Kenali Penyebab Anak Jalan Ngangkang dan Cara Mengatasinya

Kenali Penyebab Anak Jalan Ngangkang dan Cara Mengatasinya

Table of Contents

Apakah cara berjalan anak Anda saat ini terlihat mengangkang? Jika ya, jangan hiraukan begitu saja, karena ada beberapa penyebab anak jalan ngangkang yang harus Anda waspadai.

Pola jalan seperti ini bisa berkaitan dengan perkembangan otot, postur tubuh, hingga kebiasaan aktivitas fisik anak sehari-hari. Namun, dengan memahami penyebabnya secara spesifik, Anda sebagai orang tua dapat menentukan langkah yang tepat untuk mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

Key takeaways

  • Jalan ngangkang pada anak berusia 18 bulan–2 tahun masih tergolong normal, tetapi perlu orang tua waspadai jika tidak membaik seiring waktu.
  • Penyebab anak jalan ngangkang meliputi faktor genetik, kelainan bawaan, cedera kaki, dan berat badan berlebih.
  • Orang tua dapat membantu mengatasi jalan ngangkang melalui latihan peregangan, pemantauan lutut, asupan nutrisi, hingga fisioterapi bila perlu.
  • Memantau perkembangan jalan anak sejak dini dan memberi aktivitas fisik yang tepat membantu mendukung tumbuh kembang anak secara optimal.

4 Penyebab Anak Jalan Ngangkang

Normalnya, anak akan melewati fase berjalan ngangkang (kaki membentuk huruf O) pada usia 18 bulan hingga 2 tahun. Kondisi tersebut termasuk mekanisme alami anak dalam menjaga keseimbangan tubuh dan memperkuat otot kaki. Namun, jika kaki anak Anda tidak kunjung lurus, waspadai beberapa penyebab anak jalan ngangkang berikut.

1. Faktor Genetik

Perlu Anda ketahui bahwa faktor genetik, seperti riwayat keluarga atau orang tua yang memiliki bentuk kaki O, kelainan tulang bawaan, kelainan genetik penyebab tulang rapuh, atau sindrom tertentu yang dapat diturunkan bisa menjadi penyebab anak jalan ngangkang.

2. Kelainan Bayi Sejak dalam Kandungan

Menurut artikel dari Healthy Children, salah satu kelainan kaki yang menyebabkan bayi baru lahir berisiko berjalan ngangkang adalah metatarsus adductus. Kelainan ini terjadi karena posisi dan pembentukan kaki saat anak berada dalam kandungan tidak normal seperti pada umumnya.

Metatarsus adductus membuat kaki anak melengkung ke arah dalam. Secara detail, kondisi ini juga terbagi menjadi dua jenis, yaitu metatarsus adductus fleksibel dan kaku.

Pada jenis fleksibel, kaki anak dapat membaik dengan sendirinya pada usia 6-12 bulan. Sementara pada kasus metatarsus adductus kaku, kelainan kaki anak hanya dapat diobati dengan bantuan medis.

3. Cedera pada Kaki

Cedera pada kaki juga menjadi penyebab anak jalan ngangkang. Umumnya, anak-anak yang suka bergerak aktif akan berisiko jatuh. Namun, apabila jatuh tersebut membuat anak berjalan ngangkang atau tidak normal, sebaiknya segera bawa anak ke dokter spesialis tulang untuk mendapat pengobatan lebih lanjut.

4. Berat Badan yang Berlebih 

Berat badan anak berlebih atau obesitas juga bisa menjadi penyebab anak jalan ngangkang. Alasannya adalah karena berat badan berlebih membuat kaki memiliki tumpuan yang berat, sehingga tulang kaki melengkung karena tidak kuat menahan berat tubuh.

Baca juga: Gunakan Push Walker untuk Membantu Anak Belajar Berjalan

Cara Mengatasi Jalan Ngangkang pada Anak

Meski begitu, Anda tidak perlu terlalu khawatir. Simak beberapa cara mengatasi jalan ngangkang pada anak yang bisa Anda lakukan di rumah.

1. Melakukan Supine Hip Internal Rotation Stretch

Supine hip internal rotation stretch merupakan gerakan yang berfungsi mengembalikan bentuk paha dan kaki agar lebih lurus. Gerakan ini bisa anak lakukan dengan cara tidur terlentang, kemudian tekuk kedua kaki.

Lalu, salah satu kaki—bisa kanan atau kiri—ditarik ke dalam, dan tahan posisi selama 10-15 menit. Saat melakukan gerakan ini, pinggang anak tidak boleh bergerak karena akan mempengaruhi posisi kaki.

2. Melakukan Standing Hip Internal Rotation Stretch

Standing hip adalah gerakan yang sama seperti supine hip internal rotation stretch, hanya saja dilakukan pada posisi berdiri. Caranya, putar kaki kanan ke kiri dan putar badan ke arah kaki belakang, sehingga kaki kanan akan ikut tertarik. Kemudian, tahan posisi tersebut selama 10-15 detik dan lakukan sebanyak 6-8 kali.

3. Memeriksakan Lutut

Melakukan pemeriksaan lutut ke dokter biasa dilakukan pada anak yang berjalan ngangkang karena sakit atau cedera. Rasa sakit datang kapan saja tanpa disadari pada bagian dalam atau luar lutut bahkan di bagian tempurung lutut. Hal itu tergantung lokasi nyeri yang dapat mengakibatkan peradangan pada tulang, sendi, atau infeksi kulit karena adanya gesekan.

4. Konsumsi Obat atau Vitamin 

Obat-obatan atau vitamin yang bisa Anda berikan pada anak dengan kelainan ini adalah vitamin D dan kalsium. Keduanya berfungsi untuk menguatkan tulang belakang dan kaki, menangkal virus, dan mencegah pengeroposan tulang. Tidak harus berbentuk obat-obatan, vitamin D dan kalsium bisa Anda beri melalui makanan atau minuman.

5. Melakukan Fisioterapi

Apabila kebiasaan, obat, dan makanan tidak bisa memperbaiki kaki ngangkang, Anda bisa membawa anak untuk melakukan fisioterapi. Fisioterapi dapat dilakukan sejak anak-anak hingga dewasa, karena dapat memperkuat otot dan tulang yang berada di sekitar kaki dan mencegah kerusakan sendi pada tulang kaki.

6. Menggunakan Alat Bantu

Alat bantu juga bisa anak gunakan untuk mengatasi jalan ngangkang yang sudah parah. Contohnya gips untuk kaki dan alat bantu jalan lainnya. Namun, apabila kondisi kaki masih normal, maka alat bantu ini tidak disarankan dan sebaiknya Anda konsultasikan ke dokter spesialis tulang.

Pentingnya Memperhatikan Perkembangan Jalan Anak

Walaupun anak yang berjalan ngangkang masih dianggap normal pada usia 18 bulan sampai 2 tahun, tetapi Anda harus tetap memperhatikan perkembangannya. Hal ini berguna untuk mendeteksi lebih awal adanya ketidaknormalan pada cara berjalan sekaligus penyebab anak jalan ngangkang.

Oleh karena itu, Anda perlu memberi anak sejumlah aktivitas edukatif yang mendukung tumbuh kembangnya secara fisik, kognitif, dan sosial-emosional sembari memperhatikan tumbuh kembangnya. Bersama Sparks Sports Academy, Anda dapat mewujudkan kegiatan edukatif tersebut.

Sparks Sports Academy merupakan tempat yang tepat dalam memberi aktivitas produktif dan edukatif untuk anak yang masih dalam masa tumbuh kembang. Tentu saja, aktivitas-aktivitas tersebut telah disesuaikan dengan usia dan kebutuhan masing-masing anak. Jadi, jangan ragu untuk mendaftarkan anak Anda!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%