Kenali Metode Belajar Membaca Phonics kepada Anak!

Kenali Metode Belajar Membaca Phonics kepada Anak!

Table of Contents

Mom/Dad pasti khawatir anaknya telat untuk bisa membaca dan kesulitan dalam mencari metode belajar yang cocok untuknya. Biasanya, ketika anak masih kesulitan untuk membaca, metode belajar yang bisa membantunya adalah phonics. Metode ini adalah cara efektif dalam membantu anak memahami bunyi huruf secara alami, bukan sekedar menghafal. Mom/Dad masih bingung? yuk simak artikel ini!

Apa Itu Phonics?

Dikutip dari buku Metode Phonics: Panduan Belajar Bahasa Inggris Bagi Anak Usia Dini, metode fonik (phonics) adalah metode belajar membaca dan mengeja yang menekankan pada hubungan antara huruf-huruf (grafem) dan bunyi-bunyi (fonem) yang terkait. Artinya, metode ini mengajarkan anak untuk menghubungkan simbol-simbol huruf dengan suara-suaranya.

Metode phonics bertujuan membantu anak memahami prinsip-prinsip fonetik dan membangun keterampilan membaca dengan cara memecah kata-kata menjadi bagian-bagian bunyi yang lebih kecil.

Manfaat Phonics untuk Anak

Metode belajar membaca phonics memberikan manfaat bagi anak, terutama pada masa golden age, seperti:

  • Memahami dasar membaca: Anak akan mengidentifikasi dan mengenali suara-suara vokal dan konsonan serta cara mereka berinteraksi dalam kata.
  • Membangun keterampilan membaca: Anak akan memahami hubungan fonemik (suara) dan grafemik (huruf), sehingga mereka belajar untuk mengenali dan membaca kata-kata secara mandiri.
  • Menguasai tata bahasa: Anak akan memahami peran berbagai vokal dan konsosnan dalam kata.
  • Mengeja lebih baik: Dengan memahami hubungan antara huruf dan bunyi, anak bisa mengembangkan keterampilan mengeja yang lebih baik. Mereka belajar mengenali pola bunyi dan merakitnya menjadi kata-kata.
  • Menguasai kosakata: Metode ini membantu anak bisa memperoleh kosakata lebih cepat dengan memberikan keterampilan untuk membaca kata-kata yang belum didengar sebelumnya.

Jenis-Jenis Phonics

Dilansir dari Literacy Trust, phonics memiliki 4 tipe berikut ini:

1. Synthetic Phonics

Jenis ini banyak digunakan dalam metode belajar membaca phonics. Di metode ini, anak akan belajar mengucapkan bunyi-bunyi huruf (fonem) satu per satu, lalu menggabungkannya untuk membentuk kata. Dalam prosesnya, metode ini diawali dengan bunyi-bunyi sederhana sampai bunyi yang lebih kompleks.

2. Analytic Phonics

Metode ini mengajarkan anak membaca fonem yang terkait dengan grafem yang tidak diucapkan secara terpisah. Anak akan mengidentifikasi fonem umum dalam banyak kata di mana setiap kata mengandung fonem yang sedang dipelajari.

Contohnya kata kata seperti park, push, street, dan lain-lain.

3. Analogy Phonics

Anak-anak akan menganalisis unsur fonem berdasarkan fonogram dalam kata. Fonogram atau rima, terdiri dari vokal dan semua bunyi yang sama. Kata seperti ake dalam kata cake, make, bake, fake, dan lainya.

4. Integrated Phonics

jenis ini adalah cara belajar membaca dengan phonics sebagai bagian dari bahasa secara menyeluruh. Integrated phonics berbeda dari metode lain karena pembelajaran harus dala konteks sastra, bukan pelajaran terpisah, dan keterampilan yang diajarkan diidentifikasi secara oportunistik, bukan sistematis.

Cara Menerapkan Phonics untuk Anak

Supaya mendapatkan hasil yang optimal, menerapkan phonics perlu dilakukan dengan cara yang menyenangkan dan konsisten. Berikut adalah caranya:

  • Kenali bunyi: Ajarkan anak bunyi terlebih dahulu, misalnya “mmm” untuk M, bukan langsung “em”.
  • Gunakan permainan: Phonics akan efektif jika diajari lewat permainan seperti bernyanyi, kartu huruf, atau permainan sensori.
  • Libatkan indra anak: Biarkan anak melihat, mendengar, menyentuh, dan bergerak. Misalnya menulis di pasir atau bermain tekstur sambil menyebut bunyinya.
  • Lakukan dengan konsisten: Ajari anak 10-15 menit per harinya agar anak tidak mudah bosan.
  • Mengikuti kelas: Mengikuti kelas sensori dan phonics membantu anak belajar dengan metode yang tepat, aman, dan sesuai tahap perkembangan.

Phonics adalah metode belajar yang efektif, alami, dan ramah untuk anak. Dengan pendekatan berbasis bunyi dan bermain, anak tidak hanya bisa membaca, tapi juga mengembangkan kemampuan bahasa, fokus, dan kepercayaan diri.

Jika Mom/Dad ingin memberikan metode belajar phonics, kelas sensori dan phonics di Sparks Sports Academy bisa menjadi pilihan terbaik untuk anak. Di kelas ini, anak belajar melalui aktivitas sensori yang menyenyangkan dan metode phonics yang terstruktur.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%