7 Manfaat Yogurt untuk Bayi yang Harus Bunda Ketahui!

7 Manfaat Yogurt untuk Bayi yang Harus Bunda Ketahui!

Table of Contents

Yogurt merupakan olahan makanan berbahan dasar susu dan mengandung berbagai macam mineral penting yang dibutuhkan oleh tubuh, seperti kalsium, kalium, magnesium, hingga vitamin A, B, dan C. Bayi berusia 6 bulan ke atas pun dapat rutin mengkonsumsinya. Lantas, apa saja manfaat yogurt untuk bayi? Cari tahu di sini!

Key takeaways:

  • Anak dapat mulai mengkonsumsi yogurt saat memasuki usia 6 bulan.
  • Manfaat yogurt untuk anak dan dewasa hampir sama, yaitu dapat menjaga kesehatan, mencegah sembelit, hingga mengontrol berat badan.
  • Hindari yogurt dengan kandungan gula tambahan, madu, topping, atau tambahan perasa untuk menghindari risiko tobulisme, tersedak, hingga diabetes.

Manfaat Yogurt untuk Bayi

Yogurt dapat menjadi pilihan untuk camilan sehat bayi karena mengandung bakteri baik atau probiotik yang baik untuk tumbuh kembang bayi. Berikut 7 manfaat yogurt yang perlu orang tua jetahui.

1. Menjaga Kesehatan Pencernaan Bayi

Mengutip Greenfields, yogurt mengandung bakteri streptococcus thermophilus dan lactobacillus bulgaricus yang merupakan bakteri baik (probiotik) yang bertugas menjaga kesehatan pencernaan. Probiotik ini akan meningkatkan bakteri alami usus, sehingga mampu melawan bakteri jahat penyebab gangguan pencernaan.

Selain itu, kandungan tersebut dapat menghasilkan asam laktat untuk menghambat pergerakan bakteri yang berbahaya. Sistem pencernaan pun menjadi lebih kuat, serta risiko radang berkurang dan kesehatan usus tetap terjaga.

2. Meringankan Keluhan Diare dan Mencegah Sembelit

Probiotik lain dalam yogurt, seperti lactobacillus rhamnosus GG (LGG), lactobacillus acidophilus, dan bifidobacterium lactis dapat memulihkan bakteri baik dalam usus yang hilang saat bayi mengalami diare. Yogurt juga dapat melawan bakteri jahat penyebab rotavirus hingga E.coli yang menjadi penyebab diare.

Tidak hanya diare, yogurt yang berasal dari fermentasi bakteri Bifidobacterium dapat membantu mengurangi terjadinya sembelit pada bayi. Terutama pada bayi yang sudah mulai mengonsusi MPASI.  

3. Mendukung Pertumbuhan Tulang dan Gigi

Yogurt mengandung kalsium, fosfor, magnesium, dan kalium yang dapat membantu pertumbuhan tulang dan gigi. Kandungan laktoferin dalam yogurt juga dapat memperbaiki pembentukan tulang dan mengurangi kerusakan sejak dini. Asupan protein hewani yogurt juga mampu mendukung pertumbuhan tinggi badan anak.

4. Mengurangi Risiko Alergi

Manfaat yogurt untuk bayi berikutnya adalah mengurangi risiko alergi tertentu. Penelitian di jurnal ScienceDirect menyebutkan bahwa bayi yang mengonsumsi yogurt memiliki risiko rendah untuk mengalami sensitivitas pada alergi makanan dan mencegah dermatitis atopik. 

5. Meningkatkan Sistem Imun Tubuh

Probiotik dalam yogurt dipercaya dapat memperkuat sistem imun dalam tubuh dengan cara memproduksi sel-sel imun, memperkuat lapisan usus, dan menghambat pertumbuhan bakteri yang berbahaya. Kandungan riboflavin, seng, selenium, dan magnesium dalam yogurt juga dipercaya mampu mendukung kekebalan tubuh bayi.

6. Baik untuk Kesehatan Jantung

Manfaat yogurt untuk bayi lainnya adalah menjaga kesehatan jantung. Salah satu jenis yogurt, yaitu greek yogurt bermanfaat untuk menurunkan kolesterol jahat dan trigliserida yang dapat menurunkan risiko penyakit jantung. 

Kolesterol dan trigliserida yang tinggi sendiri dapat menyumbat pembuluh darah arteri, hal inilah yang menyebabkan penyakit stroke dan jantung.

7. Mengontrol Berat Badan

Melansir Alodokter, yogurt dapat membantu anak merasa kenyang lebih lama dan menekan nafsu makan. Sehingga, keinginan anakk untuk mengonsumsi makanan atau camilan yang tidak sehat akan berkurang. Berat badanya pun lebih terjadi dan mereka terhindar dari risiko obesitas.

Baca juga: Manfaat ASIP bagi Bayi dan Cara Penyimpanannya di Rumah

Jenis Yogurt untuk Bayi, Mana yang Aman?

Anda harus memahami bahwa tidak semua jenis yogurt, terutama yang dijual di pasaran baik untuk anak. Sebab, banyak sekali yogurt yang mengandung gula tinggi dan perisa buatan yang tidak sehat. Berikut adalah beberapa pantangan yang sebaiknya orang tua perhatikan saat memilih yogurt untuk si kecil.

1. Yogurt dengan Gula atau Perisa Tambahan

Anak di bawah usia dua thaun sebaiknya tidak diberikan makanan dengan gula tambahan. Sebab, gula dan perisa tambahan dapat meningkatkan risiko gigi berlubang hingga diabetes pada anak. Sebaiknya pilih yogurt dari susu murni, greek yogurt, yogurt kefir, dan memiliki kandungan probiotik tinggi.

2. Yogurt dengan Madu

Mengutip Alodokter, adu mengandung bakteri Clostridium botulinum yang dapat menyebabkan botulisme atau keracunan. Karena itu, yogurt untuk bayi di bawah usia satu tahun sebaiknya tidak mengandung tambahan pemanis apapun, termasuk madu.

3. Yogurt dengan Topping

Jangan berikan anak yogurt dengan berbagai topping tambahan. Contohnya seperti granola, kacang-kacangan, atau buah kering. Meski tidak berbahaya untuk kesehatan, topping tersebut berisiko membuat bayi tersedak.

Sudahkan Anda Memberikan Yogurt untuk Bayi Secara Rutin?

Mengonsumsi yogurt memang memiliki banyak manfaat untuk si kecil. Namun, pastikan yogurt untuk bayi Anda memang aman, serta berikan secukupnya saja. Selain itu, tak cukup dengan makanan, pastikan pertumbuhan anak seimbnag dengan memberikan stimulasi sensorik dan aktivitas fisik. 

Anda pun bisa mengandalkan Sparks Sports Academy yang memiliki berbagai kelas menarik di mana anak dapat bergerak bebas. Anak pun dapat belajar koordinasi, bersosialisasi, dan melatih kepercayaan diri bersama instruktur profesional. Ayo, dukung tumbuh kembangnya dengan cara tepat bersama Sparks Sports Academy!

Bagikan artikel ini lewat:

© 2024 | Sparks Sports Academy - PT Pendidikan Anak Bangsa

KUOTA PROMO SUDAH DIAMBIL 91%