6 Cara Efektif agar Bayi Tidur di Pesawat dengan Tenang

6 Cara Efektif agar Bayi Tidur di Pesawat dengan Tenang

Table of Contents

Bepergian menggunakan pesawat bersama bayi memang menjadi tantangan bagi orang tua. Suara bising mesin, perbedaan tekanan udara, lingkungan baru, dan ramai seringkali membuat bayi mudah menangis. Supaya tidak mengganggu penumpang lain, salah satu caranya adalah membuat bayi tidur di pesawat dengan tenang.

Key Takeaways

  • Umumnya, bayi mudah menangis ketika berada di pesawat karena banyak gangguan seperti suara bising, perubahan tekanan udara, dan lingkungan baru.
  • Supaya bayi tidak rewel, usahakan untuk menidurkan bayi agar tidak mengganggu penumpang lain.
  • Cara efektif agar bayi tidur di pesawat adalah dengan memilih jadwal sesuai jam tidurnya, menggunakan tempat khusus (keranjang bayi) di pesawat, pakaian nyaman, penutup telinga, dan dalam kondisi kenyang.

Cara Efektif Membuat Bayi Tidur di Pesawat 

Membawa bayi melakukan perjalanan udara sebenarnya tergolong aman jika Anda mempersiapkan dan mampu menangani si kecil di pesawat dengan baik. Namun, untuk mencegah kerewelannya, ikuti beberapa cara berikut agar bayi bisa tidur di pesawat.

1. Pilih Jadwal Terbang

Saat memesan tiket, pilihlah jadwal penerbangan yang sesuai dengan jam tidur alami bayi Anda, yaitu waktu tidur siang atau malam hari. Bisa juga setelah periode terpanjang di mana bayi Anda biasanya terjaga. Sehingga, saat di pesawat, tubuh bayi sudah berada di ambang batas kelelahan dan akan lebih mudah tertidur.

2. Pesan Tempat Duduk Khusus Bayi

Anda dapat menanyakan ke maskapai, apakah mereka menyediakan baby bassinet atau tidak. Baby bassinet adalah keranjang bayi yang tersedia di kursi penumpang baris depan dan terpasang di dinding sekat kabin (bulkhead). Biasanya, baby bassinet bisa digunakan untuk bayi di bawah usia 2 tahun dengan berat maksimal 10 kilogram.

Adanya baby bassinet dapat memberikan kenyamanan dan keamanan, terutama saat bayi tidur di pesawat. Selain itu, Anda bisa duduk dengan leluasa dan beristirahat karena tidak perlu memangku dan menggendong bayi dalam waktu yang lama, sehingga rasa lelah menjadi berkurang.

3. Penuhi Kebutuhan Dasar Bayi

Menurut Alodokter, bayi boleh naik pesawat setidaknya saat sudah berusia 4-6 minggu. Namun, sebelum pesawat lepas landas, pastikan untuk memeriksa popok bayi terlebih dahulu.

Jika popok penuh atau basah, sebaiknya ganti terlebih dahulu dengan popok kering agar bayi lebih nyaman. Kemudian, pastikan juga bayi Anda dalam keadaan kenyang agar tidak mudah rewel dan cepat mengantuk.

Akan tetapi, jika bayi masih rewel dan tetap tidak mau menyusu, Anda bisa menggendongnya sambil jalan-jalan pelan di lorong pesawat saat keadaan aman dan boleh melepas sabuk pengaman. Cara ini akan membantu menenangkan bayi, hingga bahkan membuatnya tertidur pulas.

4. Periksa Posisi Tidur Bayi

Jika bayi tidur di pesawat berada di pangkuan Anda, sering-seringlah periksa kondisi bayi. Pastikan wajahnya tidak tertutup apapun agar ia mudah bernapas.

Sedangkan jika bayi berada di baby bassinet, pastikan keranjang terpasang kuat dan aman. Periksa juga posisi bayi agar tetap terlentang, bukan tengkurap, apalagi sampai kepala dan lehernya tertekuk.

5. Atasi Perubahan Tekanan

Rasa sakit pada telinga bisa menjadi penyebab bayi rewel dan sulit tidur. Hal ini karena saat pesawat lepas landas dan mendarat, ada perubahan tekanan udara di dalam kabin.

Tipsnya, coba susui bayi atau berikan botol susu atau empeng. Berdasarkan Orami, gerakan mengisap mampu menyamakan tekanan di bagian telinga tengah (eustachius).

6. Ciptakan Kenyamanan

Cara selanjutnya supaya bayi tidur di pesawat dengan tenang dan nyenyak adalah dengan memberikan kenyamanan pada tubuh bayi. Pakaikan bayi baju berlapis, seperti oneset atau bodysuit, kaus kaki, dan jaket atau selimut tipis untuk menjaga suhu tubuhnya tetap hangat.

Pasangkan earplug atau earmuff khusus bayi pada telinganya. Selain dapat melindungi telinga dari perubahan tekanan, keduanya juga berguna untuk meredam suara bising mesin pesawat, suara berisik penumpang, dan suara pengumuman. Anda juga bisa memainkan white noise melalui aplikasi di ponsel yang terhubung dengan headphone.

Ajak Bayi Beraktivitas Fisik di Sparks Sports Academy!

Itulah beberapa cara efektif yang bisa Anda coba agar bayi tidur di pesawat dengan tenang, aman, dan nyaman. Sehingga, kabin pesawat akan terbebas dari rengekan bayi yang bisa membuat Anda dan penumpang lain dapat beristirahat dengan baik hingga sampai di tujuan.

Untuk membantu bayi mendapatkan tidur yang berkualitas, Anda dapat mengikutsertakannya ke dalam kelas olahraga di Spark Sports Academy. Bayi Anda akan diajak mengikuti permainan fisik dan stimulasi motorik yang menyenangkan bersama teman sebayanya di kelompok baby (12-23 bulan) dan pelatih profesional.

Dengan demikian, mereka dapat menghabiskan energinya di tempat yang tepat. Lalu, sepulangnya ke rumah, bayi Anda akan mudah tertidur pulas dengan waktu yang konsisten. Pada akhirnya, tumbuh kembang bayi Anda menjadi lebih sehat.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%