-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Bonding orang tua dan anak adalah fondasi bagi tumbuh kembang mereka, baik secara emosional maupun kognitif. Mengutip laman Shichida, ikatan antara orang tua dan anak terbentuk lewat cinta, kepedulian, dan kepercayaan yang konsisten. Karena itu, mengetahui cara membangun bonding dengan anak sangat penting.
Sebab, ketika merasa dekat dengan orang tuanya, anak cenderung lebih percaya diri, mudah berkomunikasi, dan memiliki kesehatan mental yang lebih baik. Ingin tahu bagaimana cara dan apa pentingnya bonding dengan anak? Simak artikel ini sampai habis!
Key Takeaways:
- Kunci membangun bonding dengan anak adalah dengan hadir secara utuh, meluangkan waktu, dan menikmati kebersamaan.Â
- Bonding orang tua dan anak yang terbangun sejak dini akan menjadi bekal penting bagi anak untuk tumbuh menjadi pribadi yang bahagia, percaya diri, dan siap menghadapi masa depan.
- Cara membangun bonding dapat orang tua lakukan dengan bermain bersama, mendengarkan ceritanya, bangun kegiatan yang edukatif bersama dan menghargai perasaan anak.
Cara Membangun Bonding dengan Anak
Melansir Harvard Center on the Developing Child, hubungan yang responsive dan penuh perhatian dapat menjadi fondasi kuat untuk arsitektur otak serta kesejahteraan dan kesehatan anak. Membangun ikatan dengan anak sebenarnya tidak rumit.Berikut cara yang bisa Anda lakukan.
1. Luangkan Waktu Berkualitas Setiap Hari
Bonding yang kuat seringkali berawal dari quality time yang konsisten dan berkualitas. Tidak harus berjam-jam, bahkan 15 hingga 30 menit sehari sudah cukup selama orang tua benar-benar hadir untuk anak tanpa gangguan.
Orang tua pun bisa menggunakan waktu ini untuk mengobrol, bermain, atau sekadar mendengarkan cerita anak tentang sekolah dan teman-temannya. Bagi anak, perhatian penuh dari orang tua ini adalah bentuk kasih sayang yang paling bermakna.
2. Bermain Bersama di Dunia Anak
Bermain pun bisa jadi sarana bonding ayah dan anak meski dengan waktu yang terbatas karena pekerjaan. Anda cukup berkontribusi dalam permainan mereka, entah itu bermain bola, puzzle, atau permainan lainnya. Hasilnya, anak akan merasa dihargai dan diperhatikan.
Melansir Kumparan, selain mempererat hubungan, aktivitas bermain juga membantu anak belajar tentang aturan, kerja sama, serta mengembangkan kreativitas dan kemampuan sosial anak.Â
3. Dengarkan Cerita Anak dengan Penuh Perhatian
Cara membangun bonding dengan anak berikutnya adalah dengan menjadi pendengar yang baik. Sering kali orang tua lebih banyak memberi nasihat daripada mendengarkan. Padahal, anak justru merasa lebih dekat dengan orang tua yang mau mendengar cerita mereka tanpa menghakimi.
Ketika anak berbicara, cobalah untuk memberi respons yang menunjukkan empati. Hal sederhana ini dapat membuat anak merasa dihargai dan lebih nyaman untuk terbuka tentang perasaannya.
4. Lakukan Aktivitas Kecil Bersama
Tidak hanya ayah, seorang ibu pun dapat kesulitan yang memperkuat ikatan emosional dengan anak, terutama jika waktunya memang terbatas karena bekerja di luar rumah. Jika mengalami hal serupa, bonding ibu dan anak bisa Anda lakukan lewat aktivitas kecil yang bermakna.
Sama sekali tidak memakan waktu, melansir Parents, momen singkat pun bisa menjadi sangat istimewa dan bermanfaat bagi anak untuk merasa bahwa mereka terhubung dengan orang tuanya.
Contoh momen tersebut adalah baca buku bersama, membacakan dongeng sebelum tidur, menyiram tanaman, memasak, atau merapikan kamar. Rutinitas ini dapat menciptakan kenangan hangat yang akan mereka ingat hingga dewasa. Bhajan sekaligus dapat mengajarkan anak tentang tanggung jawab dan kerja sama.
5. Tunjukkan Kasih Sayang Secara Fisik
Pelukan, tepukan lembut di bahu, atau menggenggam tangan anak mungkin terlihat sederhana. Namun, sentuhan seperti ini memiliki dampak besar bagi perkembangan emosional mereka. Sebab, snak yang sering mendapatkan pelukan dan perhatian cenderung merasa dicintai, dan lebih percaya diri dalam menghadapi rintangan.
6. Ajak Anak Beraktivitas di Luar Rumah
Cara membangun bonding dengan anak satu ini juga sangat efektif. Sebab, dengan mengajak anak melakukan aktivitas di luar rumah, seperti piknik, bersepeda, atau olahraga ringan, dapat menciptakan pengalaman yang menyenangkan sekaligus mempererat hubungan.
Kegiatan fisik juga akan membantu anak mengembangkan kemampuan sensorik dan motorik tubuh. Bahkan mampu meningkatkan kesehatan fisik dan kemampuan bersosialisasi dengan lingkungan sekitar.
7. Hargai dan Validasi Perasaan Anak
Setiap anak memiliki emosi yang perlu dihargai. Ketika mereka merasa sedih, marah, atau kecewa, orang tua sebaiknya tidak langsung menyepelekan perasaan tersebut. Dengan memvalidasi emosi anak dan membantu mereka memahaminya, orang tua sebenarnya sedang membangun rasa percaya dan keamanan pada anak.
Sudah Tahu Cara Membangun Bonding dengan Anak?
Kunci cara membangun bonding dengan anak adalah dengan hadir secara utuh, meluangkan waktu, dan menikmati kebersamaan. Namun, selain mempererat bonding keluarga, orang tua sebaiknya juga mendukung kesehatan dan tumbuh kembang anak melalui kegiatan aktif.
Salah satu pilihan yang menarik adalah dengan mendaftarkan anak ke Sparks Sports Academy. Sebab, terdapat berbagai program yang dirancang khusus untuk anak-anak agar mereka bisa belajar sambil bergerak aktif. Anak pun akan dilatih membangun kepercayaan diri, kerja sama tim, dan kemampuan sosial.
Lewat kelas yang menyenangkan dan edukatif, programnya tentu sangat cocok untuk anak usia dini hingga sekolah dasar. Ini adalah kesempatan berharga untuk melihat anak tumbuh lebih aktif, sehat, dan percaya diri. Ayo, dukung si kecil tumbuh menjadi pribadi yang sehat dan berkarakter bersama Sparks Sports Academy!






