-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Bagaimana tanggapan Anda jika si kecil tak mau belajar? Apakah Anda akan marah dan menghakimi mereka? Alih-alih membaik, sikap tersebut justru akan membuat anak memberontak dan semakin tidak mau belajar. Sebaiknya Anda pahami dulu apa bisa penyebab anak malas belajar untuk menemukan solusi terbaik. Yuk, simak di sini!
Key Takeaways:
- Materi yang sulit dipahami, minat anak yang terhalang, serta gangguan di sekitar anak dapat membuat anak tak bisa fokus untuk belajar.
- Anak bisa saja merasa tak bersemangat dalam belajar karena lingkungan yang tidak ramah dan aman, mereka juga merasa tidak diapresiasi.
- Cara mengajar orang tua atau guru yang tidak tepat juga dapat membuat anak merasa kesulitan dan berujung tidak merasa tertarik untuk belajar.
7 Kemungkinan Penyebab Anak Malas Belajar
Melihat anak yang tidak memiliki motivasi belajar tentu akan membuat orang tua frustasi. Namun, jangan biarkan rasa frustrasi tersebut membuat Anda kehilangan ketenangan dan menyerang anak. Mari pahami berbagai alasan kenapa anak malas belajar agar Anda bisa mencari jalan keluar terbaik!
1. Materi Susah untuk Dipahami
Melansir laman NTU, orang tua seringkali melabeli anak yang kurang motivasi sebagai pemalas atau memiliki karakter yang buruk. Padahal, bisa saja kemalasan tersebut terjadi karena anak tidak dibimbing atau tidak tahu bagaimana cara belajar yang tepat.
Misalnya, anak diwajibkan membaca buku yang tebal tanpa bimbingan dan latihan, atau disuruh menulis teks panjang lebar tanpa kesimpulan yang singkat tetapi padat.
Pada akhirnya, mereka pun kesulitan memahami materi belajar dan tidak tahu bagaimana cara mengerjakan tugasnya dengan benar. Semakin rumit materi belajar yang harus anak kuasai, semakin sulit pula mereka untuk fokus.
2. Terhalangnya Minat Anak
Faktor anak malas belajar lainnya bisa karena minat yang terhalang. Contohnya seperti seorang anak yang pandai dalam bidang musik, tetapi orang tua justru memaksanya untuk menguasai IPA. Konflik antara minat anak serta harapan orang tua ini pun dapat memadamkan semangat dan motivasi anak untuk belajar.
3. Lingkungan yang Tidak Kondusif
Suara knalpot bising, TV yang disetel terlalu keras, atau banyak orang mengobrol juga dapat menjadi penyebab anak malas belajar. Ketika belajar, anak membutuhkan suasana yang tenang, damai, dan kondusif agar bisa fokus. Jika ada suara bising di sekitar mereka, konsentrasi pun akan cepat pecah.
Selain itu, lingkungan yang penuh kritik dan dingin juga bisa memicu kemalasan anak. Misalnya, orang tua banyak banyak mengomel, guru pemarah, hingga aksi bullying. Semua hal tersebut berisiko menjadi membuat anak kehilangan motivasi untuk belajar dan bersekolah karena mereka merasa tidak aman.
4. Tidak Ada Pujian
Orang tua yang kaku atau otoriter biasanya mengharapkan anak dapat mencapai prestasi yang tinggi, namun mereka tak mau cepat memberi pujian. Sayangnya, tidak adanya apresiasi dari orang tua dapat menurunkan semangat belajar anak karena mereka tidak merasa dihargai.
Baca juga: Cara Belajar Efektif untuk Anak Usia Dini agar Cepat Paham
5. Terganggu oleh Gawai Canggih
Mengutip GT Scholars, salah satu tantangan terbesar untuk anak-anak saat ini adalah adanya gangguan atau distraksi yang terus muncul. Distraksi tersebut pun berasal dari gawai dan dapat berupa media sosial hingga video game.
Kecanduan gawai memang merupakan masalah yang menimpa banyak sekali anak di dunia dan dapat menjadi penyebab anak malas belajar. Karena kemudahan informasi yang dapat internet berikan, anak pun tidak memiliki dorongan untuk berpikir kritis. Mereka pun cenderung lebih senang dengan solusi yang sifatnya instan.
6. Anak Merasa Lelah atau Bosan
Alasannya lainnya bisa cukup sederhana, yaitu anak sedang merasa lelah atau bosan. Rasa lelah yang mulai menyelimuti anak dapat menurunkan konsentrasi mereka dan membuat anak tak lagi mampu menyerap ilmu.
Sedangkan untuk rasa bosan, berdasarkan Child Mind Institute, ada kasus di mana anak merasa pelajaran tersebut tidak menarik atau mereka sudah memahami materi tersebut lebih dulu. Pada umumnya, ini terjadi pada anak-anak yang memang berbakat.
7. Stres karena Tekanan yang Tinggi
Apakah selama ini Anda memiliki ekspektasi yang tinggi untuk anak? Maka, bisa saja anak malas belajar karena mereka merasa stres dan tertekan karena tekanan untuk memiliki performansi yang baik secara akademis.
Tekanan untuk mendapat nilai sempurna hingga mengerjakan tugas tepat waktu dapat membuat anak-anak cemas dan tidak fokus. Akhirnya, mereka akan cenderung menghindar jika disuruh belajar, ini adalah bentuk mekanisme pertahanan karena pressure yang tinggi.
Sudah Paham Penyebab Anak Malas Belajar?
Kesimpulannya, jangan sampai Anda cepat marah jika anak-anak tidak bersemangat untuk belajar. Cari tahu dulu apa yang membuat mereka tak mau belajar, lalu Anda tentukan solusi terbaik untuk menyelesaikannya.
Contohnya dengan memahami kesulitan mereka, memberikan apresiasi, dan membiarkan mereka melakukan hobinya. Jika anak merasa bosan, Anda juga bisa mendaftarkan anak di Sparks Sports Academy.
Memiliki berbagai program menarik, interaktif, dan menyenangkan, anak Anda akan merasakan lingkungan baru yang menstimulasi. Mulai dari olahraga, kesenian, hingga dansa, si kecil dapat memilih kelas sesuai dengan minatnya. Ayo, dukung perkembangannya dengan memastikan anak tumbuh di lingkungan yang supportive!







