-
Author: Tim Sparks Sports Academy
9 kecerdasan majemuk anak adalah konsep penting yang perlu diperhatikan oleh Mom/Dad dalam proses tumbuh kembang anak. Tidak terus menerus soal akademik, setiap anak memiliki kecerdasan yang berbeda-beda dan unik. Oleh karena itu, penting untuk Mom/Dad untuk memahami dan mengenali kecerdasan majemuk anak untuk memaksimalkan potensi anak kedepannya.
Apa itu Kecerdasan Majemuk Anak?
Menurut seorang psikologis Howard Gardner, multiple intelligence atau kecerdasan majemuk adalah teori yang menyatakan bahwa kecerdasan tidak hanya diukur dari kemampuan logika atau akademis saja, melainkan bisa diukur dari kemampuan non-akademis. Seperti contoh anak unggul di bidang musik, seni, bahasa, gerakan tubuh, dan kemampuan sosial.
Dengan memahami konsep kecerdasan majemuk anak, Mom/dad bisa memberikan pola asuh dan stimulus yang tepat agar anak tumbuh percaya diri dan berkembang secara optimal.
Jenis Kecerdasan Majemuk Anak dan Cara Mengembangkannya
Setiap anak pasti memiliki kecerdasan yang mencolok. Berikut adalah 9 kecerdasan majemuk anak beserta cara sederhana yang bisa digunakan Mom/Dad di rumah untuk mengembangkannya.
1. Kecerdasan Verbal (Linguistik)
Kecerdasan verbal (linguistik) adalah kemampuan berbahasa seperti membaca, mnulis, berbicara, memahami urutan dan makna kata, serta menggunakan bahasa dengan benar. Anak yang memiliki kemampuan ini biasanya unggul di bidang bahasa, mudah mengingat informasi verbal dan tertulis, suka menulis dan membaca, ahli dalam debat dan pidato, dan bisa menyampaikan informasi dengan baik.
Mom/Dad bisa mengembangkan kecerdasan verbal anak dengan cara:
- Membacakan dongeng.
- Mengajarkan kata-kata baru.
- Melatih anak untuk mengarang cerita.
- Menulis dan membacakan pusisi.
- menulis buku harian.
- Mengobrol tentang aktivitasnya selama di sekolah.
2. Kecerdasan Logis (Matematis)
Anak dengan kecerdasan ini biasanya akan unggul dalam mengolah angka, matematika, dan logika. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya bisa memecahkan masalah dengan menemukan dan memahami pola pikir, pola visual, pola jumlah, atau pola warna.
Mom/Dad bisa memicu kecerdasan logis inidengan cara:
- Bermain analisis.
- Berhitung.
- Pergi ke museum ilmu pengetahuan dan sains.
3. Kecerdasan Spasial (Visual)
Anak yang memiliki kecerdasan ini akan mengandalkan imajinasi dan sendang dengan bentuk, gambar, pola, desain, serta tekstur.
Kemampuan ini bisa di asah dengan cara:
- Menggambar.
- Melukis.
- Membangun sesuatu.
- Bermain warna.
- Bermain puzzle.
- Bermain lilin-lilinan.
4. Kecerdasan Kinestetik
Kecerdasan kinestetik adalah kemampuan anak mengekspresikan ide, emosi, atau menyelesaikan tugas dengan menggunakan tubuh. Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya sangat aktif bergerak, suka berolahraga, menari, atau membuat kerajinan tangan.
Mom/Dad bisa mengajaknya beraktivitas di luar ruangan untuk mengembangkan potensinya seperti:
- Berolahraga.
- Melibatkan anak dala aktivitas fisik.
- Mengajaknya ke kegiatan seni tari, bela diri atau kegiatan yang berhubungan dengan gerak tubuh.
Baca juga: Mengenal Kinestetik, Kunci Anak Aktif dan Cerdas Gerak
5. Kecerdasan Musikal
Anak yang memiliki kecerdasan ini biasanya peka terhadap nada, irama, dan suara. Mereka mudah mengingat lagu dan senang bernyanyi.
Mom/Dad bisa mengembangkan potensi musikal anak dengan cara:
- Mengenalkan berbagai jenis musik.
- Ajak bernyanyi bersama.
- Kenalkan alat musik sederhana.
6. Kecerdasan Interpersonal
Kecerdasan interpersonal adalah kemampuan anak untuk memahami perasaan, motivasi, dan karakter orang lain. Anak dengan kecerdasan ini akan mudah bergaul, suka bekerja sama, dan pandai berkomunikasi.
Mom/Dad bisa melatih kecerdasan anak dengan cara:
- Bermain peran (role play).
- Ajak berkomunitas.
- Melatih anak untuk bisa berbagi dan bekerja sama.
- Contohkan cara berkomunikasai dengan baik.
7. Kecerdasan Intrapersonal
Anak yang memiliki kecerdasan intrapersonal mampu untuk mengenali emosi, pikiran, dan kecemasan diri sendiri. Hal itu menjadi faktor anak dalam mengambil keputusan terbaik di hidupnya.
Mom/Dad bisa mengembangkan kecerdasan ini dengan cara:
- Ajari anak mengenali dan menamai emosinya.
- Memberi ruang untuk anak mengekspresikan perasaanya.
- Melakukan refleksi sederhana setelah beraktivitas
8. Kecerdasan Naturalistik
Kecerdasan naturalistik adalah kemampuan anak dalam mengidentifikasi, mengamati, mengkategorikan, memahami, dan memanipulasi unsur-unsur alam seperti tumbuhn, hewan, dan lingkungan.
Jika Mom/Dad ingin mengembangkan kecerdasan ini, cara di bawah bisa dilakukan:
- Ajak anak berkegiatan di luar rumah.
- Kenalkan dengan tanaman dan hewan.
- Libatkan anak untuk merawat tanaman atau hewan peliharaan.
9. Kecerdasan Eksistensial
Kecerdasan eksistensial berkaitan dengan kemampuan anak berpikir tentang makna hidup, nilai, dan pertanyaan mendalam.
Mom/Dad bisa membimbingnya dengan cara:
- Mengajak anak berdiskusi ringan tentang kehidupan.
- Dengarkan anak tanpa menghakimi.
- Ceritakan kisah yang mengandung nilai moral.
Dengan memahami 9 kecerdasan majemuk anak, Mom/Dad akan tersadarkan bahwa setiap anak istimewa dengan kelebihannya masing-masing. Tidak ada anak yang lebih pintar atau kurang pintar, yang ada hanyalah perbedaan cara belajar dan berkembang. Dengan stimulasi yang tepat, anak bisa tumbuh menjadi probadi yang percaya diri dan bahagia.







