-
Author: Tim Sparks Sports Academy
Orang tua tentu ingin melihat anak tumbuh dengan percaya diri. Namun, pernahkah anak Anda menunjukkan sifat manja seperti merengek saat permintaannya tidak dituruti? Sifat manja tersebut bisa menghambat perkembangan jika tidak diatasi. Karena itu, Anda perlu mengetahui tips mendidik anak agar tidak manja.
Sebab, sikap manja bukanlah karakter permanen. Lewat pola asuh yang tepat dan konsisten, Anda bisa membantu anak tumbuh lebih mandiri, tangguh, serta memiliki kemampuan berempati yang baik. Ingin tahu apa saja tips dan cara mendidik anak agar tidak cengeng dan lebih mandiri? Simak artikel di bawah ini sampai habis!
Key Takeaways:
- Sifat manja bisa menghambat perkembangan anak jika tidak diatasi sejak dini
- Dalam mendidik anak, orang tua perlu pendekatan yang hangat, namun tegas sehingga anak merasakan cinta tanpa syarat, tetapi juga memahami batasan.
- Jika orang tua konsisten, sabar, dan memberikan ruang bagi anak untuk berkembang, perubahan positif akan terlihat secara bertahap.
Tips Mendidik Anak agar Tidak Manja
Anda mungkin ingin memenuhi kebutuhannya, melindunginya dari kesulitan, dan memastikan ia selalu merasa aman. Namun, tanpa disadari, sikap terlalu melindungi atau terlalu sering menuruti keinginan anak bisa membentuk sifat manja. Lantas, bagaimana cara mengatasi anak manja dan cengeng? Berikut tipsnya!
1. Berikan Kesempatan Anak Melakukan Sendiri
Kadang karena ingin praktis, Anda memilih membantu anak memakai sepatu atau membereskan tasnya. Padahal, momen-momen kecil seperti ini adalah latihan kemandirian. Biarkan anak mencoba, meski hasilnya belum rapi. Proses belajar itulah yang membentuk rasa percaya diri dan tanggung jawabnya.
2. Jangan Selalu Mengatakan “Iya”
Memberikan semua yang anak minta memang terasa lebih mudah daripada menghadapi tangisan. Namun, melansir Halodoc, semakin sering orang tua mengiyakan permintaan anak, maka anak akan belajar bahwa semua yang ia inginkan bisa terpenuhi tanpa harus berusaha.
3. Terapkan Aturan yang Konsisten
Tips mendidik anak agar tidak manja berikutnya adalah aturan yang konsisten. Anak butuh batasan jelas agar merasa aman. Jika hari ini Anda melarang sesuatu tetapi besok memperbolehkannya, anak akan bingung. Ingat! Konsistensi akan membantu anak memahami konsekuensi dan membangun disiplin
4. Jangan Memuji Secara Berlebihan
Melansir studi yang disebutkan dalam laman The Bump, anak dengan orang tua yang terlalu banyak memuji atau overvalued akan cenderung bersikap narsistik. Pada dasarnya, memberikan apresiasi pada anak memang penting. Namun, jangan memuji akan hal yang sebenarnya tidak berhasil anak capai.
Karena anak bisa memahami pandangan dan kasih sayang orang tua terhadapnya, sehingga menimbulkan sikap manja. Jadi, alih-alih memberikan pujian pada bakat yang sebenarnya tidak ada, Anda bisa memuji kerja keras si kecil.
Apresiasi proses dan usaha yang ia lakukan untuk membantu anak memahami bahwa kegagalan bukan sesuatu yang memalukan, melainkan bagian dari perjalanan belajar. Ini akan membuat anak lebih termotivasi untuk melakukan yang terbaik dalam segala hal.
Baca juga: 10 Penyebab Anak Manja yang Kerap Tak Orang Tua Sadari
5. Melatih Kesabaran Melalui Aktivitas Kelompok
Salah satu cara efektif mendidik anak agar tidak manja adalah melatihnya menunggu giliran dan bekerja sama. Permainan tim, olahraga bersama, atau kegiatan edukatif berkelompok pun bisa membantu anak belajar bahwa ia bukan satu-satunya pusat perhatian.
6. Bangun Mental Tangguh Sejak Dini
Keinginan melindungi anak adalah naluri alami orang tua. Namun, jika selalu menghindarkan anak dari tantangan, ia tidak akan belajar menghadapi masalah. Apalagi, anak yang terlalu dilindungi cenderung mudah menyerah.
Karena itu, salah satu cara mendidik anak agar tidak manja dan mandiri yang ampuh adalah dengan membangun mentalnya. Coba berikan tantangan kecil, lalu dampingi saat ia mencoba mencari solusi. Ketika anak berhasil melewati kesulitan, rasa percaya dirinya pun akan tumbuh secara alami.
7. Ajarkan Mengelola Emosi
Tips mendidik anak agar tidak manja lainnya adalah ajarkan mereka mengelola emosi. Sebab, anak manja sering kesulitan mengatur rasa kecewa.
Namun, Anda bisa membantu dengan mengajak anak menyebutkan perasaannya. Misalnya, “Kamu sedih karena tidak beli mainan?”. Dengan begitu, anak belajar mengenali dan mengendalikan emosinya secara sehat.
8. Arahkan Energi Anak ke Aktivitas Positif
Anak usia balita hingga sekolah dasar memiliki energi besar yang perlu disalurkan. Aktivitas fisik terstruktur dan kegiatan edukatif pun akan membantu anak belajar disiplin, kerja sama, serta kontrol diri. Lingkungan yang mendukung kemampuan sosial akan sangat berpengaruh dalam membentuk karakter yang lebih mandiri.
Sudah Tahu Tips Mendidik Anak agar Tidak Manja?
Mendidik anak agar tidak manja bukan berarti Anda harus bersikap keras. Justru pendekatan yang hangat, namun tegas adalah kunci. Sebab, anak perlu merasakan cinta tanpa syarat, tetapi juga memahami batasan. Jika Anda konsisten dan sabar, perubahan positif pasti akan terlihat secara bertahap.
Bagi Anda yang sedang mencari solusi anak agar tidak manja sekaligus mendukung tumbuh kembangnya, program olahraga terstruktur Sparks Sports Academy bisa jadi solusi. Lewat pendekatan yang menyenangkan dan edukatif, anak akan belajar disiplin, tanggung jawab, serta regulasi emosi.
Lingkungan yang suportif ini akan membantu anak mengembangkan rasa percaya diri dan kemandirian secara alami. Jadi, selain memperbaiki pola asuh di rumah, Anda juga dapat memperkuat pembentukan karakter anak melalui pengalaman belajar aktif bersama Sparks Sports Academy.





