Extra Time Futsal Berapa Menit Ketahui Aturannya

Extra Time Futsal Berapa Menit? Ketahui Aturannya

Table of Contents

Mom/Dad yang sedang mempelajari aturan futsal mungkin pernah bertanya, extra time futsal berapa menit sebenarnya? Pertanyaan ini cukup umum, terutama ketika menyaksikan pertandingan futsal pada babak gugur yang berakhir dengan skor imbang. Berbeda dengan pertandingan biasa yang dapat berakhir seri, sejumlah kompetisi membutuhkan satu tim sebagai pemenang sehingga pertandingan dapat dilanjutkan melalui extra time atau perpanjangan waktu.

Secara umum, dalam pertandingan futsal yang membutuhkan pemenang, extra time dimainkan dalam dua periode yang masing-masing berdurasi maksimal 5 menit. Artinya, total durasi extra time dapat mencapai 10 menit. FIFA juga menjelaskan bahwa ketika pertandingan fase gugur masih imbang setelah waktu normal 40 menit, pertandingan dapat dilanjutkan dengan dua kali perpanjangan waktu selama lima menit. Namun, Mom/Dad perlu memahami bahwa aturan kompetisi tertentu dapat menetapkan ketentuan yang lebih spesifik.

Apa Itu Extra Time dalam Futsal?

Extra time adalah waktu tambahan yang diberikan setelah pertandingan berakhir imbang pada waktu normal ketika pertandingan tersebut wajib menghasilkan pemenang. Istilah ini dalam bahasa Indonesia sering disebut sebagai perpanjangan waktu.

Pada futsal, waktu normal pertandingan umumnya terdiri dari dua babak dengan durasi masing-masing 20 menit waktu efektif. Berbeda dengan olahraga yang menggunakan jam berjalan secara terus-menerus, waktu pertandingan futsal dihentikan ketika bola tidak berada dalam permainan. FIFA menjelaskan bahwa 40 menit pertandingan futsal merupakan 40 menit bola dalam permainan.

Jika setelah dua babak tersebut skor masih sama dan kompetisi mensyaratkan adanya pemenang, extra time dapat diberlakukan.

Contohnya, sebuah pertandingan semifinal berakhir dengan skor 3-3 setelah waktu normal. Karena pertandingan semifinal harus menghasilkan satu tim yang lolos ke final, pertandingan tidak langsung berakhir. Wasit akan menjalankan prosedur perpanjangan waktu sesuai regulasi kompetisi.

Extra Time Futsal Berapa Menit Menurut Aturan?

Jadi, extra time futsal berapa menit? Jawaban sederhananya adalah 2 x 5 menit, atau maksimal 10 menit secara keseluruhan.

Pembagiannya adalah:

  • Periode pertama: 5 menit.
  • Periode kedua: 5 menit.
  • Total extra time: maksimal 10 menit.
  • Jika skor tetap imbang setelah extra time, pemenang dapat ditentukan melalui adu penalti sesuai regulasi pertandingan.

FIFA Futsal Laws of the Game menetapkan bahwa ketika peraturan kompetisi membutuhkan tim pemenang setelah pertandingan berakhir imbang, prosedur penentuan pemenang dapat mencakup dua periode extra time yang sama dengan durasi tidak lebih dari lima menit masing-masing. Durasi yang diterapkan dapat ditentukan oleh regulasi kompetisi.

Apakah Extra Time Selalu Ada dalam Pertandingan Futsal?

Tidak. Ini merupakan salah satu hal penting yang perlu dipahami.

Extra time bukan bagian yang otomatis digunakan setiap kali pertandingan futsal berakhir seri. Penerapannya bergantung pada format dan regulasi kompetisi.

Dalam pertandingan yang memperbolehkan hasil seri, pertandingan dapat langsung berakhir ketika waktu normal selesai. Sebaliknya, pada pertandingan yang harus menentukan satu pemenang, seperti sebagian pertandingan babak gugur, extra time dapat digunakan.

Misalnya, pertandingan futsal dalam fase grup berakhir 2-2. Jika format kompetisi memperbolehkan hasil imbang, tidak diperlukan extra time.

Namun, jika pertandingan tersebut adalah final dan regulasi mengharuskan adanya pemenang, skor 2-2 setelah waktu normal dapat membuat pertandingan masuk ke tahap extra time.

Karena itu, Mom/Dad sebaiknya tidak menganggap bahwa setiap pertandingan futsal pasti memiliki tambahan 10 menit.

Mengapa Futsal Menggunakan Extra Time?

Tujuan utama extra time adalah memberikan kesempatan tambahan kepada kedua tim untuk menentukan pemenang melalui permainan terbuka.

Dalam pertandingan sistem gugur, hasil imbang tidak cukup karena hanya satu tim yang dapat melanjutkan ke tahap berikutnya. Perpanjangan waktu menjadi salah satu mekanisme yang memungkinkan pertandingan diselesaikan di lapangan sebelum masuk ke adu penalti.

Tambahan waktu juga membuat pertandingan semakin menantang. Pemain harus tetap berkonsentrasi meskipun sudah menjalani waktu normal selama 40 menit. Kondisi fisik, pengambilan keputusan, kedalaman skuad, serta strategi pelatih dapat menjadi faktor penting.

Bagi anak yang baru belajar futsal, memahami konsep ini juga dapat membantu mereka mengenali bahwa pertandingan tidak selalu selesai tepat setelah waktu normal.

Bagaimana Pembagian Extra Time Futsal?

Secara umum, perpanjangan waktu dibagi menjadi dua periode.

Periode Pertama Selama 5 Menit

Setelah waktu normal selesai dan pertandingan dinyatakan membutuhkan pemenang, tim memasuki periode pertama extra time.

Periode ini berlangsung selama maksimal 5 menit. Pemain harus memanfaatkan waktu tersebut untuk mencari gol sekaligus menjaga pertahanan agar tidak kebobolan.

Lima menit mungkin terdengar singkat. Namun, dalam futsal, waktu tersebut sangat berarti karena permainan berlangsung cepat dan pergantian situasi dapat terjadi dalam hitungan detik.

Periode Kedua Selama 5 Menit

Setelah periode pertama selesai, pertandingan berlanjut ke periode kedua dengan durasi maksimal 5 menit.

Jika salah satu tim mencetak gol, pertandingan tetap berjalan sampai periode tersebut selesai, kecuali regulasi kompetisi memiliki ketentuan khusus.

Dengan demikian, extra time secara umum memiliki dua periode yang masing-masing berdurasi lima menit.

Apakah Extra Time Menggunakan Waktu Efektif?

Ya, penting untuk membedakan durasi extra time dengan waktu yang terlihat pada jam pertandingan.

Dalam futsal, waktu permainan menggunakan konsep waktu efektif. Ketika bola keluar atau permainan dihentikan karena kejadian tertentu, pencatat waktu dapat menghentikan jam.

Karena itu, lima menit extra time bukan berarti pertandingan selesai lima menit setelah jam dinding dimulai. Yang dihitung adalah waktu permainan sesuai mekanisme pencatatan waktu pertandingan.

FIFA menjelaskan bahwa waktu normal futsal menggunakan 40 menit waktu aktual bola dalam permainan, dengan jam dihentikan ketika permainan terhenti.

Konsep ini penting bagi pemain maupun orang tua yang menonton pertandingan karena dapat membuat durasi pertandingan terasa lebih panjang daripada angka yang tercantum di aturan.

Berapa Lama Jeda Sebelum Extra Time?

Setelah waktu normal selesai, biasanya terdapat jeda sebelum extra time dimulai.

Dalam sejumlah regulasi kompetisi resmi, jeda sebelum perpanjangan waktu adalah 5 menit. Sebagai contoh, regulasi kompetisi UEFA menyebutkan adanya jeda lima menit antara akhir waktu normal dan dimulainya extra time.

Jeda ini memberikan kesempatan bagi pemain untuk memulihkan tenaga, menerima instruksi, dan mempersiapkan strategi.

Namun, Mom/Dad perlu membedakan antara aturan umum permainan dan aturan khusus kompetisi. Regulasi turnamen dapat memberikan ketentuan operasional tertentu, sehingga informasi resmi dari penyelenggara pertandingan tetap menjadi acuan.

Apa yang Dilakukan Pemain Saat Jeda Extra Time?

Jeda singkat sebelum extra time dapat menjadi momen penting bagi kedua tim.

Pelatih biasanya memanfaatkan waktu tersebut untuk menyampaikan instruksi sederhana dan spesifik. Karena kondisi pemain sudah cukup terkuras, instruksi yang terlalu rumit justru dapat sulit diterapkan.

Beberapa hal yang dapat diperhatikan antara lain:

  1. Menilai kondisi fisik pemain.
  2. Mengingatkan pemain untuk tetap fokus.
  3. Menyesuaikan strategi menyerang.
  4. Memperkuat organisasi pertahanan.
  5. Mengingatkan pemain mengenai situasi bola mati.
  6. Menentukan pemain yang akan menjalankan tugas tertentu.
  7. Mengatur pergantian pemain sesuai kebutuhan.

Pada tingkat anak-anak, pendekatan tentu harus disesuaikan dengan usia dan aturan kompetisi yang diikuti.

Apakah Ada Golden Goal dalam Extra Time Futsal?

Mom/Dad mungkin mengenal istilah golden goal, yaitu pertandingan langsung berakhir ketika salah satu tim mencetak gol pertama pada perpanjangan waktu.

Namun, mekanisme tersebut bukan prinsip umum dalam aturan futsal modern. Extra time pada dasarnya dimainkan berdasarkan dua periode yang ditentukan oleh regulasi kompetisi, bukan otomatis berhenti ketika sebuah tim mencetak gol.

Artinya, ketika sebuah tim mencetak gol pada menit awal extra time, pertandingan tidak serta-merta selesai hanya karena gol tersebut.

Sebagai contoh, jika Tim A mencetak gol pada awal periode pertama sehingga skor berubah dari 2-2 menjadi 3-2, pertandingan tetap dilanjutkan sesuai durasi extra time yang berlaku.

Karena itu, pemain harus tetap bermain sampai periode perpanjangan waktu selesai.

Baca juga: 8 Teknik Dasar Futsal yang Wajib Dikuasai oleh Pemula

Apa yang Terjadi Jika Skor Tetap Imbang Setelah Extra Time?

Ini merupakan pertanyaan berikutnya setelah memahami extra time futsal berapa menit.

Jika kedua tim masih memiliki skor yang sama setelah dua periode extra time, pertandingan yang membutuhkan pemenang dapat dilanjutkan ke adu penalti atau kicks from the penalty mark sesuai peraturan kompetisi.

Dalam aturan FIFA, tendangan dari titik penalti merupakan salah satu prosedur yang dapat digunakan untuk menentukan pemenang ketika pertandingan harus menghasilkan satu tim pemenang.

Adu penalti memiliki mekanisme tersendiri. Pemain yang mengambil penalti harus mampu menjaga konsentrasi karena tekanan psikologis cukup tinggi.

Bagi pemain muda, pengalaman seperti ini juga dapat menjadi sarana belajar mengenai sportivitas, pengendalian emosi, dan keberanian mengambil keputusan.

Contoh Jalannya Extra Time Futsal

Agar lebih mudah dipahami, mari melihat contoh sederhana.

Tim A bertanding melawan Tim B pada semifinal turnamen futsal. Setelah dua babak waktu normal, skor berakhir 4-4.

Karena pertandingan semifinal harus menghasilkan satu tim yang lolos, pertandingan memasuki extra time.

Periode Pertama:

Periode pertama berlangsung selama maksimal 5 menit.

Pada periode tersebut, Tim A mencetak satu gol sehingga skor menjadi 5-4.

Namun, Tim B berhasil menyamakan kedudukan sebelum periode pertama selesai. Skor kembali menjadi 5-5.

Periode Kedua:

Pertandingan kemudian memasuki periode kedua selama maksimal 5 menit.

Kedua tim saling menyerang, tetapi tidak ada gol tambahan.

Dengan demikian, skor tetap 5-5 setelah extra time.

Karena pertandingan harus menentukan pemenang, prosedur berikutnya adalah adu penalti sesuai regulasi kompetisi.

Contoh ini menunjukkan bahwa extra time tidak selalu menghasilkan pemenang. Jika skor tetap sama, pertandingan masih dapat membutuhkan tahap penentuan berikutnya.

Apakah Extra Time Sama dengan Injury Time?

Tidak. Extra time dan injury time merupakan dua hal berbeda.

Extra time adalah perpanjangan pertandingan yang digunakan untuk menentukan pemenang ketika regulasi kompetisi mengharuskannya.

Sementara itu, waktu tambahan akibat penghentian permainan merupakan bagian dari mekanisme waktu pertandingan yang berkaitan dengan waktu yang terhenti selama permainan.

Pada futsal, pencatatan waktu menggunakan waktu efektif sehingga penghentian permainan ditangani melalui pencatat waktu pertandingan. FIFA menjelaskan bahwa jam dihentikan ketika permainan berhenti dan dilanjutkan kembali ketika permainan dimulai.

Jadi, Mom/Dad jangan menyamakan extra time dengan tambahan beberapa detik atau menit akibat permainan yang sempat berhenti.

Apakah Extra Time Membutuhkan Strategi Berbeda?

Ya. Walaupun durasinya singkat, extra time dapat mengubah cara tim bermain.

Pemain sudah melewati 40 menit waktu normal sehingga tingkat kelelahan biasanya lebih tinggi. Dalam kondisi tersebut, kesalahan kecil dapat memberikan peluang besar bagi lawan.

Beberapa strategi yang dapat diperhatikan antara lain:

  • Menjaga Penguasaan Bola: Penguasaan bola dapat membantu tim mengontrol tempo permainan. Namun, penguasaan bola tetap harus disertai pergerakan yang efektif agar tidak kehilangan bola di area berbahaya.
  • Menghindari Kesalahan Sederhana: Kesalahan umpan, kehilangan posisi, atau komunikasi yang buruk dapat menjadi masalah besar ketika pemain sudah kelelahan.
  • Memanfaatkan Pergantian Pemain: Futsal memiliki karakteristik pergantian pemain yang dinamis. Pelatih dapat memanfaatkannya untuk menjaga intensitas permainan sekaligus membantu mengelola kondisi fisik pemain.
  • Tetap Disiplin Bertahan: Keinginan mencetak gol terkadang membuat pemain terlalu fokus menyerang. Padahal, kehilangan keseimbangan dapat membuka ruang bagi lawan.
  • Menjaga Konsentrasi Sampai Peluit Akhir: Gol dapat tercipta kapan saja. Karena itu, pemain tidak boleh menganggap pertandingan sudah aman hanya karena unggul satu gol.

Mengapa Anak Perlu Memahami Aturan Extra Time?

Memahami aturan pertandingan bukan hanya penting bagi pemain profesional. Anak-anak yang belajar futsal juga dapat memperoleh manfaat dari pengenalan aturan secara bertahap.

Ketika anak mengetahui bagaimana pertandingan berlangsung, mereka akan lebih memahami keputusan wasit dan instruksi pelatih. Anak juga dapat belajar bahwa olahraga memiliki aturan yang perlu dihormati.

Pemahaman terhadap aturan dapat membantu membangun:

  • Disiplin.
  • Sportivitas.
  • Kemampuan mengikuti instruksi.
  • Pengendalian emosi.
  • Kemampuan bekerja sama.
  • Pemahaman strategi.
  • Sikap menghargai lawan dan wasit.

Mom/Dad tidak harus mengajarkan seluruh aturan futsal sekaligus. Untuk anak yang masih pemula, cukup mulai dari aturan dasar seperti jumlah pemain, cara mencetak gol, bola keluar lapangan, pergantian pemain, pelanggaran, dan konsep pertandingan berakhir.

Setelah kemampuan anak berkembang, aturan yang lebih kompleks seperti extra time dapat diperkenalkan secara bertahap.

Perbedaan Waktu Normal dan Extra Time Futsal

Agar lebih mudah diingat, berikut gambaran sederhananya.

TahapanDurasi Umum
Babak pertama20 menit waktu efektif
Babak kedua20 menit waktu efektif
Total waktu normal40 menit
Extra time pertamaMaksimal 5 menit
Extra time keduaMaksimal 5 menit
Total extra timeMaksimal 10 menit

FIFA menjelaskan pertandingan futsal berlangsung selama 40 menit waktu aktual, sedangkan pada pertandingan fase gugur yang masih imbang dapat dilanjutkan dengan dua periode perpanjangan waktu selama lima menit.

Perlu diingat bahwa regulasi kompetisi tertentu dapat menentukan detail penerapan extra time, termasuk apakah pertandingan tertentu menggunakan perpanjangan waktu atau langsung menuju prosedur penentuan pemenang lainnya.

Apakah Durasi Extra Time Bisa Berbeda?

Bisa, terutama pada kompetisi tertentu dan kategori usia tertentu.

FIFA memberikan ruang bagi asosiasi sepak bola nasional, konfederasi, dan penyelenggara yang berwenang untuk melakukan modifikasi pada beberapa aspek organisasi pertandingan untuk kategori seperti futsal usia muda, veteran, disabilitas, dan grassroots. Salah satu aspek yang dapat dimodifikasi adalah durasi pertandingan dan dua periode extra time.

Karena itu, jika Mom/Dad sedang mengikuti turnamen futsal anak, jangan hanya berpatokan pada aturan pertandingan profesional.

Periksa regulasi turnamen yang diberikan oleh panitia. Bisa saja pertandingan anak menggunakan durasi yang berbeda agar sesuai dengan kelompok usia dan tujuan pembinaan.

Kesalahan yang Sering Terjadi Saat Memahami Extra Time

Ada beberapa kesalahpahaman yang cukup sering terjadi.

  • Pertama, menganggap setiap pertandingan futsal yang seri pasti memasuki extra time. Padahal, hal tersebut bergantung pada format kompetisi.
  • Kedua, menganggap extra time berlangsung 10 menit tanpa pembagian. Sebenarnya, secara umum durasinya terdiri dari dua periode yang masing-masing maksimal lima menit.
  • Ketiga, menganggap gol pertama pada extra time langsung mengakhiri pertandingan. Mekanisme tersebut tidak menjadi aturan umum futsal modern.
  • Keempat, menyamakan extra time dengan waktu tambahan akibat permainan terhenti. Keduanya memiliki konsep berbeda.
  • Kelima, menganggap semua pertandingan futsal anak mengikuti durasi pertandingan profesional. Padahal, kategori usia dan regulasi kompetisi dapat memiliki modifikasi tertentu.

Memahami perbedaan tersebut akan membantu Mom/Dad dan anak mengikuti pertandingan dengan lebih baik.

Tips untuk Anak yang Bermain Sampai Extra Time

Jika anak mengikuti pertandingan kompetitif, ada beberapa kebiasaan yang dapat dilatih sejak awal.

  • Biasakan Bermain dengan Intensitas Bertahap: Anak tidak harus selalu bermain dengan tenaga maksimal sejak awal. Pelatih dapat mengajarkan kapan harus meningkatkan tempo dan kapan harus menghemat energi.
  • Perhatikan Instruksi Pelatih: Saat kondisi tubuh mulai lelah, kemampuan mengambil keputusan dapat menurun. Karena itu, mendengarkan instruksi pelatih menjadi semakin penting.
  • Jangan Mudah Panik: Skor imbang atau tertinggal pada extra time bukan berarti pertandingan sudah berakhir. Anak perlu tetap fokus pada situasi permainan.
  • Jaga Sportivitas: Apapun hasil pertandingan, anak perlu memahami bahwa kemenangan bukan satu-satunya tujuan. Menghargai lawan, wasit, rekan setim, dan pelatih merupakan bagian penting dari olahraga.
  • Bangun Kondisi Fisik Secara Bertahap: Latihan yang sesuai usia dapat membantu anak membangun kemampuan bergerak, koordinasi, kelincahan, dan daya tahan. Program latihan sebaiknya disesuaikan dengan perkembangan anak dan tidak berlebihan.

Baca juga: Inilah Peraturan Permainan Futsal yang Wajib Ditaati Pemain

Yuk, Kenalkan Anak pada Futsal Bersama Sparks Sports Academy

Jadi, extra time futsal berapa menit? Jawabannya adalah dua kali lima menit atau maksimal 10 menit secara keseluruhan, apabila pertandingan memang menggunakan perpanjangan waktu. Extra time diterapkan ketika pertandingan membutuhkan pemenang dan skor masih imbang setelah waktu normal. Jika skor tetap sama setelah perpanjangan waktu, pertandingan dapat dilanjutkan dengan adu penalti sesuai regulasi kompetisi. Meski terlihat sederhana, memahami aturan seperti ini membantu pemain bermain lebih disiplin, memahami keputusan wasit, dan mengikuti strategi pertandingan dengan lebih baik.

Jika Mom/Dad ingin memperkenalkan futsal kepada anak melalui latihan yang terarah dan menyenangkan, les futsal anak di Sparks Sports Academy dapat menjadi pilihan untuk membantu anak mengenal teknik dasar, koordinasi gerak, kerja sama tim, disiplin, serta sportivitas. Dengan pendampingan latihan yang sesuai usia, anak dapat mengembangkan kemampuan bermain futsal secara bertahap sekaligus menikmati proses belajar olahraga. Yuk, ajak anak mulai aktif bergerak dan mengenal dunia futsal bersama Sparks Sports Academy!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%