Kenali Gejala Social Anxiety pada Anak Sejak Dini!

Kenali Gejala Social Anxiety pada Anak Sejak Dini!

Table of Contents

Mom/Dad pernah tidak melihat anak tidak mau berinteraksi dan selalu menghindar dari lingkungan sosial? Jika iya, jangan anggap itu hanya rasa malu dari anak saja, tetapi itu juga bisa sebagai tanda anak mengalami social anxiety. Hal itu jika dibiarkan akan mengganggu aktivitas anak sehari-hari.

Social anxiety tidak hanya berdampak pada kepercayaan diri anak, tetapi juga memengaruhi perkembangan emosional dan sosialnya di masa depan. Oleh karena itu, Mom/Dad harus memahami kondisi anak jika mengalami social anxiety.

Ciri-Ciri Anak Mengalami Social Anxiety

Anak-anak pada umumnya akan merasa cemas dan malu dalam beberapa hari jika memasuki lingkungan baru untuk beradaptasi. Tetapi, jika rasa cemas itu berlangsung lama, sebaiknya Mom/Dad perhatikan kondisi anak.

Anak yang mengalami social axiety akan mengalami rasa cemas dan takut yang berlebihan. Selain itu, kondisi ini akan disertai beberapa gejala fisik seperti:

  • Menghindari kontak mata saat berbicara.
  • Berbicara terlalu pelan.
  • Postur tubuh kaku.
  • Keringat berlebih.
  • Jatung berdebar.
  • Anak mengalami mual.

Dilansir dari Psycom, kondisi ini bisa menyebabkan anak merasa tertekan yang mengakibatkan anak terganggu aktivitas sekolahnya, sulit mencari teman, kurang percaya diri, dan sering menghindari aktivitas sosial.

Menurut Very Well Mind, jika tidak ditangani dengan baik maka akan meningkatkan risiko gangguan kesehatan lainnya, seperti depresi, gangguan pola makan, hingga keinginan untuk bunuh diri.

Baca juga: Kenali 7 Jenis Gangguan Mental Anak Beserta Penyebabnya

Penyebab Anak Terkena Social Anxiety

Social anxiety pada anak tidak muncul begitu saja. Pasti ada beberapa faktor yang dapat memicu atau memperburuk kondisi ini. Berikut adalah faktor yang memengaruhinya:

1. Genetika

Anak dengan riwayat keluarga yang memiliki genetika social anxiety, akan lebih rentan terkena. Oleh karena itu, anak sangat berisiko jika kedua orang tuanya memiliki gangguan ini. Risiko ini juga dapat meningkat jika saudara kandungnya memiliki kondisi serupa.

2. Faktor Sosial

Beberapa anak akan mengalami kecemasan terus-menerus setelah mengalami kejadian sosial yang penuh tekanan. Rasa cemas muncul dari lingkungan sosial yang menyebabkan rasa malu mendalam atau trauma.

3. Faktor Pengasuhan

Orang tua dengan pola asuh yang protektif akan meningkatkan risiko social anxiety pada anak. Dampaknya, anak akan takut berinteraksi dengan orang asing.

Cara Mencegah Anak Terkena Social Anxiety

Mom/Dad jangan khawatir tentang social anxiety pada anak. Hal itu dapat dicegah dengan pendekatan yang tepat sejak dini.

Beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk mencegahnya antara lain:

1. Bekali Anak dengan Pengetahuan Lingkungan Sosial

Mom/Dad bisa memberi pengetahuan sosial untuk anak dengan cara bermain role play. Tujuan dari bermain role play ini adalah untuk membiasakan anak berada di lingkungan sosial. Anak bisa mendapat gambaran umum tentang interaksi sosial dan dapat membantu anak jauh lebih nyaman.

2. Beri Apresiasi

Beri apresiasi jika anak melakukan sesuatu, walaupun hal kecil. Dengan memberinya apresiasi, anak akan membangun rasa aman dan rasa percaya diri dengan sendirinya.

3. Jangan Memaksa Anak

Beri anak waktu untuk merasa nyaman di lingkungan baru. Mom/Dad bisa ajak anak untuk berinteraksi secara perlahan di lingkungan barunya. Jangan memaksa secara fisik dan hindari membujuk dengan suara keras.

Proses ini memang membutuhkan waktu tergantung dari kematangan kognitif anak.

Social anxiety pada anak bukan hanya rasa cemas dan malu biasa. Jika tidak ditangani dengan cepat, akan berisiko buruk pada mental anak di masa depan. Dengan mengenali ciri-ciri, memahami penyebab, serta menerapkan langkah pencegahan, Mom/Dad dapat membantu anak tumbuh lebih percaya diri dan berani bersosialisasi.

Mom/Dad harus mengingat, dukungan orang tua bisa menjadi fondasi beasr pada kesehatan mental anak di kemudian hari.

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%