Lewati ke konten
Sparks Sports Academy Logo
Kenali 6 Penyebab Anak Tantrum, Orang Tua Wajib Tahu!

Kenali 7 Penyebab Anak Tantrum, Orang Tua Wajib Tahu!

Sensory & Phonics

Setiap orang tua pasti pernah menghadapi momen ketika anak tiba-tiba menangis, menjerit, bahkan berguling di lantai tanpa alasan yang jelas. Kondisi ini dikenal dengan istilah tantrum. Meski bagian normal dari tumbuh kembang anak, Anda sebagai orang tua wajib tahu penyebab anak tantrum agar anak belajar mengendalikan emosinya. Key Takeaways Penyebab Anak Tantrum Tantrum umumnya muncul pada anak usia 1-4 tahun, ketika mereka belum mampu mengungkapkan perasaan atau kebutuhannya dengan kata-kata yang jelas. Menurut KidsHealth, tantrum sering dipicu karena rasa frustasi, lelah, lapar, atau merasa tidak nyaman. Nah, berikut penjelasan beberapa penyebab paling umum pada anak tantrum. 1. Keterbatasan Kemampuan Komunikasi Pada anak usia dini, anak belum sepenuhnya mampu mengungkapkan perasaan, kebutuhan, atau keinginannya. Akibatnya, ketika mereka merasakan suatu emosi, seperti kesal atau lapar, cara tercepat untuk mengekspresikannya adalah dengan menangis atau tantrum. Kondisi seperti ini terbilang wajar. Namun, tantrum terkadang membuat orang tua merasa kebingungan karena tidak tahu apa yang sebenarnya sedang anak inginkan. 2. Perasaan Frustasi Frustasi adalah salah satu penyebab anak tantrum yang paling sering terjadi. Sebagai contoh, ketika anak tidak bisa memainkan mainan sesuai keinginannya atau ketika Anda melarang sesuatu yang menurutnya menarik. Anak belum mampu memahami alasan di balik larangan tersebut, sehingga meluapkan emosinya dengan tantrum. Namun, rasa frustasi yang berulang tanpa pendampingan bisa membuat tantrum lebih sering muncul pada anak. 3. Rasa Lelah dan Lapar Kondisi fisik yang tidak nyaman sangat berpengaruh terhadap kestabilan emosi anak. Anak yang lelah setelah beraktivitas atau belum makan tepat waktu cenderung lebih mudah tersulut emosinya. Itulah sebabnya menjaga rutinitas tidur dan jadwal makan anak sangat penting. Dengan tubuh yang segar dan perut kenyang, anak cenderung lebih mampu mengendalikan emosinya. 4. Keinginan Mendapatkan Perhatian Tantrum juga sering anak lakukan untuk menarik perhatian orang tuanya. Misalnya, ketika Anda terlalu sibuk dengan pekerjaan atau gadget, anak bisa merasa diabaikan. Mereka kemudian menangis keras untuk menarik perhatikan Anda. Baca juga: Kenali Tantrum pada Anak dan Cara Menghadapinya! 5. Perubahan Rutinitas Anak kecil sangat bergantung pada rutinitas untuk merasa aman dan nyaman. Ketika rutinitas seperti jadwal tidur, makan, atau bermain tiba-tiba berubah, emosi mereka bisa menjadi tidak terkendali. Perubahan sekecil apapun bisa memicu tantrum. Karena itu, penting untuk menjaga rutinitas yang konsisten agar anak merasa lebih stabil secara emosional. Dengan begitu, frekuensi tantrum pun bisa berkurang.  6. Kondisi Medis Tertentu Pada beberapa kasus, penyebab anak tantrum bisa dipicu oleh rasa sakit atau kondisi medis yang membuat anak merasa tidak nyaman. Anda perlu lebih peka terhadap kemungkinan adanya masalah kesehatan anak. Jika ciri-ciri anak tantrum muncul berlebihan, segera konsultasi ke dokter untuk mengetahui penyebab sebenarnya. 7. Overstimulasi Terlalu banyak rangsangan seperti keramaian, suara berisik, padatnya aktivitas, atau overstimulasi bisa membuat anak kewalahan yang berakhir pada meledaknya emosi anak lalu terjadi tantrum. Dukung Aktivitas Anak bersama Sparks Sports Academy Itulah beberapa faktor utama pemicu anak mengalami tantrum. Sementara itu, cara menghadapi anak tantrum yang sederhana yaitu memastikan Anda menahan diri agar tidak membentak anak. Bantu anak merasa aman dengan memberi pelukan, atau alihkan fokus anak dengan menawarkan mainan atau aktivitas yang ia sukai. Selain memahami tumbuh kembang anak secara emosional, Anda juga perlu mendukung perkembangan fisik anak melalui aktivitas positif. Salah satu cara yang menyenangkan adalah melalui olahraga. Sparks Sports Academy hadir dengan kelas sensori sebagai wadah bagi anak untuk mengembangkan anak secara emosional. Dengan pendekatan menyenangkan dan kurikulum yang dirancang profesional, Sparks Sports Academy menjadi tempat ideal untuk membantu anak tumbuh sehat, aktif, dan berkarakter. Pilihan kelasnya pun bukan hanya sensori, mulai dari gymnastic, ballet, taekwondo, basket, futsal, hingga multisport. Sementara lokasinya tersebar di kawasan JABODETABEK. Daftarkan anak Anda sekarang di kelas favoritnya dan dapatkan promo menarik di website kami!

18/09/2025 / Komentar Dinonaktifkan pada Kenali 7 Penyebab Anak Tantrum, Orang Tua Wajib Tahu!
Baca Lebih Lanjut
Cara Menghadapi Anak Tantrum Sesuai Usia, Dijamin No Drama!

Cara Menghadapi Anak Tantrum Sesuai Usia, Dijamin No Drama!

Sensory & Phonics

Si kecil tiba-tiba menangis keras, menjerit, atau berguling di lantai karena keinginannya tidak terpenuhi? Itu adalah tantrum, yang mana normal karena bagian dari proses tumbuh kembang dan dampak dari ketidakmampuan mereka dalam mengekspresikan perasaan dengan kata. Karena itu, cara menghadapi anak tantrum bisa berbeda-beda. Artikel ini akan membahas lebih detail cara bijak menghadapi tantrum pada anak sesuai usia dan perkembangannya. Mari simak! Key Takeaways Penyebab Anak Tantrum Tantrum adalah gejala normal yang dialami anak kecil. Tetapi, terdapat anak yang sering tantrum dan yang tidak. Tantrum adalah cara anak mengekspresikan rasa emosi kecewa atau frutrasi mereka. Tantrum terjadi karena anak belum bisa menyampaikan apa yang mereka mau dengan benar. Kebanyakan anak tantrum terjadi karena mereka merasa: Tanda-Tanda Anak Tantrum Anak mengalami tantrum biasanya berlangsung selama 2-15 menit. Ketika itu terjadi, anak akan menunjukan tanda-tanda berikut ini: Jenis Tantrum pada Anak Terdapat dua tipe tantrum pada anak. Berikut adalah penjelasannya. 1. Tantrum Mengamuk atau Downstairs Anak yang mengalami tantrum ini biasanya tidak sadar bahwa ia menarik perhatian banyak orang. Tantrum jenis ini adalah cara anak mengekspresikan kekesalannya. Sebagai contoh anak tidak dibelikan mainan karena ada alasan tertentu dari orang tuanya. Mengetahui keinginannya tidak dipenuhi, anak akan mengamuk atau memukul benda sekitarnya. Saat kesal, anak tidak sadar jika orang lain memperhatikannya karena fokus meluapkan amarah. Kemarahan ini biasanya akan mereda sendiri. 2. Tantrum Manipulatif Tipe ini mirip dengan tantrum mengamuk. Perbedaanya terletak pada tujuan anak saat tantrum. Anak yang mengalami tantrum manipulatif biasanya menggunakan amukan atau kekesalannya agar orang tua atau orang sekitarnya memenuhi keinginannya. Anak menyadari bahwa kekesalannya menarik perhatian orang. Seperti contoh, saat berjalan-jalan dengan anak, kondisinya baik-baik saja. Tetapi pada saat tertentu anak ingin dibelikan mainan. Namun, orang tua menolak karena tidak bisa memenuhi keinginannya. Kemudia anak merengek dan meluapkan emosinya. Anak menyadari bahwa orang sekitar memperhatikannya. Anak sengaja melakukan hal tersebut agar dibelikan mainan. Setelah keinginannya terpenuhi, emosi anak kembali stabil. Cara Menghadapi Anak Tantrum Jika anak mengalami tantrum, orang tua bisa menggunakan cara di bawah ini untuk meredakannya berdasarkan usia: 1. Usia 2 Tahun Berikut ini langkah sederhana untuk menghadapi anak berusia 2 tahun yang sedang tantrum. 2. Usia 3 Tahun Sementara itu, anak berusia 3 tahun yang tantrum bisa Anda tangani dengan cara berikut. 3. Usia 4 Tahun Ini langkah yang bisa Anda terapkan untuk menghadapi anak tantrum di usia 4 tahun. 4. 5 Tahun Jika anak Anda berusia 5 tahun tapi masih menunjukkan ciri-ciri anak tantrum, coba lakukan cara-cara di bawah ini. 5. 7 Tahun Ini tips yang bisa Anda lakukan untuk menghadapi anak usia 7 tahun yang masih sering tantrum. Solusi Aktivitas Fisik Anak di Sparks Sports Academy Melakukan serangkaian cara menghadapi anak tantrum memang menguji kesabaran. Namun, dengan memahami penyebab anak tantrum dan pendekatan yang tepat sesuai usia, Anda bisa membantu si kecil belajar mengelola emosinya. Ingat, tantrum bukanlah perilaku buruk, tapi bagian dari proses anak dalam memahami diri dan lingkungannya. Selain pendampingan emosional, anak juga membutuhkan wadah untuk menyalurkan energi positifnya. Kelas Sensori dari Sparks Sports Academy hadir sebagai pilihan tepat untuk mendukung perkembangan anak usia 1-3 tahun melalui berbagai teknik sensori yang dibutuhkan anak. Dengan berbagai program olahraga yang dirancang khusus untuk anak, Sparks Sports Academy membantu anak sehat secara fisik dan lebih percaya diri, disiplin, serta mampu mengelola emosinya dengan baik.

17/09/2025 / Komentar Dinonaktifkan pada Cara Menghadapi Anak Tantrum Sesuai Usia, Dijamin No Drama!
Baca Lebih Lanjut
Rekomendasi Merk Sepatu Futsal Anak yang Bagus dan Nyaman

Rekomendasi Merk Sepatu Futsal Anak yang Bagus dan Nyaman

Futsal

Mengutip dari BBC, FIFA memperkirakan futsal telah dimainkan oleh lebih dari 30 juta orang di seluruh dunia. Popularitas yang terus berkembang ini membuat orang tua semakin peduli dalam memilih merk sepatu futsal anak yang bagus. Pasalnya, sepatu yang tepat berperan penting dalam mendukung kenyamanan, keamanan, dan performa anak di lapangan. Lantas, apa saja merk sepatu futsal terbaik? Key Takeaways Rekomendasi Merk Sepatu Futsa Anak yang Bagus Berikut adalah beberapa brand sepatu terbaik yang perlu Anda pertimbangkan ketika membeli sepatu futsal untuk anak berusia 5 sampai 7 tahun. 1. Ortus Catalyst Hyperion IN JR Menurut penelitian dalam jurnal BEHIND THE KICK: Understanding Locl Futsal Shoe Choices in Indonesia, kualitas produk dan citra merek menjadi faktor utama yang memengaruhi kepuasan dan loyalitas pemain futsal terhadap Ortuseight. Hal ini menjadikan Ortus sebagai sepatu futsal lokal yang bagus untuk usia 5–7 tahun. Sepatu ini dirancang dengan material sintetis yang lembut pada bagian atas, sehingga anak bisa mengontrol bola dengan lebih baik. Desainnya yang ringan membuat gerakan lincah anak di lapangan terasa alami. Sepatu ini juga cocok untuk anak yang baru mulai latihan dasar futsal agar lebih percaya diri saat bermain. Harga sepatu ini sekitar Rp300.000,00. 2. Puma Attacanto Turf Training Puma juga menghadirkan merk sepatu futsal anak yang bagus melalui seri Attacanto Turf Training. Sepatu ini menggunakan upper sintetis dengan lapisan lembut yang menyesuaikan bentuk kaki, sehingga terasa lebih nyaman dipakai. Outsole TPU yang ringan dengan stud berbentuk konikal memberikan traksi yang stabil sekaligus memudahkan anak saat melakukan pivot atau putaran cepat. Selain itu, sepatu ini bisa membuat anak merasakan berbagai manfaat futsal untuk anak sejak usia dini, mulai dari motorik, fisik, hingga kepercayaan diri. Harga sepatu ini di situs luar negeri tercatat sekitar Rp429.000,00. 3. Nike Kids Phantom GX II Academy IC Nike menghadirkan Phantom GX II Academy IC sebagai merk sepatu futsal anak yang bagus bagi pemain cilik yang ingin tampil keren di lapangan. Lapisan dalamnya membungkus kaki secara erat sehingga stabilitas terjaga, sementara outsole karet memberikan rasa grip yang kuat sejak pertama kali digunakan. Warnanya yang atraktif dan desain modern membuat anak Anda akan semakin bersemangat saat bermain, baik di pertandingan maupun saat berlatih. Harga resmi Nike Kids Phantom GX II Academy IC sekitar Rp809.000,00. 4. Adidas Samba Messi Indoor Jika anak Anda mengidolakan Lionel Messi, Adidas Samba edisi Messi bisa jadi pilihan menarik. Sepatu ini termasuk merk sepatu futsal anak yang bagus dengan ciri khas leather upper yang ikonik, berpadu dengan outsole karet berdaya cengkram tinggi. Selain tampil dengan detail khas sang legenda, sepatu ini dirancang agar nyaman digunakan dalam durasi panjang. Cocok untuk anak usia 5-7 tahun yang ingin merasakan pengalaman futsal yang lebih serius sambil tetap nyaman bergerak. Harga Adidas Samba Messi Indoor sekitar Rp840.000,00. Mana Merk Sepatu Futsal Anak yang Bagus Menurut Anda? Memilih sepatu futsal yang cocok untuk kebutuhan anak adalah upaya terbaik dalam mendukungnya berkembang saat berolahraga. Sebab, sepatu yang nyaman, aman, serta sesuai kebutuhan akan membantu anak lebih bersemangat dalam bermain futsal dan mengasah keterampilan sejak usia dini. Supaya potensinya tersalurkan, maka daftarkan si kecil ke kelas futsal di Sparks Sports Academy. Di sini, anak Anda bisa menumbuhkan keterampilan sosial, emosional, dan sensoriknya melalui aktivitas yang seru. Program kelas Sparks Sports Academy pun terbagi sesuai usia, mulai dari Baby hingga Kids, sehingga setiap anak mendapat stimulasi yang tepat. Maka dari itu, ikuti kelas di Sparks Sports Academy agar anak bertumbuh di lingkungan yang positif.

17/09/2025 / Komentar Dinonaktifkan pada Rekomendasi Merk Sepatu Futsal Anak yang Bagus dan Nyaman
Baca Lebih Lanjut
Jenis Latihan Dasar Futsal untuk Anak Usia 5-7 Tahun

Jenis Latihan Dasar Futsal untuk Anak Usia 5-7 Tahun

Futsal

Futsal kini menjadi salah satu olahraga populer yang digemari anak-anak maupun remaja. Untuk bisa bermain dengan baik, pemahaman dan latihan dasar futsal sangat penting sebagai fondasi. Untuk itu, ada beberapa latihan futsal yang harus diajarkan kepada anak. Apa sajakah itu? Key Takeaways Latihan Dasar Futsal Menurut Penelitian Menurut studi dari Research Gate, anak berusia 4–7 tahun yang berlatih futsal dalam jangka panjang menunjukkan peningkatan signifikan pada keterampilan motorik kasar, koordinasi, dan kekuatan tubuh daripada pemula. Penelitian ini menekankan pentingnya latihan dasar futsal yang dilakukan secara rutin sejak dini. Faktor lingkungan, motivasi, dan dukungan sosial juga berpengaruh besar pada perkembangan fokus anak selama berlatih. Artinya, membiasakan latihan teknik dasar membantu keterampilan bermain dan mendukung tumbuh kembang fisik secara menyeluruh. 4 Jenis Latihan Dasar Futsal untuk Anak Usia 5-7 Tahun Berikut adalah beberapa latihan dasar futsal yang harus diajarkan kepada anak Anda. 1. Latihan Passing Passing menjadi salah satu fondasi olahraga futsal. Mengutip Sports Mom Survival Guide, ada beberapa poin penting saat melatih passing anak usia 5–7 tahun. Di antaranya adalah mengarahkan anak untuk melihat target sebelum mengoper, menjaga mata tetap fokus pada bola saat menyentuh, serta menggunakan bagian kaki yang tepat agar operan lebih akurat. Latihan sederhana seperti “Piggy in The Middle” bisa diterapkan, di mana dua pemain berusaha mengoper bola, sementara satu pemain lainnya mencoba merebut bola. Aktivitas ini bukan hanya melatih teknik operan, tetapi juga melatih komunikasi dan konsentrasi anak. 2. Latihan Dribbling Dribbling juga menjadi bagian penting dari olahraga futsal karena anak belajar mengontrol bola sambil bergerak. Cara melatihnya bisa dengan “Red Light Green Light” di mana anak-anak menggiring bola dengan bebas ketika mendengar aba-aba hijau, lalu berhenti ketika mendengar aba-aba merah. Aktivitas ini membantu anak untuk bereaksi cepat, keseimbangan, sekaligus melatih mereka menggunakan kedua kaki. Dengan latihan dribbling yang bervariasi, anak lebih percaya diri saat bermain di lapangan. 3. Latihan Shooting Usia 5–7 tahun adalah masa yang tepat untuk mengenalkan teknik shooting. Dalam latihan dasar futsal, menendang bola ke target kecil seperti cone atau gawang mini bisa jadi metode efektif. Selain melatih akurasi, latihan ini membuat anak terbiasa mengarahkan bola dengan teknik yang benar. Anda bisa mulai dengan tendangan dalam (inside kick), lalu perlahan mengenalkan tendangan luar dan punggung kaki. 4. Latihan Kontrol Bola Kontrol bola juga menjadi inti dari permainan futsal. Anak perlu dibiasakan menerima bola dengan kaki bagian dalam atau luar, lalu menguasainya dengan sentuhan pertama yang lembut. Latihan sederhana seperti menerima umpan dari berbagai arah sangat membantu. Dengan kontrol yang baik, anak akan lebih mudah mengembangkan teknik lain seperti passing dan shooting. Ajarkan Latihan Dasar Futsal kepada Anak di Tempat Terbaik! Latihan dasar futsal perlu diajarkan pada anak. Dengan latihan yang terstruktur, manfaat futsal untuk anak akan terasa lebih maksimal. Untuk mendukung proses ini, memilih lingkungan belajar yang cocok jadi pilihan tepat. Maka dari itu, berikan perlengkapan yang sesuai, seperti memilih merk sepatu futsal anak yang bagus agar lebih nyaman saat berlatih. Selain itu, di kelas futsal dari Sparks Sports Academy merupakan tempat yang dapat mengajarkan dasaran futsal yang benar, sekaligus menumbuhkan potensi anak secara holistik. Melalui program yang menyenangkan dan kurikulum terarah, Sparks Sports Academy membantu anak mengasah keterampilan motorik, sosial, hingga kognitif. Di sana, olahraga menjadi sarana membangun kepercayaan diri sekaligus menanamkan kecintaan pada aktivitas fisik yang sehat. Ayo daftarkan si kecil ke Sparks Sport Academy agar mereka dapat berkembang secara optimal.

16/09/2025 / Komentar Dinonaktifkan pada Jenis Latihan Dasar Futsal untuk Anak Usia 5-7 Tahun
Baca Lebih Lanjut
5 Manfaat Futsal untuk Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

5 Manfaat Futsal untuk Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua

Futsal

Jika Anda sedang mencari aktivitas positif untuk si kecil, futsal bisa menjadi pilihan tepat. Sebab, terdapat manfaat futsal untuk anak, baik dari sisi kesehatan fisik hingga perkembangan mental dan sosial. Lewat olahraga ini, anak akan terbiasa berinteraksi, belajar kerja sama, serta melatih konsentrasi dalam suasana yang menyenangkan. Simak ulasannya berikut ini! Key Takeaways 5 Manfaat Futsal untuk Anak Berikut adalah beberapa manfaat yang akan anak dapatkan ketika bermain futsal. 1. Melatih Kerja Sama Tim Menurut Benefits of Indoor Soccer in School Physical Education, futsal punya peran penting dalam membangun kemampuan sosial anak dan melatih kerja sama tim sejak dini. Setiap pemain harus saling memahami karakter temannya, mengendalikan ego, dan belajar memberi dukungan. Anak yang terbiasa bermain futsal akan lebih peka terhadap orang lain, mudah beradaptasi, dan mampu bersosialisasi dengan baik. Proses ini terbentuk saat bertanding dan saat mereka menjalani latihan dasar futsal secara rutin. 2. Meningkatkan Kebugaran Tubuh Manfaat futsal untuk anak juga berkaitan langsung dengan kesehatan. Berdasarkan penelitian Futsal Improve Body Composition and Cardiorespiratory Fitness in Overweight and Obese Children, program latihan futsal selama 16 minggu terbukti mampu meningkatkan kebugaran jantung, paru-paru, serta memperbaiki komposisi tubuh anak yang mengalami kelebihan berat badan. Aktivitas ini membuat anak lebih aktif bergerak, metabolisme tubuh terjaga, dan risiko obesitas bisa berkurang. Dengan kondisi tubuh yang lebih sehat, mereka akan lebih bersemangat dalam kegiatan sekolah maupun aktivitas sehari-hari. 3. Membentuk Disiplin dan Tanggung Jawab Salah satu kunci perkembangan anak adalah memiliki batasan yang jelas dalam aktivitas sehari-hari. Hal ini sejalan dengan manfaat futsal untuk anak, di mana mereka dilatih disiplin lewat aturan permainan maupun jadwal latihan yang ketat. Anak akan belajar menghargai waktu, menghormati pelatih, serta menjaga tanggung jawab terhadap timnya. Sikap disiplin yang terbentuk dari olahraga ini bisa terbawa dalam rutinitas lain, seperti belajar dan bersosialisasi. 4. Melatih Kendali Emosi Dalam pertandingan futsal, situasi sering berubah cepat. Anak bisa tertinggal skor, menghadapi tekanan lawan, atau bahkan melakukan kesalahan. Menurut Futsal in Children and Adolescents – A Systematic Review 2015-2020, futsal memberi nilai tambah berupa pembentukan karakter, salah satunya pengendalian emosi. Manfaat futsal untuk anak terlihat ketika mereka belajar untuk tetap tenang, tidak mudah panik, dan tetap fokus pada permainan. Keterampilan ini membantu mereka lebih dewasa dalam menghadapi situasi sehari-hari. 5. Mengasah Kepercayaan Diri dan Keputusan Cepat Tempo futsal yang cepat menuntut pemain berpikir tajam dan mengambil keputusan dalam hitungan detik. Anak akan terbiasa berpikir strategis, percaya diri, serta berani mengambil keputusan. Untuk mendukung perkembangan ini, Anda sebagai orang tua bisa memberikan perlengkapan pendukung seperti memilih merk sepatu futsal anak yang bagus, agar anak merasa nyaman saat bermain dan lebih fokus pada permainan. Rasakan Manfaat Futsal untuk Anak di Sparks Sports Academy! Kesimpulannya, manfaat futsal untuk anak terbukti mencakup banyak aspek. Aktivitas ini dapat membantu anak tumbuh lebih sehat, kuat, sekaligus memiliki karakter yang positif. Jika ingin memberi pengalaman futsal anak Anda lebih terarah, kelas futsal dari Sparks Sports Academy hadir sebagai ruang belajar yang seru dan edukatif. Di sini, setiap programnya mendukung tumbuh kembang anak melalui olahraga, termasuk futsal. Dengan pendekatan holistik, anak akan latihan dasar dalam futsal untuk anak, keterampilan motorik dan mengasah kepercayaan diri hingga pengendalian emosi. Sparks Sports Academy merupakan tempat yang bisa menjadi jalan berharga untuk masa depan si kecil. Yuk, daftarkan anak Anda sekarang di Sparks Sports Academy dan berikan dukungan terbaik!

16/09/2025 / Komentar Dinonaktifkan pada 5 Manfaat Futsal untuk Anak yang Wajib Diketahui Orang Tua
Baca Lebih Lanjut

Paginasi pos

Sebelumnya 1 … 65 66 67 … 73 Berikutnya
Tema Royal Elementor Kit dibuat oleh WP Royal.