Tingginya angka stunting di Indonesia menjadi masalah serius yang harus mendapat perhatian dari seluruh lapisan masyarakat. Rembuk stunting adalah satu langkah konkret untuk menindaklanjuti percepatan penurunan stunting sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021 hingga tingkat desa/kelurahan.
Kegiatan ini melibatkan berbagai pihak. Mulai dari pemerintah desa, Badan Permusyawaratan Desa (BPD), kader Posyandu, Puskesmas, Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (PKK), serta masyarakat umum. Lalu, apa tujuan utama dari forum musyawarah ini? Baca artikel ini sampai habis.
Key Takeaways
- Stunting menjadi masalah serius yang membutuhkan perhatian dari seluruh lapisan masyarakat. Salah satunya dengan menyelenggarakan rembuk stunting di wilayah desa/kelurahan bahkan kota/kabupaten.
- Rembuk stunting adalah langkah konkret dalam mewujudkan percepatan penurunan angka stunting sesuai Perpres Nomor 72 Tahun 2021 hingga tingkat desa/kelurahan.
- Output dalam forum musyawarah ini adalah menguatkan komitmen penurunan stunting yang ditandatangani oleh pimpinan daerah, baik itu bupati/wali kota, kepala desa, OPD, hingga perwakilan masyarakat.
- Manfaat utama bagi masyarakat adalah meningkatkan kesadaran dan pengetahuan tentang pencegahan stunting serta mengajak masyarakat dengan strategi yang tepat sasaran.
Rembuk Stunting di Desa
Stunting adalah kondisi gagal tumbuh pada anak berusia di bawah 5 tahun akibat malnutrisi akut yang menghambat pertumbuhan. Kondisi ini menjadi perhatian serius dan tercantum pada Perpres Nomor 72 Tahun 2021 tentang percepatan penurunan stunting. Mulai dari pemantauan, evaluasi, hingga pendanaan tingkat nasional maupun desa.
Rembuk stunting adalah salah satu strategi meningkatkan komitmen pemerintah dalam menurunkan angka stunting di wilayah desa. Forum musyawarah ini dipimpin oleh Ketua BPD dengan menggunakan dana desa atau APBD. Selain di wilayah desa, rembuk stunting juga diselenggarakan di tingkat kabupaten/kota oleh OPD penanggung jawab layanan dengan sektor/lembaga non-pemerintahan dan masyarakat.
Seperti yang dilakukan Kota Surabaya tahun 2025. Pemerintah Kota Surabaya melakukan penandatanganan komitmen bersama dengan menggandeng Ikatan Dokter Anak Indonesia (IDAI) Jawa Timur, BUMD, Baznas, Bappeda Jawa Timur, Bangga Surabaya Peduli (BAP), serta pihak lainnya untuk mewujudkan target Surabaya Zero Growth Stunting.
Di wilayah desa, ada Kelurahan Candirejo, Kabupaten Gunungkidul yang menyelenggarakan rembuk stunting bersama pemerintah desa, tokoh masyarakat, kader kesehatan, dan masyarakat umum pada tahun 2025.
Selain itu, Desa Meteseh Kabupaten Kendal melakukan musyawarah penurunan stunting dengan melibatkan perangkat desa, kader posyandu, kader KB, PKK, Karang Taruna, dan sebagainya.
Secara garis besar, agenda rembuk stunting adalah memetakan data kasus di suatu wilayah, melakukan diskusi penyebab stunting, dan merumuskan rencana intervensi gizi spesifik dan sensitif.
Agenda ini juga membahas prioritas anggaran dan peningkatan kapasitas kader. Kemudian, pelaksana rembuk akan menandatangani berita acara sebagai komitmen bersama yang dipimpin oleh pimpinan daerah atau kepala desa.
Baca juga: Cegah Stunting pada Anak Sejak Dini dengan Cara Ini
Output Rembuk StuntingÂ
Tim percepatan Penurunan Stunting Republik Indonesia merumuskan output, yaitu menguatnya komitmen menurunkan stunting yang ditandatangani oleh pimpinan daerah. Salah satunya adalah bupati/wali kota, kepala desa, perwakilan DPRD, pimpinan OPD, perwakilan sektor non-pemerintahan, dan perwakilan masyarakat.
Kesepakatan ini mencakup beberapa hal, mulai dari program prioritas, rencana anggaran, hingga penguatan komitmen masyarakat terhadap stunting. Selain itu, seluruh pihak menyepakati rencana intervensi gizi terintegrasi yang termuat dalam Rencana Kerja (Renja) OPD tahun berikutnya.
Intervensi gizi bisa mencakup Pemberian Makanan Tambahan (PMT), sosialisasi gizi dan ASI eksklusif, pola asuh, dan memperhatikan kualitas lingkungan hidup seperti sanitasi dan ketersediaan air bersih.
Dari sini, pemahaman masyarakat tentang pencegahan stunting sejak masa kehamilan hingga anak berusia 2 tahun dapat meningkat karena adanya pendampingan dan sosialisasi masif dari pemerintah.
Manfaat Utama Rembuk Stunting bagi Masyarakat
Salah satu manfaat rembuk stunting adalah menciptakan generasi yang lebih sehat di masa depan. Selain itu, manfaat utama dari forum diskusi ini bagi masyarakat setempat adalah sebagai berikut.
1. Meningkatkan Kesadaran dan Pemahaman
Musyawarah menangani percepatan stunting berperan penting dalam meningkatkan kesadaran dan pemahaman masyarakat, terutama di wilayah pedesaan. Stunting adalah kondisi serius sehingga memerlukan pengetahuan memadai bagi calon orang tua, khususnya ibu hamil tentang pentingnya gizi seimbang dan 1.000 Hari Pertama Kehidupan (HPK).
2. Penanganan Masalah Tepat Sasaran
Musyawarah ini memudahkan kader kesehatan dan pemerintah setempat dalam mengidentifikasi masalah guna memberi solusi efektif yang tepat sasaran. Dengan begitu, pencegahan sekaligus penanganan stunting dapat segera terwujud dan target penurunan stunting tercapai.
3. Menguatkan Kerja Sama Lintas Sektor
Kerja sama lintas sektor, baik dari pemerintahan, non-pemerintahan, hingga masyarakat setempat, memperkuat sinergi untuk mewujudkan generasi emas di masa mendatang. Semangat kolaborasi ini menjadi strategi efektif agar stunting dapat teratasi secara tepat dan terpadu.
4. Mengoptimalkan Kapasitas SDM
Forum diskusi yang melibatkan tenaga profesional dan kader ini dapat meningkatkan kapasitas mereka dalam melayani masyarakat. Pasalnya, mereka mendapat pengetahuan komprehensif tentang kesehatan masyarakat yang berguna demi kemajuan suatu daerah. Selain itu, kegiatan ini menjadi bentuk pemberdayaan dana desa untuk mendukung peningkatan kualitas SDM secara menyeluruh.
Rembuk Stunting adalah Cara Tepat Mewujudkan Generasi UnggulanÂ
Rembuk stunting adalah forum strategis yang tidak hanya berfungsi sebagai ruang diskusi, tetapi juga sebagai wadah pengambilan keputusan bersama antara pemerintah daerah, tenaga kesehatan, dan masyarakat untuk mencegah serta menurunkan angka stunting di suatu wilayah.
Untuk mendukung tumbuh kembang anak, Anda perlu memberikan pendidikan berkualitas dari Sparks Sports Academy. Kamihadir menyediakan berbagai kelas eksklusif yang dirancang khusus untuk meningkatkan kemampuan kognitif, motorik, sosial, hingga emosional anak melalui permainan interaktif dan edukatif.
Segera daftarkan si kecil dan ikuti free trial class dengan fasilitas lengkap untuk kecerdasan buah hati!







