3 Ciri Anak Cepat Tinggi dan Cara Mendukungnya

3 Ciri Anak Cepat Tinggi dan Cara Mendukungnya

Table of Contents

Secara umum memang ada standar tinggi badan anak ketika mencapai usia tertentu. Misalnya, pada usia 1-2 tahun bisa tumbuh 10-15 cm tiap tahun. Kemudian ketika anak masuk usia 3 tahun, pertumbuhan tinggi badan lebih lambat.

Pertumbuhan tersebut akan terus berjalan dengan stabil sampai sebelum anak masuk ke masa pubertas. Beberapa anak memang bisa mengalami pertumbuhan pesat dibandingkan dengan teman-temannya.

Ada beberapa faktor yang membuat kondisi tersebut memungkinkan seperti genetik, nutrisi, dan aktivitas fisik. Pesatnya pertumbuhan tersebut bisa terlihat dari ciri anak cepat tinggi.

Untuk lebih mendalaminya, dalam artikel ini akan membahas ciri anak cepat tinggi dan cara mendukung pertumbuhan anak.

Ciri Anak yang Cepat Tumbuh Tinggi 

Berikut adalah beberapa ciri anak cepat tinggi, yakni:

1. Nafsu Makan Baik dan Aktif Bergerak

Ciri anak cepat tinggi sebenarnya sudah bisa terlihat sejak bayi. Salah satunya dari nafsu makan. Kadang bayi mengalami peningkatan nafsu makan atau ingin susu terus.

Anda tidak perlu khawatir, itu bisa masuk ke dalam tanda anak akan tumbuh tinggi. Perkembangan dan pertumbuhan fisik membutuhkan nutrisi sehingga nafsu makan bayi pun meningkat.

Sementara itu, olahraga yang teratur merupakan salah satu faktor anak tumbuh dengan baik. Nah, jika anak Anda aktif bergerak, itu bisa menjadi tanda anak akan memiliki tinggi badan yang bagus.

Anak-anak aktif umumnya punya energi banyak. Mereka suka melompat, berlari, dan melakukan banyak aktivitas fisik lainnya.

2. Tidur Cukup Setiap Hari

Anak yang bisa tidur cukup bisa memicu hormon pertumbuhan untuk berproduksi. Hormon ini umumnya muncul ketika anak masuk dalam fase deep sleep.

Sebaliknya, jika anak tidak mendapatkan tidur cukup, akan menghambat produksi hormon. Maka dari itu anak yang punya durasi tidur cukup dan kualitas yang baik membantu pertumbuhan tinggi badan.

Untuk jadwal tidur sendiri, anak-anak usia 6-12 tahun perlu tidur 9-12 jam. Sementara remaja 13-18 tahun butuh 8-10 jam.

3. Pertumbuhan Tinggi di Atas Rata-Rata

Ciri anak cepat tinggi yang terakhir adalah pertumbuhan di atas rata-rata. Setiap usia memiliki tabel tingginya masing-masing.

Orang tua dan anak bekerja sama untuk meraih tinggi sesuai standar tersebut. Tetapi mungkin ada faktor tertentu yang menyebabkan anak bisa lebih tinggi dari teman-temannya.

Salah satunya adalah genetik dan jenis kelamin. Anak laki-laki biasanya lebih tinggi daripada anak perempuan.

Baca: 3 Ciri Anak Gangguan Sensorik yang Perlu Diwaspadai

Cara Mendukung Pertumbuhan Anak

Orang tua bisa mendukung pertumbuhan anak dengan cara:

1. Beri Makanan Tinggi Protein dan Kalsium

Anda bisa memberikan anak makanan berprotein tinggi seperti ikan, telur, daging, sayuran, dan kacang-kacangan. Kombinasikan protein tinggi tersebut dengan makanan berkalsium, seperti keju, susu, kedelai, dan yoghurt.

2. Dorong Anak Aktif Berolahraga

Ajak anak aktif berolahraga. Beberapa olahraga yang bisa dicoba adalah berenang. Aktivitas tersebut dikenal dapat membuat pertumbuhan tinggi badan lebih cepat.

Alasannya karena ketika berenang, tubuh anak dapat meregang dengan alami dan tulang anak menjadi lebih kuat. Akhirnya postur tubuh anak pun tegap dan terlihat kokoh dan tampak tinggi.

Selain berenang, anak juga bisa diajak jogging bersama. Olahraga bisa meningkatkan hormon human growth hormone yang mampu memaksimalkan pertumbuhan fisik.

3. Batasi Waktu Layar Agar Lebih Banyak Bergerak

Anak yang terlalu banyak screen time menyebabkan berbagai masalah seperti gangguan tidur, nyeri leher karena postur tubuh buruk, obesitas karena jarang beraktivitas dan masih banyak lagi.

Maka dari itu penting untuk menjaga screen time anak agar tidak berlebihan. Jika anak mengalami gangguan tidur akan menghambat pertumbuhan. Batasi penggunaan gadget dan aja untuk beraktivitas fisik untuk menunjang pertumbuhannya.

Baca: 10 Stimulasi agar Bayi Cepat Duduk dan Merangkak

Untuk mendukung pertumbuhan anak, Anda bisa mendaftarkan anak untuk mengikuti kegiatan aktif di kelas basket atau multi sport di Sparks Sports Academy! Olahraga rutin membantu stimulasi tulang dan otot agar anak tumbuh secara optimal.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%