Sensori Vestibular: Mengenal Fungsi dan Pentingnya untuk Anak

Sensori Vestibular: Mengenal Fungsi dan Pentingnya untuk Anak

Table of Contents

Sensori vestibular adalah sistem yang berperan untuk keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, hingga kemampuan belajar. Ini adalah bagian dari sistem sensorik yang membantu otak mengenali posisi dan pergerakan tubuh. 

Ketika anak berlari, melompat, berputar, atau memanjat, sistem vestibular akan mengirimkan sinyal agar tubuh bisa menyesuaikan diri dan tetap seimbang. Mari mengenal sistem ini lebih dalam dan memahami pentingnya untuk pertumbuhan si kecil!

Key Takeways:

  • Sistem vestibular adalah fondasi utama dalam integrasi sensorik yang membantu tubuh memproses berbagai rangsangan.
  • Kelancaran aktivitas sehari-hari, seperti berjalan, memanjat, dan membaca bergantung pada kestabilan yang diberikan sistem vestibular.
  • Stimulasi vestibular yang tepat sejak dini penting untuk mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan koordinasi anak secara menyeluruh.

Mengapa Sensori Vestibular Sangat Penting untuk Anak?

Pada masa balita hingga sekolah dasar, otak anak akan berkembang sangat pesat, dan sensori vestibular adalah salah satu “fondasi utama” agar perkembangan tersebut berjalan seimbang. Anak dengan sistem vestibular yang terstimulasi dengan baik akan memiliki kontrol tubuh yang lebih baik dan siap menghadapi tantangan fisik.

Menurut NAPA, anak dengan sistem vestibular buruk akan mudah mengalami pusing, pandangan tidak stabil, hingga gangguan keseimbangan. Anak juga bisa menunjukkan tanda seperti takut bergerak, sulit duduk tenang, cepat lelah, atau kesulitan berkonsentrasi di sekolah. 

Kondisi ini bukan berarti anak “nakal” atau “malas”, melainkan sinyal bahwa sistem sensoriknya perlu dilatih. Kunci utamanya terletak pada gerakan aktif yang melibatkan perubahan posisi tubuh. Namun, anak sebaiknya tidak Anda paksa, karena setiap anak memiliki tingkat sensitivitas vestibular yang berbeda.

Fungsi Utama Sensori Vestibular pada Anak

Mengutip studi dari NCBI, vestibular tidak hanya berfungsi sebagai alat untuk mengatur keseimnagan dan navigasi tubuh, tetapi akan memengaruhi emosi, sistem saraf otonom, kognisi, dan harmon. Berikut beberapa fungsi utama dari sensori vestibular yang perlu orang tua pahami.

1. Membentuk Kesadaran Spasial

Melalui sistem vestibular, otak dapat mengenali posisi serta arah gerakan kepala terhadap gaya gravitasi. Informasi ini kemudian digunakan oleh sistem sensorik lain untuk membangun pemahaman ruang yang akurat, sehingga individu mampu mengetahui posisi tubuhnya di lingkungan sekitar.

2. Menunjang Kontrol Postur Tubuh

Sistem vestibular berperan dalam menjaga stabilitas kepala dan tubuh saat bergerak. Kerja sama dengan sistem proprioseptif dan visual akan memungkinkan tubuh anak mempertahankan keseimbangan serta postur tepat selama melakukan aktivitas fisik.

3. Membantu Pengolahan Informasi Sensorik

Dalam aktivitas sehari-hari, fungsi sistem sensori vestibular adalah untuk membantu pengolahan informasi sensorik. Contohnya saat bersepeda, sistem ini membantu otak mengintegrasikan sinyal dari gerakan otot, posisi kepala, dan penglihatan agar keseimbangan serta koordinasi tetap terjaga.

4. Mengatur Cara Tubuh Merespons Rangsangan

Sistem vestibular turut menentukan bagaimana rangsangan sensorik seperti sentuhan atau suara bisa diterjemahkan oleh otak, apakah sebagai sinyal yang menenangkan, netral, atau justru perlu diwaspadai. Proses ini berperan penting dalam menjaga konsentrasi dan memberikan respons yang sesuai terhadap lingkungan.

5. Mendukung Kelancaran Gerakan Tubuh

Dengan membantu koordinasi antar indera, sistem vestibular akan memastikan gerakan tubuh berlangsung lebih halus dan terarah. Peran ini sangat penting dalam aktivitas harian, seperti berjalan, menaiki tangga, hingga membaca. Sebab, sistem ini membantu menstabilkan penglihatan serta memperkuat koordinasi mata dan tangan.

Baca juga: Mengenal 7 Dasar Sensori Integrasi dan Pengertiannya

Contoh Aktivitas untuk Melatih Sensori Vestibular Anak

Sensori vestibular adalah sistem sensori yang dapat Anda latih melalui aktivitas sederhana di kehidupan sehari-hari. Berikut beberapa contohnya.

  • Bermain ayunan atau jungkat-jungkit.
  • Melompat di atas trampolin kecil.
  • Berlari dan berhenti secara bergantian.
  • Bermain bola, lempar-tangkap, atau menendang.
  • Menari mengikuti irama musik.
  • Permainan rintangan (obstacle course) sederhana di rumah.

Melansir Soundsory, beberapa olahraga atau peregangan seperti sky earth stretches, berputar dalam lingkaran, head tilts, hingga sword pulls juga dapat membantu melatih sistem vestibular.

Sudah Tahu Apa Itu Sensori Vestibular?

Kesimpulannya, sensori vestibular adalah sistem yang berperan penting dalam keseimbangan tubuh, koordinasi gerak, hingga kemampuan belajar anak. Karena itu, sebagai orang tua, Anda wajib memperhatikan perkembangan sensori vestibular si kecil agar mereka tumbuh optimal dan percaya diri.

Bagi Anda yang ingin memberikan stimulasi sensori secara lebih terarah, Sparks Sports Academy bisa menjadi pilihan tepat. Sparks Sports Academy menghadirkan program olahraga dan aktivitas edukatif yang dirancang khusus untuk anak usia dini.

Melalui berbagai aktivitas fisik seperti gerak dasar, permainan koordinasi, keseimbangan, dan olahraga anak, Sparks Sports Academy akan membantu mengoptimalkan sensori vestibular. Tentu saja, setiap aktivitas juga akan mendukung perkembangan motorik, kognitif, dan sosial-emosional anak. 

Ini adalah investasi jangka panjang agar anak tumbuh lebih siap menghadapi tantangan dalam akademik maupun kehidupan sehari-harinya. Lewat stimulasi vestibular yang tepat sejak dini, anak memiliki fondasi kuat untuk belajar, bersosialisasi, dan berkembang secara menyeluruh. Ayo, daftarkan si kecil dari sekarang!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%