimbangan hormon akibat malnutrisi kronis yang tidak segera diatasi. Organ reproduksi dan ovarium tidak berkembang optimal sehingga memengaruhi fungsi dan ukurannya. Begitu pun pada anak laki-laki, stunting dapat menghambat perkembangan testis dan memicu terjadinya masalah kesuburan.
6. Produktivitas Terganggu
Dalam jangka panjang, stunting bahkan mengganggu produktivitas dan aktivitas anak sejak masa pertumbuhan hingga dewasa. Hambatan pada perkembangan motorik dan kognitif misalnya, membuat kemampuan belajar anak tidak optimal sehingga memengaruhi prestasi akademiknya di sekolah.
Anak dengan kondisi stunting juga cenderung kurang kompetitif secara fisik karena pertumbuhannya tidak sesuai usianya, seperti bertubuh pendek dan kurus akibat malnutrisi kronis sejak kecil. Kondisi ini bisa membatasi kesempatan kerja anak di kemudian hari dan meningkatkan biaya kesehatan secara keseluruhan.
Selain itu, stunting pada perempuan berisiko berlanjut ke siklus antargenerasi. Ibu dengan riwayat stunting umumnya memiliki tinggi badan di bawah rata-rata yang dapat memengaruhi aliran darah ke janin dan pertumbuhan plasenta. Akibatnya, bayi berisiko lahir dengan komplikasi medis serius dan mengalami gangguan pertumbuhan sejak awal kehidupan.
Atasi Dampak Stunting dengan Cara Tepat dan Pendidikan Berkualitas
Dampak stunting yang berbahaya bisa Anda cegah dengan cara tepat, yaitu memenuhi kebutuhan nutrisi lengkap sejak masa kehamilan hingga balita. Anda sebagai orang tua harus memantau perkembangan anak secara rutin ke dokter maupun posyandu terdekat untuk memastikan pertumbuhannya berjalan optimal.
Selain itu, Anda perlu memberi pendidikan terbaik yang dapat mendukung perkembangan kognitif, motorik, dan kecerdasan emosional anak sejak dini. Sparks Sports Academy menghadirkan berbagai kelas yang membantu anak mengeksplorasi tujuh inderanya dengan cara seru dan menyenangkan.
Kami merancang setiap aktivitas agar bisa mendorong perkembangan holistik anak, sehingga mereka dapat mengasah pikiran, sosial, dan bahasa melalui permainan edukatif. Segera daftarkan buah hati Anda dan nikmati berbagai fasilitas terbaik dari Sparks Sports Academy!






