-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Apakah Anda sudah mengenali ciri-ciri anak stunting? Kondisi ini dapat berdampak pada tumbuh kembang serta kesehatan anak di masa depan. Karena itu, penting bagi orang tua untuk memahami tanda-tandanya sejak dini agar dapat mengambil langkah penanganan yang tepat.
Key Takeaways
- Ciri-ciri anak stunting perlu dikenali sejak dini, terutama saat terjadi gangguan pada pertumbuhan fisik dan perkembangan anak.
- Beberapa tanda umum meliputi tinggi badan di bawah rata-rata, berat badan rendah, serta keterlambatan perkembangan motorik.
- Anak juga bisa lebih sering sakit, kurang nafsu makan, tampak lesu, atau mengalami keterlambatan bicara dan pertumbuhan gigi.
10 Ciri-Ciri Anak Stunting yang Perlu Anda Waspadai
Menurut Alodokter dan Halodoc, stunting adalah gangguan pada tumbuh kembang anak yang terjadi ketika anak mengalami kekurangan asupan gizi dalam jangka panjang. Kondisi ini sering kali tidak disadari sejak awal, sehingga penting bagi orang tua untuk mengenali tanda-tandanya.
Berikut beberapa ciri anak stunting yang perlu Anda perhatikan.
1. Lingkar Kepala/Tengkorak yang Kecil
Menurut standar WHO, lingkar kepala minimal anak laki-laki usia satu tahun adalah sekitar 45 cm, sedangkan pada anak perempuan sekitar 44 cm. Jika ukuran kepala anak berada di bawah kisaran tersebut, sebaiknya segera berkonsultasi dengan dokter anak untuk pemeriksaan lebih lanjut.
2. Lebih Rentan Terhadap Penyakit
Anak yang lebih sering mengalami sakit, seperti flu, batuk, atau demam, perlu mendapat perhatian khusus. Kondisi ini bisa terjadi karena daya tahan tubuh yang menurun akibat kurangnya asupan gizi. Akibatnya, anak lebih mudah tertular penyakit dan cenderung cepat lelah saat beraktivitas.
3. Koordinasi Motorik Tergolong Rendah
Ciri-ciri anak stunting berikutnya dapat terlihat dari kemampuan motorik yang kurang optimal. Misalnya, anak kesulitan menggenggam benda atau mengontrol gerakan dengan baik sesuai usianya.
4. Tinggi Badan Lebih Rendah dari Rata-Rata
Tinggi badan yang berada di bawah standar usia merupakan salah satu tanda yang paling mudah dikenali. Hal ini biasanya terjadi karena kurangnya asupan nutrisi dalam jangka panjang yang memengaruhi pertumbuhan fisik anak.
Pemantauan tinggi badan secara rutin dapat membantu orang tua melihat apakah pertumbuhan anak sudah sesuai dengan usianya.
5. Postur Badan Sangat Kurus
Salah satu ciri-ciri anak stunting dapat dilihat dari postur tubuh yang sangat kurus akibat kekurangan asupan gizi dalam jangka waktu tertentu. Kondisi ini membuat tubuh anak tampak kurang berisi dan tidak proporsional dibandingkan usianya.
Jika tanda ini terlihat jelas, sebaiknya segera lakukan pemeriksaan agar anak mendapatkan penanganan yang tepat.
Baca juga: Cara Mencegah Stunting Sejak Masa Kehamilan hingga Balita
6. Gigi Anak Terlambat Tumbuh
Gigi yang terlambat tumbuh juga termasuk ciri-ciri anak stunting yang perlu diperhatikan. Hal ini bisa terjadi karena kurangnya asupan nutrisi yang mendukung pertumbuhan. Untuk memastikan penyebabnya, Anda dapat berkonsultasi dengan dokter atau dokter gigi agar mendapatkan diagnosis yang tepat.
7. Kulit Anak Menjadi Tampak Kering
Kurangnya asupan gizi dapat memengaruhi kondisi kulit anak, sehingga tampak kering, kasar, atau mudah mengalami iritasi. Jika tanda ini mulai terlihat, penting bagi orang tua untuk memperhatikan asupan nutrisi sekaligus menjaga perawatan kulit anak dengan baik.
8. Tidak Bisa Mengontrol Emosi
Salah satu ciri-ciri anak stunting juga dapat terlihat dari perubahan emosi, seperti anak yang lebih mudah rewel, sensitif, atau sulit mengendalikan perasaan. Kondisi ini berkaitan dengan kurangnya nutrisi yang dibutuhkan untuk mendukung perkembangan fungsi otak, sehingga memengaruhi cara anak merespons lingkungan di sekitarnya.
9. Mengalami Gangguan Komunikasi
Kekurangan gizi dalam jangka panjang dapat memengaruhi perkembangan kognitif anak, termasuk kemampuan berkomunikasi. Anak mungkin mengalami keterlambatan berbicara, kesulitan menyusun kata, atau kurang responsif saat diajak berinteraksi. Hal ini membuat proses belajar dan bersosialisasi menjadi lebih menantang.
10. Lesu dan Tidak Nafsu Makan
Anak yang tampak lesu dan kehilangan nafsu makan juga perlu diperhatikan. Kurangnya asupan energi membuat anak terlihat tidak bersemangat dan kurang aktif dalam beraktivitas sehari-hari. Jika kondisi ini berlangsung, anak bisa semakin kekurangan energi yang dibutuhkan untuk tumbuh dan berkembang secara optimal.
Baca juga: Susu Penambah Tinggi Badan: Rahasia Tulang Kuat Anak
Sudah Tahu Apa Saja Ciri-Ciri Anak Stunting?
Mengenali ciri-ciri anak stunting sejak dini merupakan langkah penting untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal. Jika anak mulai menunjukkan tanda-tanda tertentu, orang tua dapat mempertimbangkan langkah yang tepat, termasuk memastikan kebutuhan gizinya terpenuhi dengan baik.
Jika Anda ingin memonitor perkembangan anak sekaligus memberikan pengalaman belajar yang menyenangkan, Anda dapat mempertimbangkan untuk mengikutkan mereka ke program kelas belajar. Di sinilah Sparks Sports Academy menghadirkan berbagai program yang mendukung tumbuh kembang anak.
Melalui variasi kelas, mulai dari Dance, Gymnastics, Futsal, Sensory and Phonics, hingga Multi Sports, anak tidak hanya belajar secara aktif, tetapi juga mendapatkan lingkungan yang edukatif, positif, dan mendukung untuk bereksplorasi. Dengan aktivitas yang tepat serta dukungan gizi yang seimbang, anak dapat tumbuh lebih sehat.







