10 Tips Latihan Angkat Beban pada Anak dan Manfaatnya!

10 Tips Latihan Angkat Beban pada Anak dan Manfaatnya!

Table of Contents

Latihan angkat beban pada anak kini menjadi bahan perbincangan di kalangan Mom/Dad karena meningkatnya kesadaran terhadap pentingnya aktivitas fisik sejak dini. Jika dulu angkat beban dikaitkan dengan olahraga dewasa, sekarang bisa dilakukan oleh anak-anak karena memiliki banyak manfaat bagi tumbuh kembangnya.

Namun, angkat beban tidak boleh dilakukan sembarangan. Mom/Dad perlu memahami teknik, porsi, dan tujuan latihan agar anak tetap aman sekaligus mendapatkan manfaat optimal

Tips Latihan Angkat Beban untuk Anak

Jika Mom/Dad ingin memberikan olahraga angkat beban untuk anak, berikut adalah tips penting yang aman, efektif, dan bisa diterapkan:

1. Pastikan Anak Sudah Cukup Usia

anak berusia 6-7 tahun umumnya sudah bisa latihan angkat beban ringan dengan pengawasan. Di umur ini, Mom/Dad harus memfokuskan anak untuk bisa melakukan teknik dan koordinasi tubuh yang baik dibanding menambah beban latihan.

2. Konsultasi dengan Dokter atau Pelatih Profesional

Sebelum memulai program latihan angkat beban pada anak di kelas gymnastic Sparks Sports Academy, sebaiknya Mom/Dad berkonsultasi dengan dokter anak atau pelatih bersertifikast terlebih dahulu. Ini penting dilakukan untuk mengukur kesiapan kondisi tubuh anak.

3. Fokus pada Teknik, Bukan Berat Beban

Kesalahan yang biasa terjadi adalah terlalu fokus mengejar angka beban bukan teknik. Anak sebaiknya menggunakan beban ringan atau hanya beban tubuhnya saja (bodywieght training) seperti squat, push-up, atau plank dan memfokuskan pada teknik yang benar.

4. Gunakan Beban yang Sesuai

Jika olahraga angkat beban sudah dilakukan oleh anak, Mom/Dad harus menyesuaikan angka beban dengan kemampuan anak agar teknik yang dilakukan benar dan anak tidak kesulitan.

5. Lakukan Pemanasan atau Pendinginan

Pemanasan membantu otot dan sendi siap bergerak, sementara pendinginan mencegah cedera dan mengurangi pegal. Mom/Dad jangan melewatkan kedua hal penting ini.

Baca juga: Cara Dorong Anak Menekuni Olahraga Sejak Dini agar Tumbuh Sehat dan Aktif

6. Jadi Contoh

Mom/Dad bisa menjadi contoh agar anak mau latihan angkat beban. Mom/Dad bisa mencontohkannya dengan latihan beban rutin di rumah dan menciptakan lingkungan rumah yang gemar berolahraga.

7. Bebaskan Anak Memilih Latihan

Biarkan anak mencoba berbagai macam latihan angkat beban. Hal ini membuat anak tidak bosan berolahraga angkat beban.

8. Pastikan Mom/Dad Selalu Mengawasi

Latihan angkat beban pada anak harus selalu didampingi oleh Mom/Dad atau pelatih profesional untuk memastikan keamanan dan teknik yang benar.

9. Perhatikan Sinyal Tubuh Anak

Jika anak mulai mengeluh nyeri sendi, pegal, atau merasa lelah, hentikan latihan. Mom/Dad harus bisa membedakan antara pegal otot normal dan rasa sakit yang berbahaya.

10. Buat Latihan Menjadi Menyenangkan

Dikutip dari Cleveland Clinic, latihan angkat beban bisa digabungkan dengan permainan atau tantangan kecil agar anak tidak merasa tertekan atau bosan. Tujuannya adalah membangun kebiasaan sehat, bukan kompetisi.

Manfaat Latihan Angkat Beban pada Anak

Jika dilakukan dengan benar, latihan angkat beban pada anak memiliki banyak manfaat, di antaranya:

  • Meningkatkan kekuatan otot dan daya tahan tubuh.
  • Mendukung kesehatan tulang.
  • Membantu pertumbuhan anak supaya optimal.
  • Meningkatkan koordinasi dan keseimbangan.
  • Mengurangu risiko obesitas anak.
  • Meningkatkan rasa percaya diri.
  • Membantu performa olahraga lainnya.
  • Membantu kebiasaan hidup sehat sejak dini.

Perlu diperhatikan, strength exercise tidak menghambat pertumbuhan anak jika dilakukan sesuai aturan. Justru olahraga ini membantu perkembangan fisik dan mental mereka.

Latihan angkat beban pada anak bukanlah hal yang berbahaya jika dilakukan dengan teknik yang benar, beban sesuai, dan pengawasan profesional. Kuncinya ada pada edukasi Mom/Dad dan pendekatan yang menyenagkan bagi anak. Jika Mom/Dad ingin anaknya aktif, kuat, dan percaya diri sejak ini, kelas gymnastic di Sparks Sports Academy adalah solusinya. Di sana, programnya dirancang khusus untuk anak dengan pengawasan pelatih profesional, sehingga membantu mengembangkan kekuatan, fleksibilitas, dan koordinasi tubuh secara optimal

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%